Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Buya Sangkot Lubis dalam Menyebarkan Ajaran Islam di Padang Alai Kabupaten Pasaman Mei, Nining Yus; Harahap, Mhd. Sahdani; Nofa, Yosi; Husni, Akram; Fauziah, Nini
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Volume 2, Nomor 4, Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r2fhm125

Abstract

Buya Sangkot Lubis memilih cara mengembangkan ajaran agama Islam dengan cara mendirikan suatu lembaga Pendidikan pondok pesantren yang bernama Bahrul Ulum yang berada di kampung padang Alai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana latar belakang, Kiprah dan cara buya Sangkot Lubis dalam menyebarkan ajaran Islam di Padang Alai. Untuk membahas masalah ini penulis menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif, dalam penelitian ini penulis memperoleh sumber data dari keluarga Buya Sangkot Lubis, Alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum dan Tokoh Masyarakat Padang Alai untuk memperkuat hasil wawancara penulis. Hasil penelitian menunjukkan melalui pondok pesantren bahrul ulum yang didirikannya, banyak kegiatan agama yang dapat dilaksanakan seperti: pengajian Yasinan kaum ibu, Memperingati Hari-Hari Besar Islam, Maulid Nabi, Isra’mi’raj dan Nuzul Qur’an. Berbuka Bersama Anak Yatim dan Fakir Miskin Pada Bulan Suci Ramadhan dan Menyebarkan Tarekat Syattariyah sebagai ajaran pokok Buya Sangkot Lubis dalam Menyebarkan Agama Islam di Padang Alai
Dakwah Penyuluh Agama dalam Menangani Pernikahan Tidak Tercatat di Kecamatan Padang Gelugur Mei, Nining Yus; Harahap, Muhammad Sahdani; Defrinal, Defrinal
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.569

Abstract

Fenomena pernikahan tidak tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA) atau instansi pemerintahan lainnya terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kecamatan Padang Gelugur, Pasaman. Fenomena ini menimbulkan berbagai dampak negatif, baik bagi pasangan yang menikah, anak-anak yang dilahirkan, maupun masyarakat luas. Dampak tersebut mencakup masalah hak-hak keperdataan, status hukum anak, dan perlindungan bagi pasangan, terutama perempuan. penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis, fenomenologi, dan sosiologi. Hasil penelitian peran penyuluh agama Islam dalam menangani pernikahan tidak tercatat adalah mengadakan seminar dan pengajian di berbagai tempat seperti masjid dan balai desa. Kendala peran penyuluh agama Islam dalam menangani pernikahan tidak tercatat adalah kurangnya pemahaman masyarakat, faktor usia dan kehamilan di luar nikah. Solusi peran penyuluh agama Islam dalam menangani pernikahan tidak tercatat adalah memastikan pesan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari Masyarakat, peningkatan sosialisasi dan edukasi, melakukan penyuluhan tatap muka dan memaksimalkan perannya
KOMUNIKASI DAKWAH ORANG TUA TERHADAP REMAJA DALAM PELAKSANAKAN SHALAT LIMA WAKTU Harahap, Sahdani
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 No 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.773 KB) | DOI: 10.31004/jpion.v1i2.50

Abstract

Some of the ways that families do in building children's character include building honesty, instilling religious values, sincerity in worship, activities, caring for others and togetherness, parents have an obligation to teach prayer, guide and train them to be diligent in praying and must be able to provide encouragement The child wants to pray as well as possible in his life. The research method used is descriptive qualitative. Communication patterns in the implementation of the five daily prayers, interpersonal communication patterns of parents have communicated with teenagers in carrying out the prayers. But there are also teenagers who do not care about and even ignore the orders of their parents in carrying out the prayers. But there are also teenagers who pray without being told.
PENERAPAN METODE DAKWAH PADA KAJIAN SUBUH DALAM MENINGKATKAN JAMAAH SUBUH DI MASJID AGUNG PASAMAN ISLAMIC CENTRE Defrinal; M. Sahdani Harahap; Dahwir
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v3i1.224

Abstract

Programmed dawn study is a structured effort to encourage and increase the attendance of worshipers at dawn prayer time at the Great Mosque of Pasaman Islamic Centre. Through the delivery of interesting and meaningful studies, as well as the preparation of routine and systematic programmes, the preachers and mosque administrators hope to motivate the congregation to be more active and eager to attend the dawn study. This type of research is field research and qualitative method, descriptive approach, research that tries to describe and interpret objects or phenomena that are seen or that are developing in the field according to what is known through interviews and observations. The results of the study found one method used by the ustadz during the dawn study, namely the da'wah method al mauidzatil hasanah with elements of education, guidance, teaching, stories and speech containing advice for people who listen to it that satisfies the congregation.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN DAKWAH KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI Sahdani Harahap; Defrinal; Nining Yusmei
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v3i1.225

Abstract

Interpersonal communication as da'wah communication between communicators and communicants, is considered the most effective type of communication in terms of efforts to change a person's attitude, opinion, or behaviour. One of the most obvious features of organisational communication is the concept of relationships. Organisation as a network of interdependent relationships. If things are interdependent, this means that they influence and are influenced by each other. Communication satisfaction carries a relationship with job satisfaction, job satisfaction is a person's response to the various work environments he or she faces, such as co-workers, policies, promotions etc. The importance of a supportive climate in organisational communication is more emphasised to get job satisfaction. The leader as a responsible person in the organisation can contribute in generating a good communication climate in the organisation.