Arief Fadhillah
Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar Raniry

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adaptasi Mahasiswa Pattani di Banda Aceh dalam Upaya Menghadapi Culture Shock (Studi pada Komunikasi Antar Budaya) Arief Fadhillah; Taqwaddin Taqwaddin; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

Abstrak. Mahasiswa Pattani yang menempuh pendidikan di Kota Banda Aceh mengalami culture shock akibat adanya perbedaan budaya. Untuk mengatasi culture shock, mereka melakukan adaptasi dengan budaya yang berlaku di Kota Banda Aceh. Strategi adaptasi yang dilakukan oleh mahasiswa Pattani ini merupakan obyek yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang membuat mereka tertarik untuk melanjutkan pendidikan di Kota Banda Aceh, untuk mengetahui gejala dan bentuk culture shock yang dialami oleh mahasiswa Pattani serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jumlah subjek sebanyak sepuluh orang mahasiswa asal Pattani yang tinggal dan kuliah di Kota Banda Aceh serta tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Pattani Indonesia (PMIPI) Banda Aceh. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan subjek mengalami gejala culture shock yang ditandai dengan adanya perasaan cemas, khawatir, merasa terisolasi, adanya penurunan kinerja, ketidakberdayaan, adanya permasalahan dalam berkomunikasi dan berinteraksi, serta timbulnya rasa rindu kepada kampung halaman. Strategi adaptasi yang dilakukan oleh para mahasiswa asal Pattani tersebut ialah dengan cara bergaul dengan sesama mahasiswa Pattani untuk mengurangi ketidaknyamanan terhadap budaya baru serta untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi. Selain itu cara adaptasi yang dilakukan adalah dengan cara berinteraksi dan mengikuti kebiasaan masyarakat setempat. Kata Kunci: adaptasi, mahasiswa Pattani, culture shock. Abstract. Culture shock is one of the common issues that Pattani students encounter during their study in Banda Aceh. This research investigates Pattani students’ motivation to pursue their higher education in the city, symptoms and types of culture shock, and the ways they deal with them. The study applies qualitative methodology which involve ten Pattani  scholars who are associated in  Islamic Pattani students in Indonesia (PMIPI), Banda Aceh branch. Data were collected trough observations and interviews, and the result shows that the interviewees experience culture shock indications such as anxieties, isolated feelings, decreases in performance, helplessnesses, communication problems and home sicknesses. To overcome those challenges and ease their adjustment, they try to build better communication among themselves, interact with local people and adapt to local wisdom.
Akomodasi Komunikasi Etnis Tionghoa di Kota Banda Aceh Safriandi Safriandi; Muhammad Balia; Evi Sri Rahayu; Arief Fadhillah; Ade Oktiviyari; Febri Nurrahmi
Jurnal Komunikasi Global Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.217 KB) | DOI: 10.24815/jkg.v11i2.29040

Abstract

Etnis Tionghoa adalah etnis minoritas di Kota Banda Aceh yang banyak berjualan di pasar Peunayong. Penelitian ini bertujuan untuk melihat akomodasi komunikasi etnis Tionghoa di kota Banda Aceh saat melakukan transaksi dagang dengan masyarakat Aceh. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap empat informan beretnis Tionghoa yang berjualan di pasar pagi Peunayong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Tionghoa melakukan akomodasi komunikasi dalam berdagang. Mereka melakukan konvergensi dengan menggunakan bahasa yang sama dengan lawan bicara. Selain itu, peneliti juga menemukan divergensi karena ketidakmampuan menggunakan bahasa yang sama. Kemampuan multibahasa yang dimiliki oleh etnis Tionghoa ini yang menjadi kunci dari proses akomodasi komunikasi yang mereka lakukan.The Chinese ethnic in Banda Aceh City are ethnic minorities in Banda Aceh City who are predominant merchants at the Peunayong market. This study aims to look at the communication accommodation of ethnic Chinese in the city of Banda Aceh when conducting trade transactions with the people of Aceh. The research data were obtained through in-depth interviews and observation of four ethnic Chinese prticipants selling at the Peunayong morning market. The results of the study showed that the Chinese ethnic used communication accommodations in trading. They did convergence done by using the same language as the other person. In addition, researchers also found divergence in given the inability to use the same language. The multilingual ability possessed by the Chinese ethnic is the key to the process of accommodating their communication.