Agil Dwi Putra
Universitas Pembangunan Panca Budi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain UI/UX Prototipe Pembelajaran Berbasis Game Kosakata Bahasa Inggris Dengan Metode HCD Virdyra Tasril; Muhammad Zen; Eka Surya Fitriani; Agil Dwi Putra
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 6 No. 1 (2023): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/80hbg171

Abstract

Di era sekarang Bahasa Inggris merupakan bahasa yang sudah umum digunakan oleh dunia, baik dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja. Proses pembelajaran bahasa inggris saat ini sudah banyak dipelajari melalui media online dalam bentuk aplikasi di smarphone pengguna ataupun pada website. Dalam proses pembelajaran yang dilakukan siswa dasar disekolah kebanyakan masih dilakukan dengan cara menggunakan papan tulis dan buku sebagai media pembelajaran. Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang kurang disukai para siswa di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini membuat sebuah desain UI/UX untuk aplikasi pembelajaran berbasis game untuk menambah kosakata bahasa inggris dengan penerapan metode HCD (Human Centered Desain). Dimana metode HCD memiliki tiga tahapan pendekatan, yaitu inspirasi, ideation, dan implentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Hasil akhir dari penelitian ini dalam bentuk desain high-fidelity prototype untuk memperoleh hasil evaluasi dari pengguna atau user dari sisi tampilan user interfacenya.
PENERAPAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE (MDLC) DALAM PEMBUATAN APLIKASI MOBILE EDUKASI LINGKUNGAN “CINTA MANGROVE” Hermansyah Hermansyah; Rian Farta Wijaya; Sri Wahyuni; Agil Dwi Putra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2940

Abstract

Abstract: The degradation of mangrove ecosystems in coastal areas has become an increasingly concerning environmental issue, partly due to the lack of public knowledge and awareness regarding the importance of mangrove conservation. This study aims to develop a mobile environmental education application entitled “Cinta Mangrove” by applying the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method. The MDLC method consists of six stages: concept, design, material collection, assembly, testing, and distribution. In the evaluation stage, testing was conducted using pre-tests and post-tests to measure the improvement in users’ knowledge before and after using the application. Beta testing was carried out by comparing pre-test and post-test results through questionnaires. The results showed an increase in participants’ average understanding from 60% before using the application to 85% after its use. The findings indicate a significant improvement in participants' comprehension of the functions and importance of mangrove preservation. The "Cinta Mangrove" application is considered effective in delivering educational content in an engaging and user-friendly manner, and it successfully raises environmental awareness among the community. Therefore, this application can serve as an innovative solution to support educational and conservation efforts for mangrove ecosystems in coastal areas. Keywords: Agile, application development, ordering goods, delivery goods, information                 technology. Abstrak: Kerusakan ekosistem mangrove di kawasan pesisir merupakan permasalahan lingkungan yang semakin memprihatinkan, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pelestarian mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile edukasi lingkungan bertajuk “Cinta Mangrove” dengan menerapkan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Metode MDLC terdiri dari enam tahapan, yaitu konsep, desain, pengumpulan material, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Pada tahap evaluasi, dilakukan pengujian melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan pengguna sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi. Evaluasi dilakukan melalui pengujian beta dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test melalui kuisioner. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 60% sebelum menggunakan aplikasi menjadi 85% setelah penggunaan. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap fungsi dan pentingnya pelestarian mangrove. Aplikasi “Cinta Mangrove” dinilai efektif dalam menyampaikan materi edukatif secara menarik, mudah digunakan, serta mampu meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Dengan demikian, aplikasi ini dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung upaya edukasi dan konservasi mangrove di wilayah pesisir. Kata kunci: MDLC, Edukasi Lingkungan, Aplikasi Mobile, Mangrove, Pesisir