Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SENTIA 2016

SISTEM INFORMASI PENGECEKAN DAN MONITORING LABORATORIUM KOMPUTER DI STTNJ BERBASIS ANDROID DAN WEB Musleh Al Hayubi; Zainal Arifin; Fuadz Hasyim
SENTIA 2016 Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.72 KB)

Abstract

Laboratorium komputer merupakan fasilitas yang disediakan oleh Program Studi Teknik Informatika yang digunakan untuk berlangsungnya pembelajaran ilmu komputer secara praktek bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nurul Jadid (STTNJ). Agar kegiatan belajar-mengajar mahasiswa dan dosen tidak mengalami kesulitan, maka asisten laboratorium komputer setiap hari melakukan maintenance. Salah satu metode maintenance yang dilakukan yaitu dengan melakukan pengecekan setiap unit komputer yang tersedia baik software maupun hardware. Proses pengecekan dan monitoring dirasa kurang maksimal karena belum memanfaatkan sistem informasi. sehinga hal ini menyulitkan bagi asisten laboratorium karena asisten hanya berpegangan kepada list data pengecekan yang di tulis di kertas yang rentan hilang dan tercecer. Kesulitan ini juga dirasakan kepala laboratorium ketika meminta semua list pengecekan sebagai bahan monitoring. Maka dibutuhkannya sebuah sistem informasi yang dapat membantu memudahkan asisten laboratorium dalam hal pencatatan list pengecekan dan kepala laboratotium dapat memonitoring status laboratorium ready atau nonready secara realtime dan juga kepala laboratorium dapat mengetahui track record kinerja asisten laboratorium persemester.
SMART SHOPPING : SOLUSI CERDAS PEMENUHAN SMART SHOPPING : SOLUSI CERDAS PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP STUDI KASUS KOTA BONDOWOSO BERBASIS ANDROID Abdullah Faqih; Widjiyanto Widjiyanto; Fuadz Hasyim
SENTIA 2016 Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belanja merupakan pengeluaran sejumlah uang untuk mendapatkan barang yang diharapkan. Tetapi, terkadang yang dikeluarkan tidak setara dengan nilai barang yang dibeli dan tidak sesuai dengan uang yang dimiliki serta tidak dapat membandingkan barang yang sama pada tempat pembelanjaan yan ada. Pada Kota Bondowoso sendiri kerap kali permasalahan tersebut juga sering muncul bukan hanya tentang kalkulasi harga pembelian, namun masyarakat sulit mengetahui pemetaan lokasi pembelanjaan sesuai kebutuhan yang diinginkan dan sesuai dengan kondisi uang yang dimiliki serta kondisi barang yang diharapkan baik dalam jumlah yang banyak atau sedikit. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah membangun sistem pembelanjaan cerdas ( smart shopping ) yang mampu mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup secara efektif dan efesien berbasis android. Dalam sistem ini disediakan banyak fitur yang dapat mempermudah masyarakat diantaranya pemetaan lokasi pembelanjaan sesuai dengan kebutuhan, melakukan kalkulasi pembelian, memperkirakan jarak setiap lokasi pembelanjaan, melakukan perbanding harga barang sejenis serta penunjuk jalan untuk menuju lokasi barang yang ingin dibeli, media sosial shopping serta memberikan teknik promosi yang lebih baik buat penjual.
INTEGRASI LAYANAN HOTSPOT DENGAN DATA AKADEMIK PADA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NURUL JADID Samsul Arifin; Zainal Arifin; Fuadz Hasyim
SENTIA 2016 Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.181 KB)

Abstract

Peningkatan  penggunaan  internet  saat  ini  berdampak  positif  pada  perkembangan  hotspot.  Saat inibanyak orang beralih menggunakan media  pengaksesan internet berbasis wireless ketimbang media wired. Salah satuterobosan media wirelessini adalah pengembangan layanana kses internet berbasis hotspot. Model sistem tersebut juga sudah di terapkan di Sekolah Tinggi Teknologi Nurul Jadid (STTNJ). Pedaftaran layanan hotspo tmasih dirasa kurang maksimal karena proses pendaftaranya membutuhkan waktu yang lama. Hal itu dikarenakan proses validasi data, masalah lain muncul saat Kepala Laboratorium/petugas selaku pemegang akses untuk input data  pendaftar sedang tidak  di  tempat dan pada akhirnya pendaftar menitipkan  data pendaftaran layanan internet kepadaasisten lab yang terkadang data dari pendfatar itu sering hilang. Selain itu, upaya civitas akademik dalam  memenuhi kebutuhan tools sangat sulit yang di sebabkan bandwith internet yang di fasilitasi masih lambat. Dengan adanya sistem yang dibuat, mampu memberikan kemudahan saat pendaftaran user serta layanan hotspot dan kemudahan lain bagi kepala laboratorium dan operator layanan hotspot dalam mengkonfirmasi serta menerima pengaduan terkait layanan internet. Selain itu dalam sistem tersebut memiliki fasilitas request tools perkulihaan yang berbasis praktikum.