Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL TERHADAP HARGA SAHAM INDUSTRI PERHOTELAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Samsuar, Tenriola; Akramunnas, Akramunnas
Al-Mashrafiyah (Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah) Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.686 KB) | DOI: 10.24252/al-mashrafiyah.v1i1.4906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor fundamental dan teknikal terhadap harga saham industri perhotelan yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2011-2015.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  perusahaan  industri perhotelan yang terdaftar  di  Bura  Efek  Indonesia tahun 2011-2015 sesuai  publikasi Indonesian capital  market directory (ICMD) dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang  didasarkan  pada  pengumpulan  data  laporan  keuangan  perusahaan  industri perhotelan yang  terdaftar  di  Bursa  Efek  Indonesia  periode  2011-2015. Analisis data menggunakan analisi regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) return on assets, current ratio, debt to equity ratio, IHSG, dan volume perdagangan berpengaruh secara simultan terhadap harga saham, 2) return on assets berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, 3) debt to equity ratio berpengaruh positif dansignifikan terhadap harga saham, 4) current ratio berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham, 5) indeks harga saham gabungan (IHSG) berpengaruh positif dan tidak signifikan  terhadap harga saham dan 6) volume perdagangan berpengaruh positif dansignifikan terhadap harga sahamKata Kunci:Harga saham, return on assets, current ratio, debt to equity ratio, IHSG, dan volume perdagangan
Pengukuran Kinerja Perbankan Dengan Metode CAMEL Akramunnas, Akramunnas; Kara, Muslimin
Al-Mashrafiyah (Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.503 KB) | DOI: 10.24252/al-mashrafiyah.v3i1.7780

Abstract

This research article reviews the performance comparison of conventional BRI and BRI sharia banking using the CAMEL method. The sample in this study is the Financial Report data in the form of financial statements of BRIand BRI sharia which have been published in Bank Indonesia in 2013-2017. Data were analyzed using Independent sample t-test to test whether there were statistically significant differences between the financial performance of  BRI and BRI sharia.  Research Results show (1) BRI banking performance in the aspect of capital and  management quality are in the healthy category; profitability factors and  liquidity aspects Very healthy; (2) BRI sharia performance are: Capital factors and quality in the management arein category Unhealthy; Rentability factors are in the category of Fair enough; Assessment of liquidity is in the healthy category; (3) Theres  is no significant difference between the value of CAR, and the value of Loan to Deposit Ratio (LDR) / Financing to Deposit Ratio (FDR)  in BRI  and BRI sharia; there are significant differences between the value of Non Performing Loans (NPL), Non Performing Finance (NPF) and Return on Assets (ROA) at BRI and BRI shariaKeywords: Banking Performance, Camel, BRI, BRI ShariahArtikel Penelitiaan ini mengulas perbandingan kinerja Bank BRI dan BRI Syariah dengan menggunakan metode CAMEL, Sampel yang digunakan adalah data laporan keuangan berupa laporan keuangan BRI dan BRI Syariah yang telah dipublikasikan di Bank Indonesia tahun 2013-2017. Data dianalisis menggunakan Independent sample t-test untuk menguji perbedaan signifikan antara kinerja keuangan BRI dan BRI Syariah. Hasil Penelitian menunjukan; (1) Kinerja perbankan BRI pada aspek permodalan dan aspek kualitas manajemen berada dalam kategori sehat; aspek rentabilitas dan  aspek  liquiditas  sangat sehat; (2)  Kinerja BRI Syariah adalah: faktor permodalan dan likuiditas berada dalam kategori sehat; pada aspek kualitas asset  dalam kategori pengelolaan manajemen kurang sehat;  faktor rentabilitas berada dalam kategori cukup  sehat. (3) Tidak ada perbedaan signiikan antara nilai CAR dan nilai Loan to Deposit Ratio (LDR) /Financing to Deposit Ratio (FDR) pada BRI dan BRI Syariah; ada perbedaan signifikan antara nilai Non Performing Loan (NPL), Non Performing Finance (NPF), Net Profit Margin (NPM) dan Return On Assets (ROA)  pada BRI dan BRI Syariah. Kata Kunci: Kinerja Perbankan, Camel, BRI, BRI Syariah
The Potential of Sharia Fintech in Increasing Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) in The Digital Era in Indonesia Syarifuddin, Syarifuddin; Muin, Rahmawati; Akramunnas, Akramunnas
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v4i1.9768

Abstract

The potential for financial technology development or fintech with sharia basis in Indonesia is still quite large. Indonesia as the largest Muslim country in the world, becomes an undeniable potential. The purpose of this research is to know the potential of Fintech in increasing MSMEs in the digital era in Indonesia. This study uses document studies with a literature review approach. The results of this research show that. First, The patterns applied by sharia fintech in dealing with the problems faced by MSMEs in Indonesia include the ability to manage and analyze data in the era of big data, improve technology infrastructure, create transaction systems easily, content-based marketing in terms of digital marketing, establish cooperation, collaboration, and investment with relevant stakeholders, and innovation of fintech products. Second, The potential of Sharia Fintech in increasing MSMEs in the digital era in Indonesia, MSMEs have been using many applications and cooperating with banks and sharia Savings and Loan Cooperatives, so as to provide easy access to various types of bank financial services and savings and loan cooperatives, now financial institutions are able to reach all MSMEs to remote areas, Sharia Fintech has opened access to business financing more easily and quickly from banking institutions and other Islamic financial institutions.