Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI EDUKASI TERSTRUKTUR DAN LATIHAN YOGA PADA PASIEN DIABETES DI INDONESIA Ni Kadek Diah Purnamayanti; Dewa Agung Gde Fanji Pradiptha; Ni Made Juliani; Ida Ayu Diah Purnama Sari; Oka Udrayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 2 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i2.42

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang tidak menular memerlukan perawatan sepanjang hayat. Pendekatan perawatan jangka panjang pada pasien diabetes tidak dapat hanya berfokus pada kemampuan pasien merawat diri sendiri namun memerlukan dukungan keluarga. Keluarga yang dapat dilibatkan tidak hanya pasangan pasien namun juga anak kandung. Anak kandung pasien diabetes merupakan sumber daya potensial yang dapat diberdayakan tidak hanya sebagai caregiver yang emiliki kemampuan koginitif dan literasi digital yang baik untuk mengakses informasi. Namun pada sisi lain pemberdayaan anak pasien diabetes dapat menurunkan risiko kejadian diabetes di masa depan karena factor keturunan. Program Young Leader Diabetes -Support Oline Class (YLD-SOC) merupakan bentuk pendekatan intervensi berbasis edukasi dan insersi latihan yoga untuk pasien dan keluarga diabetes yang diberikan secara daring. Program pengabdian ini diharapkan dapat menyentuh pasien dan keluarga untuk lebih berdaya dalam menjaga status kesehatan. Pemberdayaan dilakukan dengan pembekalan edukasi komprehensif dan latihan yoga yang dapat meredakan stress dan kecemasan sehingga kualitas hidup pasien dan keluarga dapat ditingkatkan.
Studi Literatur: Hubungan Stres Psikologis dengan Munculnya dan Eksaserbasi dari Dermatitis Seboroik dan Psoriasis: Literature Study: The Relationship Between Psychological Stress and the Onset and Exacerbation of Seborrheic Dermatitis and Psoriasis Aurelia Zeva Koespradhanty; Made Kurnia Widiastuti Giri; Oka Udrayana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9637

Abstract

Dermatitis seboroik dan psoriasis adalah penyakit inflamasi kulit eritropapuloskuamosa yang berbeda, tetapi sering sulit dibedakan. Meskipun merupakan dua kondisi yang berbeda, keduanya dapat dipicu oleh adanya stres psikologis. Dermatitis seboroik dicirikan dengan skuama kuning berminyak di area kaya kelenjar sebasea dan terkait dengan jamur Malassezia, sementara psoriasis adalah penyakit autoimun dengan plak eritema dan skuama tebal putih. Stres psikologis memengaruhi kulit melalui sumbu HPA dan sel-sel imun, memicu pelepasan hormon dan sitokin pro-inflamasi yang dapat memicu dan memperburuk gejala dermatitis seboroik dan psoriasis. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah terkait hubungan stres psikologis dengan dermatitis seboroik dan psoriasis. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode studi literatur. Penulisan artikel dimulai dari menentukan topik yang akan diangkat, menentukan kata kunci penelusuran, kemudian melakukan penelusuran pada database dengan menggunakan kata kunci yang telah ditentukan untuk menemukan literatur yang sesuai. 5 penelitian menemukan bahwa stres psikologis dan kondisi mental berpengaruh signifikan terhadap dermatitis seboroik, 2 penelitian menemukan bahwa tidak berpengaruh signifikan. Beberapa penelitian memperoleh hasil yang sesuai dengan teori bahwa stres dapat berpengaruh pada dermatitis seboroik dan psoriasis, tetapi masih diperlukan adanya riset lebih lanjut.