Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SOCIETAL

PROBLEMATIKA ORANG TUA DALAM PROSES BELAJAR ANAK DI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Pada Orang Tua Siswa di Kelurahan Alolama Kec. Mandonga Kota Kendari) Sitti Apriyani; Ratna Supiyah; Muhammad Rusli
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika yang dialami orang tua siswa dalam proses belajar anak dirumah pada masa pandemi covid-19 dan untuk mengetahui strategi yang dilakukan orang tua siswa dalam proses belajar anak di rumah pada masa pandemi covid-19 di Kel. Alolama Kec. MandongaKota Kendari, Sulawesi Tenggara. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berdasarkan pada pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data juga dipergunakan seperti data-data yang dipublikasikan dan laporan-laporan dari penelitian sebelumnya.Pengambilan informan sebanyak 15 orang 2 diantaranya sebagai informan kunci berprofesi sebagai guru SD di lokasi tersebut.Informan ini dipilih karena kontak awal potensial untuk membantu mendapatkan informan lainnya yang banyak memiliki informasi melalui rekomendasi sesuai dengan penelitian.Adapun kriteria informan antara lain Ibu rumah tangga yang memiliki anak SD dan Guru siswa SD di lokasi tersebut.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1) Keterbatasan fasilitas pendukung belajar di rumah. 2) Pengeluaran bertambah. 3) Kesiapan orang tua menjadi guru di rumah. Adapun strategi orang tua dalam proses belajar anak di rumah yaitu: 1. a) Berbagi HP. b) Orang tua dan anak datang ke sekolah untuk mengambil bahan fotocopyan dan menyetor tugas. 2) Orang tua meminimalisir pengeluaran berdasarkan prioritas kebutuhan belajar anak. 3) Orang tua bersinergi dengan anggota keluarganya.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA (Di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan) Sumardin Sumardin; Syaifudin Suhri Kasim; Ratna Supiyah
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Siompu Desa Biwinapada Kabupaten Buton Selatan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan implementasi pengelolaan dana desa di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. (2) untuk mendeskripsikan respon masyarakat terhadap implementasi dalam pengelolaan dana desa di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa (1) Implementasi pengelolaan dana desa terdiri dari dua tahap yakni: tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap perencanaan ini menyangkut pembangunan fisik dan pembangunan non fisik yang terdiri dari transparan, akuntabel dan partisipatif. Sedangkan tahap pelaksanaan juga menyangkut pembangunan fisik dan non fisik yang terdiri dari transparan, akuntabel dan partisipatif. (2) Respon masyarakat terhadap implementasi dalam pengelolaan dana desa masyarakat merespon positif dan ada juga sebagian kalangan yang merespon negatif. Dari tahap perencanaan hingga tahap pelaksanaan dalam pembangunan fisik dan pembangunan non fisik pemerintah Desa Biwinapada sudah menerapkan prinsip-prinsip transparan, akuntabel dan partisipatif. Dalam hal ini masyarakat selalu dilibatkan dalam pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. Realisasi dari pembangunan fisik ini berupa pengaspalan jalan lingkungan, pembuatan jalan usaha tani, dan pengerasan jalan lingkungan. Sedangakan realisasi dari pembangunan non fisik ini yakni pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi kesehatan, posyandu dan peningkatan pendidikan
PERILAKU KONSUMTIF REMAJA DALAM BERBELANJA MELALUI ONLINE SHOP DI KELURAHAN ANDUONOHU KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI Chaerunnisa Ramadhani Piabang; Suharty Roslan; Ratna Supiyah
