Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DIGITALISASI MARKETING DI SMKN 6 SAMARINDA Radityo Suksmaneng Daru
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.893 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i2.1046

Abstract

The Importance of Digital Marketing amongst Vocation Students in Samarinda
Transformasi Strategi Pemasaran Produk Halal di Era Digital Untuk Peningkatan Daya Saing: Penelitian Radityo Suksmaneng Daru; Andriya Risdwiyanto; Djoko Wijono; Etty Sri Hertini; Christ Windreis
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5935

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengimplementasikan strategi pemasaran produk halal berbasis digital guna memperkuat daya saing usaha. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang dirancang secara partisipatif dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap konsep pemasaran digital yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga terintegrasi dengan nilai-nilai kehalalan produk. Selain itu, terjadi perubahan pola pikir menuju sikap yang lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital sebagai peluang pengembangan usaha. Peningkatan juga terlihat pada keterampilan teknis peserta dalam mengelola media sosial dan marketplace, yang diikuti dengan kemampuan menyusun strategi pemasaran secara lebih terarah dan sistematis. Dampak lainnya tercermin pada meningkatnya kualitas konten pemasaran, perluasan jangkauan pasar, serta terbentuknya jejaring dan kolaborasi antar pelaku usaha. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan literasi digital, kendala sumber daya, rendahnya konsistensi dalam implementasi, serta belum optimalnya pemahaman terkait sertifikasi halal. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan yang berkelanjutan agar hasil yang telah dicapai dapat terus dikembangkan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi pemasaran produk halal berbasis digital sebagai upaya peningkatan daya saing yang berkelanjutan.