Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH, SIZE DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMDA Ilmi, Muhammad Bahrul
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jakpt.v1i2.251

Abstract

Untuk mencapai kemandirian daerah, pemerintah daerah harus mampu mengelola sumber daya yang dimilikinya secara efisisen dan efektif. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan kinerja keuangan pemerintahan. Kinerja keuangan merupakan salah satu tolak ukur bagi sebuah daerah dalam melihat kemampuan daerah menggali potensi yang dimiliki masing-masing daerah, yang dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan daerah. Pertumbuhan pendapatan daerah memberikan kontribusi dalam pencapaian target sehingga memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintahan daerah. Kinerja keuangan pemerintah daerah merupakan cerminan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah tersebut. Sejak ditetapkan undang-undang mengenai otonomi daerah, setiap pemerintah daerah diwajibkan untuk mengelola keuangan. Setiap tahun, transparansi dan tanggung jawab merupakan hal yang terpenting. Pengelolaan keuangan yang baik terbukti sangat mempengaruhi kinerja keuangan suatu daerah. Metode penelitian ini menggunakan literatur review. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang faktor faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan pemerintahan daerah, serta memberikan rekomendasi yang tepat kepada sebuah pemerintahan daerah untuk dapat meningkat kinerja keuangan pemerintahan daerahnya dimasa depan.
Potensi Tepung Cangkang Telur dalam Pengembangan Berbagai Inovasi Makanan Berbasis Kalsium Alami Ilmi, Muhammad Bahrul
Jurnal Agritechno Jurnal Agritechno Vol. 18, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 The addition of calcium from eggshell powder is known to have a relatively high absorption rate of 45.59%.The method used in this article is a literature article using review  article technique. The articles used in this article were obtained through a search using several search google scholar. The keywords used in the search were tailored to the problem, namely "eggshell powder" or "eggshell flour" and "eggshell calcium fortification" in Indonesian and "eggshell powder" or "eggshell flour" and "eggshell calcium fortification" in English.The magnesium content in eggshell powder, at 233.16 ppm, indicates that in addition to being a source of calcium, this flour also contains other important minerals. Magnesium plays a role in bone metabolism, nerve function, and muscle function. The magnesium (Mg) content in a 20-gram sample is ± 0.02%. This very high calcium content indicates that eggshell flour is a potential natural source of calcium, even very rich compared to many other food ingredients. The value of 1,831.62 ppm or Calcium (Ca) Content in 20 grams of sample = ± 0.18% indicates the effectiveness of the treatment method (boiling and oven) in maintaining or concentrating the mineral content without much loss.
Audit Kinerja, Ekspektasi Pemangku Kepentingan, dan Keunggulan Organisasi: Kajian Kualitatif pada Organisasi Jasa Jatiningsih, Dyah Ekaari Sekar; Ilmi, Muhammad Bahrul; Sahertian, Rachel
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2026): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v10i1.29490

Abstract

Latar Belakang: Audit kinerja berperan penting dalam peningkatan akuntabilitas organisasi jasa, namun riset menunjukkan adanya kesenjangan persepsi, konflik peran, dan dominasi pemangku kepentingan yang memengaruhi pemaknaannya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana pemangku kepentingan membangun makna audit kinerja dan bagaimana audit berkontribusi pada keunggulan organisasi jasa.Metode Penelitian: Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Analisis dilakukan melalui integrasi teori peran, teori pemangku kepentingan, serta kerangka pengukuran kinerja untuk menafsirkan bagaimana aktor organisasi memaknai audit kinerja dan menghubungkannya dengan pencapaian kinerja dan keunggulan organisasi.Hasil Penelitian: Pemangku kepentingan memandang audit kinerja sebagai mekanisme strategis, namun implementasinya dibatasi oleh sumber daya organisasi. Ekspektasi mereka konsisten pada peran manajerial dan mandat perbaikan, sementara dominasi pelanggan membentuk orientasi kinerja dan hasil organisasi.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menawarkan sintesis kualitatif yang memadukan dua kerangka teoretis untuk menjelaskan dinamika audit kinerja dan peran pemangku kepentingan, memberikan perspektif baru mengenai pengaruh struktur pemangku kepentingan terhadap keunggulan organisasi jasa.