Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Adab Guru dan Murid sebagai Refleksi Akhlak Islami: Implikasi terhadap Pembentukan Lingkungan Belajar Beretika Shahara, Naila Agista; Siti Masyithoh
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1508

Abstract

Pendidikan Islam menempatkan adab sebagai elemen sentral dalam proses pembentukan manusia yang utuh, melampaui sekadar transfer pengetahuan menuju pembinaan akhlak dan spiritualitas yang mendalam. Dalam konteks hubungan guru dan murid, adab bukan hanya cerminan sopan santun, tetapi juga menjadi manifestasi dari nilai-nilai akhlak Islami yang menghidupkan suasana belajar yang beretika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep adab dalam interaksi guru dan murid serta mengeksplorasi implikasinya terhadap terbentuknya lingkungan belajar yang harmonis, etis, dan spiritual di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, memanfaatkan sumber primer seperti Al-Qur’an, hadis, dan karya ulama klasik, serta literatur sekunder terkait pendidikan karakter dan etika pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai adab dalam praktik pendidikan mampu memperkuat relasi guru-murid, menciptakan iklim kelas yang inklusif dan bermartabat, serta membentuk budaya sekolah yang berkarakter. Temuan ini merekomendasikan pentingnya sistematisasi internalisasi nilai adab dalam kurikulum, pelatihan guru, dan budaya kelembagaan guna membangun generasi yang unggul secara intelektual dan berkepribadian luhur
Peran Akhlak Dalam Membangun Keharmonisan Rumah Tangga Pada Era Modernisasi Moral Qotrunnada, Laili; Siti Masyithoh
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1511

Abstract

Modernisasi moral dan perubahan sosial yang terjadi secara masif telah memengaruhi tatanan kehidupan rumah tangga, termasuk dalam hal nilai dan pola interaksi antarpasangan. Akhlak dalam hal ini tidak sekadar menjadi norma etis, melainkan menjadi fondasi utama dalam membangun keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran akhlak dalam membangun rumah tangga yang harmonis di tengah tantangan modernisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah secara tematik dan interpretatif berbagai referensi ilmiah terkait moralitas, relasi keluarga, serta pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai akhlak seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan tanggung jawab memainkan peran adaptif dalam mengelola konflik, membentuk komunikasi yang sehat, serta memperkuat spiritualitas keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa akhlak merupakan strategi kultural dan spiritual yang relevan dalam menjaga stabilitas rumah tangga di tengah dinamika kehidupan modern. Pendidikan akhlak berbasis keluarga perlu dikuatkan sebagai benteng moral menghadapi arus individualisme dan disintegrasi sosial
Dekadensi Akhlak Anak terhadap Orang Tua: Refleksi Pendidikan Akhlak di Tengah Ledakan Teknologi Laila Dzikra; Siti Masyithoh
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1524

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap perilaku anak, terutama dalam interaksi mereka dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara reflektif fenomena dekadensi akhlak anak terhadap orang tua sebagai konsekuensi dari penggunaan teknologi digital yang tidak terarah, serta menyoroti pentingnya pendidikan akhlak sebagai langkah strategis pencegahan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini melalui metode studi pustaka dengan menganalisis 20 literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan orang tua, lemahnya literasi digital, dan absennya integrasi nilai-nilai moral dalam penggunaan teknologi menjadi penyebab utama lunturnya sikap hormat dan kepatuhan anak. Namun demikian, pendidikan akhlak yang terstruktur, literasi digital yang beretika, serta kolaborasi antara sekolah dan keluarga terbukti mampu meminimalkan dampak negatif teknologi digital terhadap karakter anak. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pendidikan moral berbasis kolaboratif menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan moral era digital.
Peran Pendidikan Akhlak dalam Membentuk Karakter Berbakti Anak Kepada Orang Tua Afikah Al-Aliyah; Irda Fauziah; Siti Masyithoh
Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus: Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/karakter.v2i3.1212

Abstract

Moral education is the main pillar in shaping the character of children who have integrity, empathy, and have high moral awareness, especially in terms of filial devotion to parents. In the midst of the advancement of the times and the rapid development of technology, children face great challenges in maintaining noble moral values. The unstoppable flow of digital information often presents content that is contrary to family and religious values. Therefore, moral education is present as a systematic effort to instill good values in a sustainable and contextual manner with the development of the times. This study uses a library research approach to explore the role of moral education in shaping the character of children who are devoted to their parents. Data sources are collected from scientific journals, textbooks, and current academic articles relevant to the theme. The results of the study show that the formation of filial character is greatly influenced by the example of parents and teachers, habituation of positive behaviors such as good manners, worship together, and affectionate communication. In addition, the integration of moral values in the school environment, explicit curriculum policy support for character education, and the wise use of digital media are important factors in supporting the success of moral education. Furthermore, strengthening the school culture and the active involvement of the community in internalizing moral values also strengthen the moral education process. This study concludes that moral education cannot run in isolation, but must be the result of synergy between family, school, and community. Thus, children not only grow up as intellectually intelligent individuals, but also have emotional and spiritual intelligence that reflects an attitude of respect and love for parents. Strong moral education from an early age is a long-term investment for the formation of a generation with noble character.
Mobile-Based Archipelago Tourist Destination UI/UX Design as Information Media for Archipelago Tourists: Desain UI/UX Destinasi Wisata Nusantara Berbasis Mobile sebagai Media Informasi bagi Wisatawan Nusantara Siti Masyithoh; Pratama Bayu, Widagdo
Arty: Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/arty.v13i2.4286

