Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE IMPACT OF FOREIGN DEBT ON EXPORT AND IMPORT VALUES, THE RUPIAH EXCHANGE RATE, AND THE INFLATION RATE Murfani Umar Djalo; Muhammad Yusuf; Juliani Pudjowati
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 01 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023 Periode Januari - Maret
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Before Indonesia entered the reform era, Indonesia was in the New Order system, which many people considered the system in this era to be too authoritarian. This study aims to determine the effect of the value of exports, imports, the rupiah exchange rate and the inflation rate on foreign debt after the reform era. This type of research uses quantitative methods which are methods that use mathematical models, calculations, statistics and tables. This study uses Indonesia as the object of research using data from 1998 to 2021. Data is collected quarterly or every three months of the year taken from various sources, namely the Central Bureau of Statistics (BPS) and Bank Indonesia. The research method uses the Multiple Linear Regression method. The results of the study simultaneously, all of the independent variables X1 (exports), X2 (imports), X3 (exchange rates) and X4 (inflation) have the same or simultaneous and significant effect on variable Y (foreign debt) with a calculated F value ( 4.97) > F table (2.30) and significance (0.0011) < 0.05. All independent variables are also able to explain the model by 17.9%, as shown by the R-Squared value of 0.1794. Partially, variables X1 (exports), X2 (imports), X3 (exchange rates) and X4 (inflation) have no effect on variable Y (foreign debt) in Indonesia after the reform era.
The Impact of Green Sukuk on Financial Performance and Sustainable Economic Growth: A Comparative Study of Indonesia and Malaysia: Penelitian Oki Sania Riski; Arisha Putri Pradita; Murfani Umar Djalo; Dian Firdaus; Atika Riasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7562

Abstract

Krisis perubahan iklim global telah mendorong pergeseran paradigma di sektor keuangan Islam melalui pengembangan instrumen pembiayaan hijau yang berlandaskan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara empiris pengaruh penerbitan sukuk hijau terhadap kinerja keuangan penerbit/negara dan implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dengan menggunakan studi komparatif antara dua yurisdiksi keuangan Islam utama di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Malaysia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif, data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan, laporan keberlanjutan tahunan, dan indikator makroekonomi selama periode pengamatan yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerbitan sukuk hijau secara signifikan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keuangan, yang diukur dengan rasio profitabilitas dan efisiensi biaya modal. Lebih lanjut, analisis komparatif mengungkapkan perbedaan signifikan dalam efektivitas tata kelola pelaporan akuntansi lingkungan dan kontribusi makro terhadap indikator ekonomi hijau antara kedua negara. Malaysia menunjukkan tingkat kematangan regulasi yang lebih tinggi dan standar pengungkapan akuntansi hijau yang lebih terstruktur, sedangkan Indonesia unggul dalam pertumbuhan volume penerbitan sukuk hijau ritel dan pemerintah.