Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya tinggi di Desa Mandikapau Timur dan dipengaruhi oleh kebiasaan konsumsi garam serta rendahnya pemeriksaan tekanan darah. Tujuan Program “BagantangSi” (Batanam TOGA Gasan Tangkal Hipertensi) dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan, pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), pembagian kalender edukasi, dan pemeriksaan tekanan darah. Metode kegiatan partisipatori aktif melalui diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman warga terkait hipertensi. Pendekatan ini terbukti meningkatkan keterlibatan dan pemahaman masyarakat dalam edukasi kesehatan melibatkan 33 warga dengan pendekatan partisipatori, disertai evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari 56,6 menjadi 87,6 (p < 0,001), dengan seluruh aspek pengetahuan meningkat sebesar 27–34%. Program ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan hipertensi dan pemanfaatan TOGA sebagai upaya pendukung pengendalian tekanan darah. Disarankan agar kegiatan edukasi kesehatan mengenai pencegahan hipertensi dilaksanakan secara berkesinambungan dan terintegrasi dengan program kerja Puskesmas serta pemerintah desa. Keterlibatan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat perlu diperkuat untuk memastikan keberlanjutan perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat.