Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGEMBANGAN PENGENDALIAN KELEMBABAN, TEMPERATUR PADA RUMAH KACA DENGAN PENCATATAN DATA OTOMATIS Faisal Faisal; Iwan Sugriwan; Ade Agung Harnawan
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v2i1.913

Abstract

Penelitian pengembangan pengendalian kelembaban pada rumah kaca telah selesai dilakukan. Pengembangan alat ini terdiri atas pengukuran kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya dan pengendalian kelembaban udara. Sistem alat ukur terdiri dari power supply DC, sensor SHT11, sensor LDR, relay, mikrokontroler ATMega8535, pengkodisi sinyal, LCD karakter 20x2 dan humidifier. Sensor SHT11 terkalibrasi secara digital melalui port B. Sensor LDR dikarakterisasi menggunakan lampu pijar di dalam chamber tidak tembus cahaya, sehingga menghasilkan persamaan karakteristik sensor v = 0,7595ln(I) – 2,2484 volt. Persamaan karakterisasi tersebut diproses melalui program BASCOM AVR untuk mengisi perintah pada mikrokontroler ATMega8535 dalam proses pengukuran secara terus menerus dan menampilkannya pada LCD karakter 20x2 dalam satuan lux dan data disimpan dalam file dengan format *xlsx. Humidifier dihidupkan oleh relay yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATMega8535 dengan set poin pengukuran kelembaban udara kurang dari 60%. Rumah kaca yang digunakan berukuran panjang 240 cm, lebar 150 cm, tinggi dinding 200 cm dan tinggi atap 50 cm. Uji pengendalian kelembaban udara berhasil dipertahankan pada kelembaban udara kisaran 60% dengan error rata-rata sebesar 1,9% dari pukul 11.00 WITA sampai dengan 16.00 WITA.
OPTIMASI COMMON MODE REJECTION RATIO (CMRR) PADA PENGUAT INSTRUMENTASI Ahmad Rahimi; Iwan Sugriwan; Tetti Novalina Manik
Jurnal Fisika FLUX Vol 10, No 2 (2013): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2013
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.468 KB) | DOI: 10.20527/flux.v10i2.2638

Abstract

yang sering ada dalam rangkaian sistem sensor. Sinyal keluaran dari sensor biasanyasangat kecil sehingga perlu penguatan untuk dapat terbaca pada rangkaianselanjutnya. Sifat penguatan tidak hanya menguatkan sinyal asli pengukuran, tetapijuga sinyal noise dari rangkaian sistem sensor. Untuk mendapatkan sinyal aslidiperlukan rangkaian penguat yang bisa menolak sinyal noise tersebut. Penelitian inimelakukan optimasi. Common Mode Rejection Ratio (CMRR) pada penguatinstrumentasi dengan cara memilih nilai kombinasi tahanan. Software yang digunakansebagai tampilan antarmuka adalah Graphical User Interface (GUI) MATLAB R2008.Hasil running program, diperoleh CMRR optimum dengan nilai 8,90077.105 ditentukanoleh konfigurasi RG 13074 Ω, R1 dan R2 adalah 630 KΩ, menghasilkan penguatansebesar 97,3745 kali dan desibelnya 118,9886. Nilai optimum CMRR dengan IntegrateCircuit (IC) penguat operasional OP07 bernilai 8,90077.105, sedangkan LM725 bernilai1,54562.105, dan LM741 bernilai 0,47732.105. Dengan mengoptimalkan kinerja fiturCMRR, maka kerja penguat instrumentasi akan lebih maksimal.Kata Kunci: CMRR, noise, Operational Amplifier, optimasi
Prototipe Penentu Kadar Karet Kering (K3) Lateks (Hevea Brasiliensis) Menggunakan Metode Kapasitif Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 Ade Agung Harnawan; Mawar Resty Anggraini; Iwan Sugriwan
Jurnal Fisika FLUX Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.653 KB) | DOI: 10.20527/flux.v1i1.6151

Abstract

The latex K3 determinant prototype using the ATMEGA8535 microcontroller based capacitive method was completed . K3 measuring system is arranged in several systems, there are parallel plate capacitive sensors, multivibrator, frequency to voltage converter, non inverting amplifier, ATMega8535 microcontroller module and 16x2 character LCD. The value of the latex capacitance is converted into a frequency by a multivibrator, then the frequency is converted to voltage and connected to the microcontroller to be processed and displayed the K3 value of latex on the LCD. The voltage characterization processes with a K3 value produces a K3 characteristic equation = - 19.996v + 54,831. These equations are processed in the BASCOM AVR program which is embedded in the microcontroller. The determination of K3 is used capacitive sensor which functions to read changes in the dielectric constant of latex , which has dimensions of 2.5 x 2.5cm with a distance between pieces of 0.6cm. In testing, the prototype can determine the value of K3 from 18% to 28% and the difference in K3 values from 0.3% to 1.2% compared to industrial measurements.
Pengukuran Kadar Oksigen (O2), Kelembaban dan Temperatur di PT. Perkebunan Nusantara XIII Diah Ekawati; Iwan Sugriwan; Tetti Novalina Manik
Jurnal Fisika FLUX Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.044 KB) | DOI: 10.20527/flux.v14i1.3778

