Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buana Informatika

Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Efektifitas Kerja Dosen di AMIK Citra Buana Indonesia Sukabumi Tuti Lisnawati
JURNAL BUANA INFORMATIKA CBI Vol 6 No 2 (2018): Buana Informatika
Publisher : LP2M CBI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.487 KB) | DOI: 10.53918/bi.v6i2.57

Abstract

Motivasi Kerja dan lingkungan kerja merupakan salah satu upaya manajemen dalam meningkatkan mutu pelayanan padamahasiswa, dengan diberikannya semangat, dorongan, yang kuat otomatis kinerja dosen pun akan lebih efektif dan efisien.Berdasarkan nilai korelasi hubungan motivasi kerja (XI) terhadap efektivitas kerja dosen (Y) sebesar 0,561 nilai korelasi ini berada diantara 0,50 – 1,00, artinya motivasi kerja terhadap kinerja dosen memiliki pengaruh yang artinya jika motivasi kerja meningkat maka efektivitas kerja dosen pada AMIK CBI Sukabumi akan semakin meningkat. Berdasarkan nilai korelasi hubungan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja dosen (Y) sebesar 0,409 nilai korelasi ini berada diantara 0,40 – 1,00, artinya lingkungan kerja terhadap efektifitas kerja dosen memiliki pengaruh yang kuat, artinya jika lingkungan kerja meningkat maka efektivitas kerja dosen di AMIK CBI Sukabumi akan semakin meningkat. dan sisanya dipengaruhi olehvariabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Nilai hubungan motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap Efektifitas kerja dosen menunjukan nilai r = 0.561. Hubungan ini termasuk ke dalam kriteria hubungan yang kuat. Dari hasil rs =0,561 , selanjutnya untuk menyatakan besarnya sumbangan variabel X1 (motivasi kerja) dan X2 (lingkungan kerja) terhadap variabel Y (efektifitas kerja dosen) ditentukan dengan rumus Koefesien Determinan (KD) dan untuk hubungan motivasikerja dan lingkungan kerja secara simultan terhadap efektivitas dosen sebesar 0,561 atau memberikan kontribusi (determinasi) sebesar 12,5%, sehingga terdapat variabel lain yang mempengaruhi efektivitas kerja dosen selain motivasi kerja dan lingkungan kerja.
Peranan Lingkungan Pendidikan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa pada Matakuliah MSDM di Akpar CBI Sukabumi Tuti Lisnawati
JURNAL BUANA INFORMATIKA CBI Vol 7 No 1 (2019): Buana Informatika
Publisher : LP2M CBI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.082 KB) | DOI: 10.53918/bi.v7i1.66

Abstract

Permasalahan penelitian yang dikaji adalah Penerapan Cooperative Learning Tipe Diskusi kelompok untuk Meningkatkan Prestasi Belajar mahasiswa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap data tentang: (1) Perencanaan pembelajaran dengan penerapan cooperative learning tipe diskusi kelompok untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa dalam matakuliah di Akpar Citra Buana Indosesia, (2) Pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan cooperative learning tipe diskusi kelompok untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa dalam setiap matakuliah di LPL Citra Buana Indonesia, (3) Hasil pembelajaran dengan penerapan cooperative learning tipe diskusi kelompok untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa dalam setiap matakuliah di Akpar Citra Buana Indosesia. Metodologi penelitian yang ditetapkan yaitu penelitian tindakan kelas(classroom reaseach). Penelitian ini dilaksanakan di Akpar. Citra Buana Indonesiua. Penelitian ini dilaksanakan di Diploma I dengan siswa berjumlah 35 orang mahasiswa. Peneliti juga menggunakan instrumen pembantu berupa pedomanwawancara, pedoman observasi, dan kajian dokumentasi, buku catatan, serta tape recorder. Prosedur pengolahan dan analisa data yang dilakukan peneliti yaitu teknik berfikir kritis-induktif. Prosesnya dilakukan melalui kegiatan reduksi data dan kategorisasi data. Tahap persiapan, guru mempersiapkan materi yang dirancang sedemikian rupa untuk pembelajaran secarakelompok. Tahap penyajian materi, kegiatan ini dalam pembelajaran cooperative learning tipe diskusi kelompok umumnya melalui penjelasan oleh guru, dalam tahap ini guru memulai pembelajaran dengan menyampaikan tujuan pembelajaran menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa. Tahap kegiatan kelompok, untuk kerja kelompok gurumembagikan modul kepada tiap mahasiswa dalam kelompok. Melalui kegiatan kelompok,tiap kelompok terbagi dalam menyampaikan tugas-tugas, guru bertindak sebagai guru yang memonitoring kegiatan masing-masing kelompok. Tes hasil belajar, setelah kegiatan kelompok dilakukan tes yang dikerjakan secara mandiri, agar siswa dapat menunjukkan apayang telah dipelajarinya.Skor perkembangan individu, bahasan dalam tahap ini adalah memberi kesempatan kepada setiap mahasiswa untuk meraih prestasi secara maksimal, dan agar mahasiswa dapat melakukan yang terbaik bagi dirinya berdasarkan prestasi sebelumnya. Pemahaman terhadap materi ekonomi koperasi yang diperoleh siswa melalui Cooperativelearning tipe diskusi kelompok, dapat membantu siswa dalam mengaplikasikan materi tersebut kedalam pemecahan masalah.Hasil belajar mahasiswa dalam materi ekonomi koperasi mengalami peningkatan setelah dilaksanakannya pembelajaran dengan menerapkan penggunaan cooperative Learning tipe diskusi kelompok. Pernyataan tersebut didasarkan atas hasilprestasi mahasiswa siklus dengan perolehan nilai rata-rata kelas sebesar 68,11 dan siklus II dengan perolehan nilai rata-rata kelas sebesar 82,49. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa melalui penggunaan metode cooperative learning tipe diskusi kelompok maka menghasilkan peningkatan pemahaman siswa.