SOCIETAL Vol 10, No 2 (2023): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan 1) (a) konsumtif dalam bentuk fashion, Fashion merupakan istilah umum untuk gaya populer, khususnya pakaian, make up, aksesoris. (b) Konsumtif dalam bentuk food, meliputi makanan dan minuman yang dapat dipesan secara online. (c) konsumtif dalam bentuk fun, Ketertarikan remaja juga terekspresikan melalui cara mereka dalam mencari-cari barang yang sesuai dengan keinginan. 2). (a) Faktor internal, yang dimana faktor internal meliputi: faktor psikologi, Faktor ini sangat tercermin dari sikap seorang remaja dalam kehidupannya sehari-hari baik di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah maupun lingkungan lainnya. faktor pribadi, kepribadian remaja faktor yang paling dominan berpengaruh berdasarkan proses hasil penelitian adalah mindset (atau pola fikir, cara pandang). (b) faktor eksternal, yang dimana faktor eksternal meliputi: kebudayaan, Faktor kebudayaan mengenai segala sesuatu yang melandaskan suatu gaya hidup food,fun, dan fashion melalui kegiatan makan, hiburan dan gaya berpakaian dalam pemikiran Bourdieu merupakan sebuah modal. Kelas sosial, Kelas sosial dapat diartikan sebagai suatu gambaran individu atau kelompok masyarakat yang dilihat melalui aspek sosial dan ekonomi seperti melalui pendidikan, pendapatan, pekerjaan, kekuasaan, dan sebagainya. Kelompok sosial, kelompok sosial menjadi rekan dalam melakukan kegiatan terkait perilaku konsumtif remaja. Keluarga, keluarga dapat didefinisikan sebagai suatu unit masyarakat yang terkecil yang perilakunya sangat mempengaruhi dan menentukan dalam pengambilan keputusan membeli pruduk.
POLA HUBUNGAN SOSIAL DALAM INDUSTRI JAMBU METE (Studi Di Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah) Oleh: Nur Ayni, Bahtiar, Ratna Supiyah Nur Ayni; Bahtiar Bahtiar; Ratna Supiyah
SOCIETAL Vol 10, No 2 (2023): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pola hubungan kerja yang terjalin antara pengepul dengan pekerja dalam industri kecil jambu mete studi di kelurahan watulea kecamatan gu kabupaten buton tengah, (2) untuk mengetahui hubungan sosial kemasyarakatan antara pengepul dan pekerja dalam industri kecil jambu mete (studi di kelurahan watulea kecamatan gu kabupaten buton tengah. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa dalam (1) hubungan kerja yang terjadi antara tengkulak dan pekerja merupakan salah satu strategi yang dilakukan para pekerja dalam mengatasi masalah perekonomiannya dengan menjalin hubungan kerja diantara kedua belah pihak, dimana hubungan kerja yang terjadi dikelurahan watulea terdapat dua hubungan kerja yaitu hubungan kerja sama kontrak dan kerja sama tradisional. Hubungan kerja sama kontrak yang terjadi dikelurahan watulea adalah hubungan yang terjadi melalui proses interaksi sosial dimana antara pengepul dan pekerja melakukan perjanjian melalui lisan dimana para pekerja meminta dibawakan jambu gelondongan ke rumahnya begitupun sebaliknya pengepul akan menayakan kepada pekerja agar dibawakan jambu kerumahnya atau tidak. Dan hubungan kerja sama tradisional merupakan hubungan kerja yang telah lama dilakukan dimana dalam proses produksi jambu mete pekerja dan pengepul tanpa memina di bawakan dirumahnya pengepul akan membawakan jamb ugelondongan tersebut karena diantara kedua belah pihak telah lama melakukan kerja sama. (2) hubungan kemasyarakata, dalam proses pengolahan jambu meteidi ikelurahan watulea, ikelangsungan sangat iditentukan ioleh ihubungan ikerjaiyang iterjadi iantara pekerjaidan tengkulak ijambu igelondongan. Dimana hubungan iyang ibukan hanya hubungan kerja sajainamun iada hubungan kemasyarakatan didalamnya isehingga idengan isendirinya hubungan mereka terbentuk isuatu rasa kepercayaan (trust) idiantara ikeduanya. Imaka dalam hubungan itersebut itergambarkan iketika pengepul ijambu igelondongan dengan sendirinya langsung imengantarkan ijambu imete ipada ipekerjanya, itanpa iharus pekerja imemintanya, karena ihal iini iadanya ihubungan isosial yang itelah terbangun iantara ikeduannya.