Abstract

Penelitian tentang pembuatan alat ukur kadar oksigen, kelembabn, dan temperatur telah dilakukan. Alat ukur yang dibuat terdiri dari catudaya, penguat tak membalik, sensor oksigen KE-50, modul SHT11, dan modul mikrokontroler ATMega8535. Sensor KE-50 memiliki tegangan keluaran yang positif, nilai tersebut tidak dapat terbaca oleh mikrokontroler, sehingga perlu dikuatkan dengan penguat tak membalik. SHT11 memiliki tegangan keluaran digital dan sudah terkalibrasi oleh pabrik, sehingga SHT11 langsung bisa dihubungkan dengan modul mikrokontroler. Penentuan persamaan karakteristik sensor KE-50 didapatkan dari perkalian tegangan keluaran sensor pada keadaan bebas dengan persamaan karakteristik penguat yang telah dikarakterisasi. Hasil penentuan persamaan karakteristik sensor KE-50 didapatkan persamaan karakteristik tegangan = 39.852x + 0.0117  Volt yang membentuk kurva linier dengan nilai x adalah oksigen. Faktor koreksi pada persamaan karateristik tersebut adalah 0,0117 dan R² = 1.  Alat ukur yang dibuat dapat dignakan untuk mengukur kadar oksigen, kelembaban, dan temperatur pada lahan perkebunan kelapa sawit..
Pembuatan Sistem Akuisisi Gas Karbon Monoksida Berbasis ATMega8535 Nurhikmah Nurhikmah; Iwan Sugriwan; Ade Agung Harnawan
Jurnal Fisika FLUX Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1578.042 KB) | DOI: 10.20527/flux.v1i1.6142

Abstract

ATMega8535 microcontroller based data acquisition system for measure carbon monoxide gas with TGS 2600 carbon monoxide sensor has been realized. The equation of sensor characteristic is obtained by compared the value of carbon monoxide gases with voltage signal from TGS 2600 carbon monoxide sensor. The value of carbon monoxide gases concentration measured by Sanfix. The equation of sensor characteristic gave formula V = 0,1266 ln(x) + 0,0049, which V in voltage (volt) and x in part per million (ppm).  The voltage signal as a product of sensor conditioned by voltage follower that applying OP07. the output signal from voltage follower connected with port A0, analog input in ATMega8535 microcontroller. Port A0 in ATMega8535 microcontroller has analog to digital converter (ADC) internally. The measurement data is displayed on the LCD character 16x2 and laptop via serial communication with Delphi interface program that it could noted the data in real time and could store the measurement data onto file in the form .xlsx. the system also used XAMPP program to store measurement data onto the form database. The range measurement of measuring instrument made is 6 to 80 ppm.
Pemanfaatan Load Cell CZL601 untuk Pengukuran Derajat Layu Pada Pengolahan Teh Hitam Iwan Sugriwan; Melania Suweni Muntini; Yono Hadi Pramono
Jurnal Fisika FLUX Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2011
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1722.165 KB) | DOI: 10.20527/flux.v8i1.3105

Abstract

This paper describes result of research about measurement of degree ofwilting in black tea processing. Degree of wilting was observed by measuring of tealeaves mass loss because the loss of water content. Mass sensor used is single pointload cell type CZL 601 that can measure up to 20 kg. Results of calibration of load cellgives the characteristic equation V = 0.0001 m + 0.2014 volts. Output of sensor isconnected with instrumentation amplifier which with applying three IC OP-07 whichsubsequently became data process for mirokontroller ATMega8. Data measurementresult interfaced on the LCD. Instrumentation system was implemented in miniprocess factory at Indonesian Research for Tea and Cinchona Gambung, Bandung.Results of measurement of mass loss in a trough of 48.39%, whereas in the samplebasket was 49.33%. Measuring the degree of wilting during the withering of theproduction process is 37.00%.
Pemanfaatan Sistem Alat Ukur Kadar Gas Metana (Ch4), Suhu dan Kelembaban pada Perkebunan Kelapa Sawit di Lahan Gambut Iwan Sugriwan; Adi Saputra Ramdani; Arfan Eko Fahrudin; Suryajaya Suryajaya
Jurnal Fisika FLUX Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1825.877 KB) | DOI: 10.20527/flux.v1i1.6157

Abstract

Alat ukur kadar gas metana (CH4), suhu dan kelembaban telah dilakukan. Alat ukur ini dapat diaplikasikan di perkebunan kelapa sawit di lahan gambut. Alat ukur ini terdiri dari sensor TGS2611, sensor SHT11, catu daya, voltage follower, mikrokontroler ATMega8535 dan LCD karakter 16x2. Tegangan keluaran sensor TGS2611 dikondisikan dengan rangkaian voltage follower kemudian dihubungkan dengan ADC internal mikrokontroler ATMega8535. Persamaan karakteristik sensor TGS2611 ditentukan dengan cara mengambil beberapa data kadar gas metana dan tegangan keluaran sensor pada datasheet sensor TGS2611 kemudian dibuat grafik persamaan karakteristiknya, sehingga diperoleh persamaan karakteristik sensor V=0,544ln(x)-2,113, dengan V adalah tegangan keluaran sensor dan x adalah kadar gas metana (ppm). Sensor SHT11 merupakan sensor digital yang sudah terkalibrasi pabrik, sehingga sensor SHT11 bisa langsung dihubungkan dengan catu daya, lalu data dari sensor dihubungkan ke mikrokontroler ATMega8535. Data hasil pengukuran ditampilkan pada LCD karakter 16x2 dan ditampilkan pada komputer dengan program yang telah dibuat menggunakan Delphi 7.0. Data hasil pengukuran juga tersimpan dalam database. Hasil pengukuran yang dilakukan selama 2 hari dengan durasi pengukuran satu setengah jam pada hari pertama dan 2 jam pada hari kedua menyatakan bahwa keberadaan gas metana tidak terdeteksi di kebun kelapa sawit yang ditanam di lahan gambut. Pada hari pertama pengukuran nilai suhu udara berkisar antara 28,8 0C – 30 0C dan nilai kelembaban udara berkisar 87,6% - 89,6%. Pada hari kedua pengukuran nilai suhu udara berkisar antara 26,6 0C - 33,1 0C dan nilai kelembaban udara berkisar 85,1% - 88,4%.
Desain dan Fabrikasi Alat Ukur Temperatur dan Kelembaban Udara Dalam Tanah Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 Arif Hidayat; Iwan Sugriwan; Ade Agung Harnawan
Jurnal Fisika FLUX Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.891 KB) | DOI: 10.20527/flux.v14i1.3584

Abstract

Measuring device that used for measuring temperature and humidity inside soil digitally has been realized. The measuring device tested on soil along building foundation with putting SHT11 sensor inside soil using biopory drilling machine. The length of drill is 120 cm with 3, 5 diameter. The sensor is placed 5 cm from the end of the bottom drilling pipe clamped with rubber and styrofoam. In the drilling pipe there is an air hole that function is for air from the soil got into the sensor. The measurement done in 1 day, in each deep 20, 40, 60, 80, 100, and 120 cm. The maximum air temperature inside soil is 27,60C in the depths 120 cm and the minimum is 23,30C in the depths 60 cm. The maximum air humidity inside soil is 96,8 % in the depths of 60 cm and the minimum is 31,4 % in the depths of 100 cm. The data result of measurement is shown on the 16x2 LCD and laptop, using interface software and automatically save the data into Excel and database.
Pembuatan Alat Ukur Multi Kanal Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Mila Kharisma; Iwan Sugriwan; Ade Agung Harnawan
Jurnal Fisika FLUX Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux Edisi Khusus Januari 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.557 KB) | DOI: 10.20527/flux.v1i1.6153

Abstract

Soil moisture very important to be measured per unit of time, especially in  peat soils that have high porosity value. The measuring device for detection of soil moisture is realized on this research. The soil moisture measuring instrument is built by three main blocks of an instrument, that are four soil moisture sensors YL-69s, Arduino Uno as measurement processing unit that equipped with sd card as data storage unit and 20x4 character LCD as a display unit of the measurement result. The span value of the measuring device ranges from 0% to 95 % with deviation from 0% to 4.88%.The advantages of the measurement instrument system are simple in the operational process, real-time monitoring and stored automatically.
PENGUKUR TEKANAN DARAH OTOMATIS BERBASIS ANDROID Ellisya Elviyana; Arfan Eko Fahrudin; Iwan Sugriwan
Jurnal Fisika FLUX Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2016
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.456 KB) | DOI: 10.20527/flux.v13i1.1922

Abstract

ABSTRAK. Telah dibuat alat pengukur tekanan darah otomatis berbasis Android yang dapat menampilkan nilai tekanan sistolik dan diastolik pada LCD maupun smartphone Android. Alat yang dibuat terdiri dari motor DC, solenoid valve, relay, sensor tekanan MPX2100GP, pulse sensor, penguat instrumentasi, modul Arduino Uno, 1Sheeld dan smartphone Android. Pulse sensor berfungsi sebagai indikator denyut nadi, dan MPX2100GP sebagai pengukur tekanan darah.    Tekanan sistolik yang terukur oleh MPX2100GP tampil pada saat sinyal pulsa tertinggi pertama nadi terbaca oleh indikator pulse sensor. Tekanan diastolik kemudian tampil dua detik setelah tekanan sistolik dan selanjutnya nilai tekanan sistolik dan diastolik dikirim melalui modul Bluetooth 1Sheeld untuk ditampilkan    pada smartphone Android. Berdasarkan hasil pengujian, akurasi pembacaan sistolik dan diastolik rata-rata 99,98 % dan 99,97%. Kata Kunci : tekanan darah, sensor tekanan mpx2100gp, pulse sensor, modularduino uno, modul 1sheeld