Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN KEBIJAKAN KYOTO PROTOCOL Muryani Muryani; Citra Pertiwi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 19 No. 2 (2015): Ekonomi dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Ka
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.938 KB) | DOI: 10.24123/jeb.v19i2.1591

Abstract

Increasing competition of good output which interpreted with GDP in developed and developing countries that are members of the G20, have some impact on the degradation of environmental quality. The Production of good output namely GDP cannot be separated from bad output’s production which is CO2. The need for the Kyoto protocol as an environmental policy which has been ratified by the G20 that supposing to control emission levels which can be measured by the measurement of the environmental efficiency of the G20 countries. Apart from the environmental efficiency, efficiency is not the main criterion for making a country to be standard for another country. On the other hand, the performance quality of the environment must also be taken into account. The amount of the cost of environmental policy to maximize environmental efficiency of a country but the environmental performance of the country, state inefficiency in the cost of the policy then the country has not been used in a cost-efficient technology for improving the environmental quality. The approach which has used in this study is a quantitative approach, using Data Envelopment Analysis (DEA). To specify the input and output that is used in determining the environmental efficiency using Malmquist Index. The input and output is processed by looking at differences in productivity and incorporate technological change in its interpretation. It can be concluded that the value of the environmental efficiency of some countries are on the production frontier even if the Kyoto protocol is not implemented, but with the policy of the Kyoto protocol was able to further improve the efficiency of the environment. In some other countries for example Brazil rose from 70.09% to 83.49%, while the Germany states increased by 4.43% in their environmental policy. From some countries evident show that the policy of the Kyoto protocol succeeded in carrying out its role as controlling the growth of emissions in developed and developing countries, especially the G20 members.
Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan Berdasarkan Tenaga Kesehatan dengan Metode K-Means Clustering Ambarwati; Maiyanti, Sri Indra; Oki Dwipurwani; Citra Pertiwi; Nabila Henisaniyya
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga kesehatan berperan penting dalam mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan nasional, namun masih terdapat kesenjangan distribusi tenaga kesehatan di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan data jumlah tenaga kesehatan menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan adalah data jumlah tenaga kesehatan dari Badan Pusat Statistik tahun 2022. Penentuan jumlah cluster optimal dilakukan dengan menggunakan silhouette coefficient, yang menunjukkan bahwa dua cluster adalah jumlah yang paling optimal. Hasil pengelompokan menggunakan K-Means Clustering menunjukkan bahwa cluster 1 memiliki 16 anggota, sedangkan cluster 2 hanya beranggotakan satu kota, yaitu Kota Palembang. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan yang sangat besar antara Kota Palembang dengan kabupaten lainnya di Provinsi Sumatera Selatan. Dapat disimpulkan bahwa diperlukan pemerataan distribusi untuk mendukung ketersediaan tenaga kesehatan di kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan.
Pengaruh Etos Kerja dan Motivasi Terhadap Pendapatan Pedagang Perempuan di Pasar Kebun Bunga Kota Palembang Miranda; Lemiyana; Citra Pertiwi
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 1 (2024): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v6i1.2043

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh etos kerja dan motivasi terhadap pendapatan pedagang perempuan di Pasar Kebun Bunga Kota Palembang. Metode Penelitian yang digunakan adalah  kuantitatif, dengan populasi sebanyak 50 Responden dan sampel di ambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Responden merupakan pedagang perempuan di Pasar Kebun Bunga Kota Palembang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan berbagai uji, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda serta pengujian hipotesis seperti uji koefisien determinasi (R2), Uji T dan Uji F. Menurut hasil penelitian dari uji koefisien determinasi (R2) bahwa persentase pengaruh etos kerja dan motivasi terhadap pendapatan pedagang perempuan sebesar 69,7%, sisanya 30,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Uji T menunjukkan bahwa etos kerja dan motivasi berpengaruh secara parsial  positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang perempuan di Pasar Kebun Bunga Kota Palembang dan motivasi berpengaruh secara parsial  positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang perempuan di Pasar Kebun Bunga Kota Palembang. Selain itu, hasil uji F menunjukkan bahwa etos kerja dan motivasi berpengaruh secara bersama-sama/simultan positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang perempuan di Pasar Kebun Bunga Kota Palembang. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan etos kerja dan motivasi pedagang perempuan agar dapat meningkatkan pendapatan mereka.Etos kerja dan motivasi dapat diinterpretasikan sebagai sikap dan semangat yang dimiliki seseorang atau kelompok terhadap pekerjaan, yang dipengaruhi oleh berbagai kebiasaan, serta sistem nilai yang diyakini. Kata kunci : Etos kerja, Motivasi dan Pendapatan
KEPUTUSAN PEMBELIAN SKINCARE THE ORIGINOTE DITINJAU DARI KUALITAS PRODUK DAN LABELISASI HALAL Oktavia Efriani; Citra Pertiwi; Zikri Rahmani
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 2 No. 1 (2025): JME: Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v2i1.269

