Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan Sie Kerohanian Islam (Rohis) dalam meningkatkan perilaku religius siswa Muslim di SMA Negeri 2 Kaimana serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling terhadap guru Pendidikan Agama Islam sebagai pembina Rohis, pengurus Rohis, dan siswa Muslim. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Rohis berperan signifikan dalam meningkatkan perilaku religius siswa, terutama dalam kedisiplinan beribadah, pembiasaan akhlak mulia, kejujuran, dan kepedulian sosial. Bentuk kegiatan yang paling berpengaruh meliputi salat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, kultum, pendampingan keislaman, serta kegiatan sosial keagamaan. Faktor pendukung kegiatan Rohis meliputi dukungan pihak sekolah, kompetensi pembina, dan program kerja yang terstruktur, sedangkan faktor penghambat meliputi terbatasnya waktu, rendahnya motivasi sebagian siswa, dan belum optimalnya partisipasi siswa secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan Rohis merupakan strategi efektif dalam pembinaan perilaku religius siswa di sekolah negeri.
Copyrights © 2026