Penelitian ini mengeksplorasi keterkaitan antara likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan, dengan ukuran perusahaan berfungsi sebagai variabel moderasi, pada sektor perbankan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan cakupan waktu pengamatan selama empat tahun, yaitu dari 2021 hingga 2024. Metodologi yang diterapkan bersifat kuantitatif asosiatif kausal, pengolahan data dilakukan dengan pendekatan panel data yang dijalankan menggunakan aplikasi statistik EViews. Dalam studi ini, likuiditas diukur menggunakan Loan to Deposit Ratio (LDR), profitabilitas melalui Return on Assets (ROA), struktur modal oleh Debt to Equity Ratio (DER), nilai perusahaan direpresentasikan oleh Price to Book Value (PBV), dan ukuran perusahaan dihitung sebagai logaritma natural total aset (Ln Total Aset). Sampel terdiri atas 46 bank yang datanya diperoleh dari laporan keuangan tahunan. Hasil pengujian menggunakan Fixed Effect Model (FEM) memperlihatkan absennya signifikansi pengaruh likuiditas, profitabilitas, serta struktur modal dalam menjelaskan variasi nilai perusahaan. Sebaliknya, ukuran perusahaan menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan, sementara seluruh variabel interaksi terbukti tidak signifikan, Temuan ini menunjukkan tidak ditemukannya peran moderasi dari ukuran perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa karakteristik skala perusahaan memiliki kontrinusi lebih krusial dalam menentukan nilai perusahaan perbankan di Indonesia dibandingkan kinerja keuangan jangka pendek, sekaligus menekankan pentingnya pengelolaan aset dan risiko skala usaha yang efisien dalam pengambilan keputusan manajerial serta strategi investasi.