Abstract

Pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia yang semakin pesat khususnya pada produk skincare memunculkan persaingan yang ketat dan akan berdampak terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan labelisasi halal terhadap keputusan pembelian produk The Originote pada mahasiswa FEBI UIN Raden Fatah Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Fatah Palembang angkatan 2020 dan 2021 yang berjumlah 1.395 orang dan jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 93 orang mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan perhitungan berdasarkan data hasil penyebaran kuesioner serta diolah dengan menggunakan SPSS 25. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validatas, uji reliabilitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedostisitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis yaitu uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (Uji R). Hasil penelitian uji t menunjukkan bahwa variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk The Originote dapat dilihat dari nilai t hitung>t tabel (9,040>1,987). Sedangkan variabel labelisasi halal tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk The Originote dapat dilihat dari nilai t hitung1,987). Hasil penelitian uji F menunjukkan bahwa variabel kualitas produk dan labelisasi halal berpengaruh positif dan signifikan secara bersamasama terhadap keputusan pembelian produk The Originote yang dapat dilihat dari nilai f hitung>f tabel (93,242>3,10).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN NASABAH DALAM PENGGUNAAN BSI MOBILE: STUDI KASUS PADA BSI KC PALEMBANG SUDIRMAN Dian Ariska Putri; Citra Pertiwi; Dian Horid
Journal of Economics and Development Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Economics and Development (JEnD)
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jend.v2i1.390

Abstract

Technological developments drive innovation in the banking sector, one of which is through digitalization of services such as BSI Mobile. This study aims to determine the effect of service quality variables, ease of use, and risk perception on customer satisfaction at Bank Syariah Indonesia KC Palembang Sudirman. The approach used is a quantitative method of data processing using statistical analysis IBM SPSS 23. Primary data was obtained by distributing questionnaires to 100 respondents, namely customers who use the BSI Mobile application at Bank Syariah Indonesia KC Palembang Sudirman. In the data analysis technique, validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis were carried out, while hypothesis testing used the t test, f test and R2.The results of this study indicate that the variables of service quality and ease of use have a positive and significant effect on customer satisfaction in the BSI Mobile service of Palembang Sudirman Branch, the risk perception variable has no effect on customer satisfaction in the BSI Mobile service of Palembang Sudirman Branch. While simultaneously the three variables of service quality, ease of use and risk perception together have an effect on customer satisfaction of BSI Mobile users at Bank Syariah Indonesia KC Palembang Sudirman.
Rekonstruksi Konsep Keseimbangan Pasar dalam Perspektif Mikro Ekonomi Syariah Helisia Krisdayanti; Citra Pertiwi; Aziz Septiatin; Citra Lestari
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/067da212

Abstract

This study aims to reconstruct the concept of market equilibrium from the perspective of Islamic microeconomics by reexamining the principles of demand, supply, and price mechanism through the lens of justice, ethics, and the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharī‘ah). In conventional economics, market equilibrium is achieved through the free interaction between demand and supply, often neglecting moral considerations and equitable distribution. In contrast, Islamic economics conceptualizes market equilibrium not merely as the meeting point of quantities demanded and supplied but as a condition that ensures fairness, transparency, and the avoidance of riba, gharar, and ihtikār (hoarding). Using a qualitative approach based on literature analysis, this study finds that reconstructing the concept of market equilibrium requires integrating natural market mechanisms with ethical regulations derived from Islamic values. The findings indicate that market equilibrium in Islam is dynamic, socially oriented, and capable of creating a competitive, stable, and just market structure.