Arif Pramana Aji
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Aimas Dalam Menanggulangi Kenakalan Peserta Didik Hijrah Nur Alim; Arif Pramana Aji; Ambo Tang
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.3998

Abstract

Kenakalan peserta didik merupakan salah satu masalah signifikan yang dapat menghambat proses pendidikan dan perkembangan karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pihak sekolah dan orang tua/wali peserta didik untuk mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tenaga pendidik/kependidikan, peserta didik, orang tua/wali peserta didik, serta observasi langsung terhadap kegiatan sekolah. Minimnya dukungan dan keterlibatan orang tua/wali peserta didik dalam kegiatan sekolah berdampak pada rendahnya efektivitas upaya penanggulangan kenakalan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Aimas. Selain itu, ditemukan bahwa kurangnya sinergi antara tenaga pendidik/kependidikan dalam mengedukasi peserta didik juga menjadi faktor penghambat. Implementasi program pendidikan karakter seperti mengaji, dan kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathon masih belum optimal dalam membentuk karakter positif peserta didik. Untuk menanggulangi kenakalan peserta didik secara efektif, diperlukan peningkatan sinergi antara pihak sekolah dan orang tua/wali peserta didik, penguatan peran serta tenaga pendidik/kependidikan dalam pendidikan karakter, serta optimalisasi program-program yang sudah ada. Dengan demikian, diharapkan Madrasah Aliyah Muhammadiyah Aimas dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pertumbuhan holistik peserta didik yang mencakup pada segi akademik dan karakter, dalam rangka menanggulangi fenomena kenakalan yang terjadi.
ANALISIS KEDISIPLIMAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PRESTASI PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH AIMAS KABUPATEN SORONG Arif Pramana Aji; Jana Rahmayati Bauw; Abdul Gani
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 1 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i1.5197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedisiplinan guru Pendidikan Agama Islamterhadap prestasi peserta didik, serta upaya dan hambatan terhadap prestasi pesertta didikkelas VII di SMP Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong. Kedisiplinan guru dinilai sebagai elemen penting dalam membentuk suasana belajar yang mendukung dan efektif bagi siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas VII, observasi langsung di lingkungan kelas, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah Aimas umumnya menunjukkan disiplin yang tinggi,termasuk dalam hal ketepatan waktu, persiapan materi pelajaran yang komprehensif, kemampuan mengelola kelas, dan memberikan teladan dalam praktik ibadah. Disiplin guru Pendidikan Agama Islam ini memiliki korelasi positif dengan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam dan pengembangan sikap disiplin pada diri siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa area untuk perbaikan, seperti perlunya konsistensi lebih lanjut dalam penerapan peraturan dan peningkatan interaksi guru-siswa. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kedisiplinan guru Pendidikan Agama Islam sebagai salah satu strategi yang efektif untuk meningkatan prestasi akademik dan pembentukan karakter siswa.
Peran Kegiatan Sie Kerohanian Islam Dalam Peningkatan Perilaku Religius Siswa Muslim SMA Negeri 2 Kaimana Siti Komariah; Abdul Gani; Arif Pramana Aji
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i2.5166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan Sie Kerohanian Islam (Rohis) dalam meningkatkan perilaku religius siswa Muslim di SMA Negeri 2 Kaimana serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling terhadap guru Pendidikan Agama Islam sebagai pembina Rohis, pengurus Rohis, dan siswa Muslim. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Rohis berperan signifikan dalam meningkatkan perilaku religius siswa, terutama dalam kedisiplinan beribadah, pembiasaan akhlak mulia, kejujuran, dan kepedulian sosial. Bentuk kegiatan yang paling berpengaruh meliputi salat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, kultum, pendampingan keislaman, serta kegiatan sosial keagamaan. Faktor pendukung kegiatan Rohis meliputi dukungan pihak sekolah, kompetensi pembina, dan program kerja yang terstruktur, sedangkan faktor penghambat meliputi terbatasnya waktu, rendahnya motivasi sebagian siswa, dan belum optimalnya partisipasi siswa secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan Rohis merupakan strategi efektif dalam pembinaan perilaku religius siswa di sekolah negeri.  
Peran Pembelajaran Bahasa Arab dalam Sistem Pendidikan Islam terhadap Penguatan Identitas Keislaman Santri (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Guroba) Abdul Gani; Arif Pramana Aji
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i2.5739

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembelajaran bahasa Arab dalam penguatan identitas keislaman santri di Pondok Pesantren Modern Al-Guroba Kabupaten Sorong. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa pembelajaran bahasa Arab di pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguasaan kompetensi kebahasaan, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai Islam dan pembentukan identitas keislaman. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis peran pembelajaran bahasa Arab sebagai instrumen penguatan identitas keislaman santri dalam konteks pesantren modern di wilayah Papua Barat, yang masih relatif terbatas dikaji dalam penelitian sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab berperan penting dalam penguatan identitas keislaman santri melalui peningkatan pemahaman terhadap sumber ajaran Islam, pembiasaan penggunaan bahasa Arab dalam aktivitas sehari-hari, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Pembelajaran bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan kompetensi linguistik, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dengan memberikan ulasan mengenai transmisi pembelajaran bahasa Arab dan pendidikan Islam, serta menawarkan perspektif bahwa pembelajaran bahasa Arab dapat menjadi instrumen strategi dalam penguatan identitas keislaman santri di lingkungan pesantren.
Internalisasi Nilai Aqidah, Ibadah, dan Akhlak dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa Kelas IX di MTs Muhammadiyah 2 Aimas Aswar Hasyim; Abdul Gani; Arif Pramana Aji
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i2.6065

Abstract

Karakter religius menjadi salah satu pencapaian utama dalam pendidikan Islam, karena pendidikan ini tidak cukup hanya menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga harus menumbuhkan penghayatan serta pengamalan nyata nilai-nilai keagamaan dalam keseharian peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana nilai aqidah, ibadah, dan akhlak diinternalisasikan dalam membentuk karakter religius siswa kelas IX di MTs Muhammadiyah 2 Aimas, sekaligus menelusuri faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data digali dari kepala madrasah, guru PAI, dan siswa kelas IX yang ditentukan secara purposive, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagaimana model Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan menunjukkan bahwa penguatan nilai aqidah berlangsung melalui proses pembelajaran PAI, peneguhan keimanan kepada Allah SWT., dan pembiasaan sikap keimanan dalam aktivitas sehari-hari. Nilai ibadah ditanamkan lewat rutinitas salat duha, salat zuhur berjamaah, muraja'ah Al-Qur'an, kultum, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Sementara itu, nilai akhlak terbentuk melalui teladan para guru serta pembiasaan sikap santun, disiplin, dan bertanggung jawab yang didukung budaya keagamaan madrasah. Lingkungan madrasah yang kondusif, keteladanan guru, dan hilangnya program keagamaan menjadi faktor pendorong, sedangkan pengaruh negatif dari luar sekolah, media digital, dan pergaulan menjadi penghambat. Penelitian menekankan pentingnya internalisasi nilai ketiga tersebut secara berkesinambungan, dan merekomendasikan penguatan kerja sama sekolah, guru, dan orang tua serta pengembangan program pembiasaan keagamaan yang lebih konsisten.