Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Duhiadaa Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato Ririen Sadapu; Hasman Umuri; Gretty Syatriani Saleh
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2023): Januari - Juli 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jipik.v2i1.310

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Duhiadaa Kecamatan Duhiadaa  Kabupaten Pohuwato. Obyek Penelitian adalah Gaya  Kepemimpinan Kepala Desa Duhiadaa Kecamatan Duhiadaa  Kabupaten Pohuwato. Permasalahan dalam penelitian adalah Bagaimana Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Duhiadaa Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato. Metode dalam penelitian adalah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang paparkan oleh penulis, yang selanjutnya di kembangkan melalui pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa : 1). Gaya kepemimpinan tranformasional Kepala Desa Duhiadaa Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato menunjukkan sesuai dengan perilaku kepala desa dalam kesehariannya dalam mempimpin pemerintahan di Kanrtor Desa Dudiadaa, sehingga hal ini menjadikan aparat dalam menjalankan tanggungjawabnya sebagai pelayan publik menjadi baik, kondisi ini memang perlu diciptakan secara bersama antara kepala desa dengan semua aparat desa dalam mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya baik melalui undang-undang maupun peraturan pemerintah sebagai rujukan maupun regulasi dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa Duhiadaa Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato; 2). Gaya Kepemimpinan transaksional dari kepala Desa Duhiadaa dapat dijelaskan bahwa kondisi yang terjadi antara aparat dengan kepala desa Duhiadaa terceminkan melalui peran kepala desa yang dirunjukkan melalui cara memerintah atau memberikan instruksi kepada aparat dalam melaksanakan tugasnya yang dipandang berdasarkan hierarki yang ada. Pemberian kepercayaan yang kurang kepada aparat menjadi suaru kondisi menjadikan aparat apatis, tidak kreatif bahkan selalu menungu instruksi karena ada rasa ketidakpercayaan diri dari aparat dalam melaksanakan tugasnya. Kondisi ini pula berdampak pada kurangnya pengembangan diri oleh aparat dalam menciptakan ide yang sifatnya sebagai inovasi dalam rangka menumbuhkan iklim kerja yang lebih baik. Kenyamanan aparat dalam bereaksi sangat tergantung pada arahan serta instruksi yang diberikan kepala desa untuk menjalankan tanggung jawab kepada publik.
Disiplin Pegawai Pada Kantor Camat Patilanggio Kabupaten Pohuwato Yusuf Nento; Hasman Umuri; Gretty Syatriani Saleh
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2023): Januari - Juli 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jipik.v2i1.311

Abstract

Tujuan Penelitian adalah  untuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang disiplin pegawai di Kantor Camat Patilanggio Kabupaten Pohuwato. Obyek  penelitian adalah pegawai pada kantor Camat Patilanggio Kabupaten Pohuwato.  yang penelitian ini dilakukan kurang lebih 2 bulan, sedangkan desain penelitian, penulis menggunakan metode kualitatif, dengan informan penelitian 10 orang informan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa disiplin pegawai melalui peran pemimpin di Kantor Camat Patilanggio Kabupaten Pohuwato terlihat dalam pelaksanaan penyelenggaran melalui pelayanan yang dilakukan pegawai negeri yang ada di Kantor Camat Patilanggio, yang sudah dijalankan bersama-sama. Kepemimpinan Camat yang telah menunjang tugas dari pegawai yang dilakukan melalui pengarahan, pembinaan serta pengawasan menjadi penyemangat pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan dengan baik. Perhatian Camat dalam mendisiplinkan pegawainya adalah sebuah kewajiban ynag harus dilaksanakan agar tercapai tujuan organisasi tersebut. Camat sebagai penyelenggara pemerintahan memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui bantuan pegawai yang ada, sesuai dengan tugasnya masing-masing. Kepemimpinan yang efektif hanya akan terwujud apabila dijalankan sesuai dengan fungsinya secara bersama-sama dengan bawahan. Disiplin dalam konsep dimensi motivasi bagi pegawai negeri sipil di Kantor Camat Patilanggio merupakan dimensi yang sangat mendukung dalam penyelenggaraan pemerintahan terutama dalam memberikan pelayanan publik. Pegawai yang menjadi ujung tombak dalam pelayanan publik di kantor Camat Patilanggio senantiasa melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tugas dan fungsinya serta berdasarkan peraturan yang berlaku. Pegawai diberikan motivasi dalam memperbaiki segala layanan yang dberikan kepada masyarakat tidak lepas dari peran semua unsur pimpinan terutama dalam membangun iklim kerja yang kondusif serta menyenangkan pegawai dalam melaksanakan tanggungjawabnya. Dorongan yang diberikan pimpinan kepada bawahan dapat menumbuhkan dalam melahirkan inisiatif dalam menjalankan pekerjaannya. Secara menyeluruh pegawai memiliki tanggungjawab dalam mencapai tujuan organisasi Kantor Camat Patilanggio Kabupaten Pohuwato, yang menjadi dimensi ketiga dari disiplin kerja pegawai di Kantor Camat Patilanggio adalah penegakan disiplin melalui hukum.
Motivasi Kerja Aparat Desa Moutong Timur Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi-Moutong Ismail Supu; Gretty Syatriani Saleh; Hasman Umuri
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2023): Januari - Juli 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jipik.v2i1.312

