Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STUDENTS’ PERSPECTIVES ON READING CIRCLES WITH LOCAL CULTURAL NARRATIVES: EVIDENCE FROM JUNIOR HIGH SCHOOLS IN BELU [PERSPEKTIF SISWA TERHADAP LINGKARAN MEMBACA DENGAN NARASI BUDAYA LOKAL: KAJIAN PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI BELU] Djehatu, Maria Goreti; Assis Hornay, Priscilla Maria; Bin Toni, Elvis Albertus; Pinto, Maria Agustina Maia
Polyglot Vol 22 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v22i1.10534

Abstract

This study investigates junior high school students’ perceptions of reading circles using local cultural texts in Belu, Indonesia. Drawing on culturally responsive pedagogy and collaborative learning principles, the intervention involved 110 eighth-grade students who participated in a reading circle activity using translated Belu folk stories. After the activity, students completed a Likert-scale survey measuring enjoyment, cultural relevance, comprehension support, confidence, and motivation to continue reading. The results show consistently positive perceptions across all indicators. A total of 85% of students agreed or strongly agreed that reading circles were enjoyable, while 80% reported that the local stories felt culturally familiar and engaging. Similarly, 85% indicated that the cultural familiarity of the stories helped them understand the English text more easily. Increased confidence was also reported, with 80% of students feeling more capable of reading English texts after the activity. Although motivation to read more English stories was slightly lower, 80% of students still expressed willingness to continue reading similar texts. While the findings are based on self-reported perceptions, the current study highlights that integrating reading circles with local narratives can strengthen students’ motivation, comprehension, and confidence while affirming cultural identity. The approach is therefore recommended as an effective and culturally responsive strategy for EFL instruction in Indonesian junior secondary schools and other multilingual learning environments. Abstrak Bahasa Indonesia Studi ini menyelidiki persepsi siswa SMP terhadap penggunaan reading circles dengan teks budaya lokal di Belu, Indonesia. Berlandaskan pedagogi responsif budaya dan prinsip pembelajaran kolaboratif, intervensi ini melibatkan 110 siswa kelas VIII yang mengikuti kegiatan reading circle menggunakan cerita rakyat Belu yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Setelah kegiatan, siswa mengisi kuesioner skala Likert yang mengukur aspek kesenangan membaca, relevansi budaya, dukungan pemahaman, kepercayaan diri, serta motivasi untuk terus membaca. Hasil penelitian menunjukkan persepsi positif secara konsisten pada seluruh indikator. Sebanyak 85% siswa menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa kegiatan reading circle menyenangkan, sementara 80% merasa bahwa cerita lokal tersebut akrab secara budaya dan menarik. Selain itu, 85% siswa mengakui bahwa keakraban budaya membantu mereka memahami teks bahasa Inggris dengan lebih mudah. Peningkatan kepercayaan diri juga terlihat, dengan 80% siswa merasa lebih mampu membaca teks berbahasa Inggris setelah kegiatan. Meskipun motivasi untuk membaca lebih banyak cerita berbahasa Inggris sedikit lebih rendah, 80% siswa tetap menyatakan kesediaan untuk melanjutkan membaca teks serupa. Meskipun temuan ini didasarkan pada persepsi yang dilaporkan oleh siswa sendiri, studi ini menegaskan bahwa mengintegrasikan reading circles dengan narasi lokal dapat meningkatkan motivasi, pemahaman, dan kepercayaan diri siswa sekaligus menguatkan identitas budaya. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi yang efektif dan responsif budaya dalam pengajaran EFL di SMP Indonesia serta konteks pembelajaran multilingual lainnya.
Strategi penulisan artikel ilmiah terindeks SINTA bagi guru SMP Negeri 16 Kupang Erfiani, Yohanes Paulus Florianus; Djehatu, Maria Goreti; Bajo, Simforianus Mario
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37877

Abstract

AbstrakPelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diterapkan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan para guru di lingkungan SMP Negeri 16 Kupang tentang strategi penulisan artikel ilmiah terindeks SINTA. Dalam menyukseskan kegiatan PKM ini, maka metode pengabdian yang tepat untuk digunakan adalah metode sosialisasi, diskusi, dan bimbingan. Metode sosialisasi dilaksanakan sebagai prosedur awal untuk pengenalan dan pendekatan bersama para guru. Metode kedua adalah diskusi yang dilakukan ketika kegiatan sosialisasi berlangsung. Metode ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman para guru tentang strategi penulisan artikel ilmiah. Sementara itu, metode pelatihan dilaksanakan untuk memberikan pengarahan dan pelatihan bagi para guru agar mampu menguasai strategi penulisan artikel ilmiah. Metode keempat adalah metode bimbingan yang dilakukan untuk melatih para guru dalam menerapkan strategi penulisan artikel ilmiah dengan mengintegrasikan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para guru. Selain itu, kegiatan PKM ini melibatkan 56 guru. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan dan peningkatan yang signifikan sebesar 30 % dari hasil pre tes dan pos tes yang telah diberikan oleh tim pelaksana pengabdian melalui kuesioner. Hasil pre tes menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh adalah 60 %. Sedangkan, hasil pos tes menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh adalah 90 %. Berdasarkan hasil analisis data dan observasi, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan rancangan kegiatan yang telah dibuat. Kesimpulan lain menyangkut substansi dari topik materi yang telah diberikan adalah para guru memiliki pemahaman dan konsep mengenai strategi penulisan artikel ilmiah terindeks SINTA. Kata kunci: strategi; penulisan; artikel ilmiah; terindeks SINTA. Abstract The implementation of this Community Service Program was carried out with the objective of enhancing the knowledge, understanding, and skills of teachers at SMP Negeri 16 Kupang regarding strategies for writing scientific articles indexed in SINTA. To ensure the success of this program, several appropriate methods were employed, including socialization, discussion, training, and mentoring. The socialization method was conducted as an initial procedure to introduce and establish engagement with the teachers. The discussion method took place during the socialization activity and aimed to identify the teachers’ understanding of scientific article writing strategies. Meanwhile, the training method was implemented to provide guidance and practical instruction so that teachers could master effective strategies for writing scientific articles. The mentoring method was carried out to assist teachers in applying those strategies by integrating the results of their previous research into scientific writing. This community service activity involved a total of 56 teachers. The results demonstrated a significant improvement of 30% between the pre-test and post-test scores obtained through questionnaires administered by the implementation team. The average pre-test score was 60%, while the average post-test score increased to 90%. Based on data analysis and observations, it can be concluded that the PKM activity was successfully implemented in accordance with the planned design. Furthermore, the findings indicate that the participating teachers have developed a clear understanding and conceptual grasp of the strategies for writing scientific articles indexed in SINTA. Keywords: strategy; writing; scientific article; SINTA index