Nurhidayat Nurhidayat
STKIP Taman Siswa Bima

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Skill Bahasa Inggris melalui Kegiatan School Camp di SMA Sederajat Kecamatan Woha Ramli Ramli; Fitri Ningsi; Zuriatin Zuriatin; Nurhidayat Nurhidayat; Fitria Sarnita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v3i1.259

Abstract

Permasalahan pada proses pembelajaran bahasa Ingris bukan hanya dijumpai pada penguasaan bahasa namun juga pada aplokasi dari setiap detail bahasa yang merupakan pengejewantahan dari Bahasa Inggris itu sendiri. hal tersebut dapt dilator belakangi oleh berbagai hal salah satunya adalah kurang maksimalanya evaluasi dan monitoring yang dilakukan oleh pengajar terhadap materi kebahasaan yang telah diajarkan. Karena Bahasa inggris adalah bahasa internasional yang harus diberi perhatian khusus terhadapa pemahaaman dan pengunaaannya, banyak Guru yang hanya menjelaskan penggunaaan namun tidak mengevaluasi pengguanaan dari masing-masing skill tersebut dalam hal aplikatif. Kegiatan Peletihan dan pengembangan skill tersebut akan menjadi langkah yang sangat strategis dalam penguatan skill bahasa inggris yang telah diajarkan didalam ruang kelas, kegiatan-kegiatan Ekstrakurikuler kebahahasaan akan menjadi solusi dari masalah tersebut, peserta didik yang ditatar dan dilatih dalam konsep penggunaan bahasa dalam kondisi yang telah disetting dalm konsep School Camp adalah solusi terbaik yang akan menjadi wadah pengembangan skill kebahasaan yang dimilki oleh peserta didik, Karen apeserta didik akan diarahkan pada realita penggunaan bahasa, mengaktifkan 4 skill bahasa inggris yang dimilki, dan digunakan secara aktif dalam kurun waktu pelaksanaan school camp tersebut, yang akan dihandle oleh para mentor untuk menguatkan skill-skill tersebut. disamping penguatan skill tersebut seluruh peserta didik yang tergabung dalam kegiatan school camp akan dapat memiliki skill yang mereka senangi sehingga proses school camp yang dilakukan akan lebih terarah. pola kegiatan school camp dilakukan secara berkala dalam kurun waktu 1 tahun, dan dilakukan secara berkala ditiap weekend sebagai bentuk evaluasi konsep yang telah ditanamkan oleh pengajar dalam ruang kelas. sehingga materi yang telah ditanamkan tersebut dalam dievaluasi dan ditibdaklajuti oleh para mentor dalm kegiatan school Camp.
Podcast-Enhanced Speaking Learning: A Study of Students’ Perceptions Nurhidayat Nurhidayat
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v7i1.1055

Abstract

This study aims to explore students’ perceptions of podcast-enhanced speaking learning and identify its benefits and challenges in the EFL classroom at STKIP Taman Siswa Bima. The research employed a qualitative descriptive design supported by simple quantitative analysis. The participants were 25 second-semester students of the English Education Study Program. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and semi-structured interviews. Quantitative data were analyzed using percentage calculations, while qualitative data were analyzed through thematic analysis, including data reduction, categorization, and interpretation. The findings revealed that students generally had positive perceptions toward the use of podcasts in speaking learning. Most students agreed that podcasts improved their pronunciation, fluency, confidence, and motivation in speaking English. Podcasts were also considered interesting and flexible learning media because students could access the materials anytime and practice independently. However, some students experienced difficulties in understanding fast speech and unfamiliar vocabulary. Despite these challenges, the study concludes that podcasts are effective tools for enhancing speaking skills by providing authentic language input and creating a more engaging learning environment. Therefore, lecturers are encouraged to integrate podcasts into speaking instruction with appropriate guidance and material selection to maximize learning outcomes
How EFL students make requests in academic settings: Evidence from power and social distance Khusnul Khatimah; Nurhidayat Nurhidayat; Moechammad Noeryoko
BAHASTRA Vol. 46 No. 1 (2026): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the realization of request speech acts produced by English as a Foreign Language (EFL) students in academic contexts by considering variations in power and social distance. Requests constitute face-threatening acts (FTAs); therefore, their realization is strongly influenced by social and relational factors. This study employed a qualitative descriptive design supported by frequency counts and percentage distributions to quantify strategy use across situational configurations. The data were collected through a Discourse Completion Task (DCT) involving 34 undergraduate students from different semesters of the English Education Study Program at STKIP Taman Siswa Bima. The data were analysed based on request strategy classifications and mitigation devices and were interpreted through the framework of politeness theory and learner pragmatics. The findings generally indicate that conventionally indirect strategies tend to predominate in request realizations across configurations of power and social distance, though variation was observed across individual cases. In contexts characterized by asymmetrical power relations, students predominantly tended to avoid direct strategies and employed layered mitigation devices, such as apologies, politeness markers, and grounders. Meanwhile, social distance exerted a relatively consistent influence on the level of directness, as interactions with close interlocutors allowed for the use of more direct strategies. In addition, the qualitative analysis also identified recurrent patterns such as over-politeness, over-directness, and underuse of power. These tendencies are interpreted as possible reflections of local sociocultural norms and potential indications of pragmatic transfer, although pragmatic transfer was not the primary focus of the study.