Abstract

Permasalahan dalam penelitian adalah bagaimana motivasi kerja aparat Desa Moutong Timur  Kecamatan Moutong   Kabupaten Parigi-Moutong, berdasarkan pengamatan sementara penulis pada Kantor Desa Moutong Timur Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong  menunjukkan pada kenyataannya, terdapat keluhan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh aparat Desa Moutong, pulang kantor belum  waktunya, inisiatif  aparat  dalam  bekerja  belum  optimal,  mereka  lebih  mementingkan berdiskusi tentang hal-hal  diluar pekerjaannya dibanding mencari atau menyelesaikan pekerjaannya itu sendiri. Sebagaian  besar  aparat  kurang  memahami  bidangnya  sendiri  dan bahkan kurang aktif dalam artian mereka tidak menjalankan tupoksinya dengan baik. Rendahnya motivasi kerja aparat tersebut dapat dilihat dari tidak seriusnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian pekerjaan sering terlambat, hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya motivasi kerja yang disebabkan oleh beberapa hal, yang merupakan   implikasi   dari   rendahnya   komitmen   manajemen   organisasi terhadap   upaya   peningkatan motivasi  kerja   aparat  dan   peningkatan pendapatan/penghasilan   dalam   rangka   pemenuhan   kebutuhan   materil aparat, demikian pula pada lingkungan kerja dan suasana kerja yang lebih harmonis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motivasi kerja aparat di Kantor Desa Moutong Timur Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi-Moutong. Obyek  penelitian adalah motivasi kerja aparat Desa Moutong Timur  Kecamatan Moutong   Kabupaten Parigi-Moutong. Penulis menggunakan metode kualitatif, dengan informan penelitian 13 orang informan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa aparat Desa Moutong Timur Kecamatan Moutong Kabupaten parigi Moutong. menunjukan bahwa Motivasi Kerja Aparat Desa Moutong Timur Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong sudah baik.
POLITICAL CAMPAIGN STRATEGIES IN THE DIGITAL AGE: A LITERATURE REVIEW OF SOCIAL MEDIA PRACTICES Bikah Kusti Noviani; Edy Sijaya; Hasman Umuri
INJOSEDU: International Journal of Social and Education Vol. 2 No. 6 (2025): JUNE
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Political campaigning in the digital age has undergone major changes. Social media is now an important tool in politicians' campaign strategies. This paper reviews the various ways politicians use social media to campaign. From Facebook to TikTok, politicians utilise online platforms to reach out to voters. They share their visions, programmes and activities directly to voters' smartphones. In addition, social media is also used to fundraise and organise supporters. However, the use of social media in politics also creates new problems. It has become easier to spread fake news and manipulate public opinion. Voter data privacy is also a serious concern. Nevertheless, social media remains an important part of modern campaigning. Politicians who are good at utilising it can benefit greatly. In the future, expertise in digital campaigning will be increasingly crucial for anyone who wants to succeed in politics.
Community Perception Regarding the Performance of the Village Head in Botubilotahu Village, Marisa District, Pohuwato Regency Edy Sijaya; Hasman Umuri
Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 15 No. 2 (2023): MADANI : Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/madani.v15i02.4911

Abstract

The purpose of this study was to find out how the perceptions and views of the community regarding the performance of the village head in the village of botubilotahu, sub-district of marisa, district of pohuwato. The method in this research is descriptive with a qualitative approach to make descriptive, descriptions or paintings in a systematic, factual and accurate way about facts, characteristics in relation to phenomenal relationships that are the focus of research. The results showed that based on the results of research and findings in the field related to public perceptions of the performance of the village head of botubilotahu as measured through the quality dimension, it can be concluded that from the four questions in the indicator, the average perception of respondents was GOOD based on the calculation of the respondent's answer interval scale. Based on the results of research from the responses and perceptions of the community about the performance of the village head of botubilotahu which is presented through the frequency table above which is correlated with the findings of the researchers in the field, then overall that the quantity indicator, it can be concluded from the three questions in the indicator that the average perception is LESS GOOD from respondents based on the calculation of the respondent's answer interval scale. Based on the results of research from the responses and perceptions of the community about the performance of the village head of botubilotahu which is presented through the frequency table above which is correlated with the findings of the researchers in the field, relating to indicators of the implementation of the village head's duties, it can be concluded from the three questions in the indicator that the average perception is LESS GOOD of respondents based on the calculation of the respondent's answer interval scale. Based on the results of research from the responses and perceptions of the community about the performance of the village head of botubilotahu which is presented through the frequency table above which is correlated with the findings of researchers in the field, relating to the Responsibility indicator, it can be concluded from the three questions in the indicator that on average they get a GOOD perception from respondents based on calculation of the respondent's answer interval scale.
Effectiveness of Unemployment Reduction Strategies at the Manpower and Transmigration Office of Pohuwato Regency Gretty Syatriani Saleh; Hasman Umuri
JIPSINDO Vol. 13 No. 2 (2026): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v13i2.89783

Abstract

The instability of unemployment rates indicates challenges in the implementation of policies at the Manpower and Transmigration Office of Pohuwato Regency. Therefore, this study aims to identify the strategies applied by the Office in improving the effectiveness of employment programs to reduce unemployment, referring to Muasaroh’s (2010) theory of effectiveness. The indicators used include aspects of task and function implementation, plans or programs, regulations and provisions, as well as goal achievement. The method employed is qualitative with a descriptive approach. The findings reveal that the Manpower and Transmigration Office of Pohuwato Regency has carried out its duties and functions in accordance with regulations, although unemployment rates have fluctuated due to external factors such as the Covid-19 pandemic and climate conditions. Skills training programs, the requirement for companies to recruit 70% of local workers, and job fair activities are considered effective in enhancing workforce competence. In addition, free training policies and cross-sector collaboration broaden public access. Nevertheless, there remain challenges related to the mindset of the younger generation, who perceive decent jobs as being limited to the formal sector. Thus, efforts are needed to shift this paradigm toward a broader understanding of employment opportunities in the non-formal sector and entrepreneurship