Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Respati

ANALISIS METODE SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN JENIS PENYAKIT DALAM DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Hidayat, Herry; Kriestanto, Danny
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 10, No 28 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.405 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v10i28.140

Abstract

ABSTRAKPenyakit dalam memiliki banyak variasi indikasi dan gejala yang muncul hampir sama. Hal ini menyebabkan banyak tenaga medis, atau bahkan masyarakat umum merasa sulit untuk mengenali jenis penyakit apa yang sedang diderita.Aplikasi yang dikembangkan adalah sistem pakar yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam dengan menggunakan metode Certainty Factor. Diagnosa dilakukan dengan menganalisis masukan gejala dengan bentuk pertanyaan tentang apa yang diderita oleh pasien. Aplikasi ini dapat menggunakan tiga macam metode untuk melakukan kepakaran, yakni: wawancara, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Masukan gejala akan diproses dengan menggunakan aturan-aturan tertentu yang mengacu pada pengetahuan pakar atau dokter yang telah disimpan dalam kaidah diagnosa.Hasil dari sistem pakar ini adalah satu penyakit yang mempunyai nilai kepastian terbesar. Nilai faktor kepastian tergantung pada berapa banyak kecocokan antara masukan gejala dan penyakit serta nilai faktor kepastian untuk setiap gejala penyakit. Dari angka-angka yang diperoleh dapat dipastikan bahwa analisis dengan menggunakan metode wawancara mendapat hasil kepastian paling besar jika dibandingkan dengan kedua metode lainnya.Kata kunci: certainty factor, penyakit dalam, sistem pakar.
CLUSTERING ASPEK KOGNITIF MAHASISWA TERHADAP PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI Kriestanto, Danny; Sari, Dini Fakta
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 11, No 31 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.881 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v11i31.119

Abstract

ABSTRAKKemampuan memahami sebuah aplikasi merupakan hal yang wajib dimiliki, khususnya bagi mahasiswa strata satu. Penggunaan teknologi informasi dan aspek kognitif mahasiswa dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan seseorang dalam menyerap informasi baru dari lingkungannya sehingga mencapai tingkat kreativitas yang tinggi.Penelitian ini akan menggali kemampuan mahasiswa strata satu, dalam kasus ini adalah mahasiswa jenjang strata satu pada salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta, untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa tersebut di dalam enam tahapan aspek kognitif yang dicetuskan oleh Bloom. Walaupun tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kluster dengan menggunakan metode K-Means, namun akan juga digunakan metode pohon keputusan sebagai bahan perbandingan.Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat gap yang cukup besar di para mahasiswa dalam hal aspek kognitif.Kata Kunci : Aspek kognitif, data mining, K-Means, Bloom, teknologi informasi, pohon keputusan
Analisis Hasil Uji Algoritma Fisher-Yates pada Aplikasi Simulasi CAT CPNS Azhari Hilmi, Danny Kriestanto,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.96 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v14i3.313

Abstract

Calon pegawai negeri sipil yang akan mengikuti ujian masuk calon pegawai negeri sipil akan dihadapkan dengan banyak pertanyaan ujian. Diperlukan suatu aplikasi yang dapat membantu para calon pegawai negeri sipil dalam mengasah kemampuannya diperlukan sebuah simulasi ujian masuk. Simulasi tersebut haruslah dapat menampilkan pertanyaan-pertanyaan yang dimunculkan secara acak. Dalam proses pengacakan bilangan dengan menggunakan random, kemungkinan munculnya bilangan yang sama dapat terjadi. Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk menampilkan bilangan acak yang tidak berulang adalah algoritma Fisher-Yates. Algoritma Fisher-Yates tidak memungkinkan munculnya nomor indeks soal yang sama pada peserta simulasi yang sama, namun diharapkan dapat memberikan nomor indeks soal yang berbeda pada peserta yang berbeda pula.Adapun hasil penelitian ini membuktikan bahwa kemungkinan munculnya nomor indeks yang sama pada nomor soal yang sama pula bergantung dari banyaknya indeks soal dan banyaknya soal yang dipanggil dari bank soal tersebut. Semakin banyak indeks bank soal dan semakin sedikit jumlah soal yang diambil, semakin kecil pula kemungkinan soal yang berulang.Â