Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Untuk Berkarir dan Berbisnis Melalui Platform Digital Instagram @wewaw.id Hidayati Purnama; Joko Santoso; Agung Kurniawan
PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi) Vol 7, No 03 (2025): PADARINGAN : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pn.v7i03.15789

Abstract

Instagram is an effective digital platform for women's empowerment. Instagram has features to turn personal accounts into professionals, one of which is the community. The presence of digital communities certainly supports women's empowerment, including WEWAW (Women Empower Women at Work) with a commitment to provide references, education, and assistance for Indonesian women in their careers and businesses. This research aims to analyse how the content and programs on Instagram @wewaw.id represent efforts to empower women to have a career and do business. This research uses qualitative methods with content analysis techniques, collects data through Instagram accounts and literature studies from documents and books, and uses data triangulation by utilising several different sources of information. The results showed that the wewaw community successfully empowered women through seven stages of empowerment: awareness, freedom, capacity building, empowerment, achievement of results, evaluation, and a follow-up stage. The community uses symbols such as feminine colours, cartoon illustrations of women, and keywords such as "career" and "business" to represent women's social identity. In conclusion, wewaw is a clear example of digital women's empowerment through Instagram that has succeeded in shaping a new social identity for women through the symbols, colours and keywords used consistently in the campaign, and has become a safe and strategic space to build new meanings of independent women.
ANALISIS ISI KASUS PEMBUNUHAN DALAM KELUARGA INTI PADA BERITA ONLINE KOMPAS.COM TAHUN 2022 – 2024 Hilda Salwa Pramudia; Joko Santoso; Ratna Dewi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4809-4820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus pembunuhan dalam keluarga inti berdasarkan pemberitaan online Kompas.com selama periode tahun 2022-2024. Fokus penelitian ini meliputi karakteristik pelaku dan korban pembunuhan seperti jenis kelamin, kelompok usia, relasi keluarga antara pelaku dan korban, tempat kejadian perkara dan jumlah pelaku, serta motif utama pembunuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis isi. Diperoleh data sebanyak 123 berita kasus pembunuhan dalam keluarga inti yang dianalisis menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku pembunuhan berjenis kelamin laki-laki yaitu sebesar (69,9%), dominasi laki-laki menjadi pelaku pembunuhan berkaitan dengan aspek gender dan ekonomi. Pembunuhan dalam keluarga banyak terjadi dalam relasi orang tua dan anak, serta umunya dilakukan secara individu di rumah sebanyak 105 kasus. Motif pembunuhan dalam keluarga disebabkan oleh faktor ekonomi (42,3%), motif sosial (21,1%), dan psiko-sosial (35%). Penelitian ini menghasilkan bahwa pembunuhan dalam keluarga inti bukan sekedar sebagai suatu tindakan kriminal yang individual, tetapi juga menunjukkan adanya kompleksitas permasalahan yang berkaitan dengan dinamika keluarga, seperti masalah ekonomi, disfungsi keluarga, dan tekanan peran dalam konstruksi sosial.
IMPLIKASI ATAS STRATEGI TOKOH MASYARAKAT DALAM PELEPASAN LAHAN PERTANIAN YANG TERKONVERSI UNTUK KAWASAN INDUSTRI Mohammad Roihan Zaky; Joko Santoso; Rili Windiasih; Elis Puspitasari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3715-3724

Abstract

Sektor pertanian memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat, terutama di negara agraris seperti Indonesia. Kabupaten Majalengka pada tahun 2018 memiliki luas lahan pertanian sebesar 50.408 hektar (Badan Pusat Statistik, 2022). Seiring dengan pembangunan, pada tahun 2020 lahan pertanian di kabupaten ini banyak yang beralih fungsi menjadi kawasan industri. Total luas areal produksi pertanian pada tahun 2021 adalah 50.323 hektar lahan pertanian (Badan Pusat Statistik, 2022). Kegiatan alih fungsi lahan yang terjadi di pedesaan merupakan hal yang umum terjadi. Alih fungsi lahan di pedesaan biasanya melibatkan tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat juga turut berperan dalam pelepasan lahan pertanian. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi: 1) Strategi apa saja yang digunakan tokoh masyarakat dalam melepaskan lahan pertanian yang dialihfungsikan menjadi kawasan industri di Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Majalengka? 2) Bagaimana implikasi dari strategi tokoh masyarakat dalam melepaskan lahan pertanian yang dialihfungsikan menjadi kawasan industri di Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sumber datanya adalah tokoh masyarakat di Kecamatan Sumber Jaya dan masyarakat terdampak alih fungsi lahan. Strategi yang dilakukan masyarakat meliputi strategi komunikasi personal dan struktural; strategi kultural dan keagamaan; strategi persuasif berbasis relasi sosial; dan strategi tokoh masyarakat sebagai mediator. Kemudian, implikasi dari strategi tokoh masyarakat dalam alih fungsi lahan adalah, tokoh masyarakat terkesan membiarkan, sehingga menimbulkan ketegangan setelah lahan dilepas; masyarakat kehilangan mata pencaharian sebagai petani karena lahannya telah dijual; terjadi degradasi ekologi dan ketidakseimbangan fungsi spasial yang berdampak.
Pemberdayaan Program Jogo Tonggo Jogo Keluarga Sebagai Upaya Penanganan Covid 19 Berbasis Kearifan Lokal Firli Weli Waldiyanti; Joko Santoso; Soedji Lestari; Nuriyeni Kartika Bintarsari
ZARATHUSTRA (Jurnal Sosiologi dan Filsafat) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Zarathustra: Jurnal Sosiologi dan Filsafat
Publisher : Desanta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan dan model program Jogo Tonggo Jogo Keluarga sebagai upaya penanganan Covid 19 Berbasis Kearifan lokal di Desa Karangnangka, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas. Metode kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sasaran penelitian meliputi Kepala Desa, Anggota Dasa Wisma, koordinator tim relawan, dan masyarakat Desa. Ditemukan bahwa pemberdayaan Jogo Tonggo Jogo Keluarga di Desa Karangnangka didasarkan pada solidaritas sosial dan melibatkan modal sosial yang kuat. Solidaritas sosial ini menjadi sumber daya penting dalam mengatasi permasalahan Covid-19. Modal sosial yang ada mencakup rasa saling percaya antara masyarakat dan pemerintah desa, serta antarindividu. Pemberdayaan ini melibatkan kegiatan dalam bidang kesehatan, ekonomi, sosial, keamanan, dan hiburan. Model yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), di mana masyarakat terlibat aktif dalam proses pemberdayaan tersebut.