Abstract

The National Medium Term Development Plan (RPJMN) 2020-2024 shows that 41 percent of Indonesian tourism still relies on Bali, even though Indonesia has a variety of other tourist destinations that can be exposed. This is due to the lack of information about less popular tourist destinations, thereby limiting exposure to these destinations. This study project aims to produce a mobile-based UI/UX design using a design thinking framework. The result is a UI/UX design prototype "triv" which includes tourist recommendation features, search bar, filter, share, reviews, community, explore, and tourist map. Testing the “triv” UI/UX design prototype using the maze site and the System Usability Scale (SUS) questionnaire to measure the level of user acceptance. The overall SUS score for 15 respondents was 79.3 so the score was in the > 68 percentile, meaning that the UI/UX design of the triv was above average, getting grade A- in the grades scale interpretation, good in the adjective rating category , and the acceptable category in the interpretation ofacceptability. This shows that the design is well received by users, and has the potential to be promoted further based on the interpretation of the Net Promoter Score (NPS).
Penggunaan Media Komik dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Siswa Sekolah Dasar Desy Mimi Syafitri; Siti Masyithoh
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.2547

Abstract

The significance of creating grade school understudies' story paper composing abilities using acquiring media, particularly comic media. Indonesian is a language that should be shown in schools, and composing is an essential piece of the language educational experience. Be that as it may, numerous understudies experience hardships recorded as a hard copy story expositions, which can influence how they might interpret the language. It is trusted that the utilization of comic media as a learning device can expand understudies' advantage in learning and assist them with defeating troubles recorded as a hard copy. The exploration was done utilizing a subjective methodology, noticing straightforwardly in the field and gathering information from logical writing. The exploration results show that the utilization of comic media in figuring out how to compose account papers can further develop understudies' composing abilities, animate their creative mind, and make learning more tomfoolery and understudy focused. The examination stages incorporate preparation, execution, perception and reflection, which mean to keep on further developing learning until it accomplishes the ideal objectives
KONTRIBUSI ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AKHLAK ANAK BERDASARKAN NILAI-NILAI ISLAM Hadzami, Muhammad Yusuf; Siti Masyithoh
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1027

Abstract

Pendidikan karakter adalah dasar utama dalam pengembangan perilaku anak sejak usia muda. Dalam pandangan Islam, orang tua memiliki peran vital sebagai pendidik pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai etika dan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam pembentukan akhlak anak sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta menemukan cara yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui kajian literatur dan pengamatan perilaku keluarga Muslim. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dalam mendidik akhlak anak, seperti melalui teladan, pembiasaan beribadah, komunikasi Islami, dan nasihat yang rutin, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, serta penghormatan kepada orang tua menjadi prinsip utama dalam proses pendidikan tersebut. Kesimpulannya, keterlibatan orang tua yang berlandaskan nilai-nilai Islam sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan moral anak di dalam keluarga.
ADAB DALAM BELAJAR MENURUT KITAB AKHLAK LIL BANIN Syakira Nailal Murtafi'ah; Nadidia Agista Viola; Siti Masyithoh
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1045

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari nilai-nilai adab dalam proses belajar yang ditemukan dalam kitab Akhlāq lil Banīn karya Syaikh Umar Ahmad Baraja. Kitab ini adalah karya klasik yang banyak digunakan dalam pendidikan Islam, terutama dalam hal membangun karakter anak sejak kecil. Dengan menggunakan Studi literatur, artikel ini menganalisis lima sikap utama dalam belajar: sikap sebelum belajar, sikap terhadap guru, sikap terhadap buku dan alat belajar, sikap terhadap niat belajar, dan sikap terhadap teman. Bab-bab tertentu dalam kitab memberikan penjelasan tentang setiap adab, yang kemudian dikaitkan dengan hasil penelitian saat ini yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab-adab tersebut memiliki korelasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter siswa di pendidikan kontemporer. Penelitian ini membantu memperkaya literatur pendidikan Islam berbasis akhlak. Selain itu, penelitian ini memberikan saran praktis tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai adab dalam kurikulum sekolah dasar.
STRATEGI EFEKTIF PENDIDIKAN AKHLAK UNTUK MENANAMKAN NILAI MORAL PADA GENERASI Z Pratiwi, Dewi Kurniawati; Halimatu Sa'diyah; Siti Masyithoh
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1047

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan utama dalam pendidikan akhlak bagi Generasi Z serta merumuskan pendekatan yang relevan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research), di mana data diperoleh melalui telaah terhadap berbagai teori, pandangan, dan gagasan utama yang tercantum dalam sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan majalah. Penelitian ini menemukan bahwa pendidikan akhlak kurang efektif jika tidak disesuaikan dengan gaya belajar Generasi Z yang berbasis digital, kolaboratif, dan kritis. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pendidikan akhlak, seperti pemanfaatan media digital, keteladanan figur publik, dan integrasi nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai akhlak harus dilakukan secara berkelanjutan oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat agar dapat membentuk karakter kuat pada Generasi Z.
MEMAHAMI AKHLAK DALAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DAN MORALITAS BUDAYA MODERN Naila Ilmi Yunianti; Fazilatunnisa; Siti Masyithoh
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep akhlak dalam kehidupan rumah tangga dan relevansinya dengan moralitas budaya modern. Menggunakan metode studi literatur dan penelitian kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan akhlak Islami, nilai-nilai keluarga, dan dinamika moralitas dalam konteks modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak dalam rumah tangga memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter individu dan stabilitas sosial. Namun tantangan moralitas budaya modern seperti individualisme, materialisme, dan pergeseran nilai-nilai tradisional menciptakan kompleksitas dalam penerapan akhlak rumah tangga. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai-nilai akhlak klasik dengan adaptasi terhadap realitas modern dapat menjadi solusi dalam membangun keharmonisan keluarga yang berkelanjutan. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya revitalisasi akhlak rumah tangga sebagai fondasi moral dalam menghadapi dinamika budaya kontemporer.