sarkowi Sarkowi
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hukum Pernikahan Dalam Status Mahasiswa Perspektif Maqasid Al-Syariah di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Miftahul Ulum Lumajang sarkowi Sarkowi
JURNAL HAKAM Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jhi.v6i2.5492

Abstract

Penelitian menaganilis hukum pernikahan mahasiswa melalui perspektif maqasid al-syariah di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Miftahul Ulum Lumajang. Perspektif maqasid al-syariah digunakan karena syari’at pernikahan merukan upaya mewujudkan kemaslahatan manusia, baik dalam kapasitas individu, keluarga ataupun masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan menggunakan sumber data primer dengan teknik observasi partisipan, wawancara yang mendalam, dan focus Grup. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa (a) Dasar penetapan hukum menikah oleh para fuqaha’ ditentukan oleh kondisi dan motivasi pelaku, dalam kasus pernikahan yang dilakukan mahasiswa, maka dalam perspektif maqasid al-syariah diberlakukan  kaidah aulawiyat (prioritas hukum) karena menuntut ilmu dan beribadah menempati posisi yang lebih tinggi secara hirarkis, yaitu hifz al-‘aql dan hifz al-din, yaitu yang wajib harus lebih didahulukan dari pada yang sunnah, (b) Fenomena pernikahan yang dilakukan oleh para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Miftahul Ulum Lumajang pada masa studi dalam perspektif maqasid al-syariah dikarenakan beberapa faktor internal dan eksternal dan didorong oleh satu atau beberapa tujuan (niat atau maqashid) berimplikasi pada mashlahah wajibat atau mashlahah mandubat, atau mashlahah muharramat dan makruhat
ISLAMIC LEADERSHIP, WORK CULTURE, AND EMPLOYEE ENGAGEMENT IN ENHANCING THE INTERNATIONAL REPUTATION OF ISLAMIC HIGHER EDUCATION Sudirman Sudirman; Sutiah Sutiah; Sarkowi Sarkowi; Yuanda Kusuma; Heida Ifkari Safitri; Ida Fitri Anggarini
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 02 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i02.9525

Abstract

This study examines the influence of Islamic leadership and work culture on the international reputation of Islamic higher education institutions, with employee engagement as a mediating variable. Using a descriptive quantitative design and PLS-SEM analysis of 555 respondents from five Indonesian state Islamic universities, findings reveal that leadership and work culture indirectly affect international reputation through employee engagement. These results highlight the strategic importance of fostering ethical leadership, a supportive work culture, and engaged employees to strengthen institutional capacity and global recognition. The findings reveal that although Islamic Leadership and Islamic Work Culture do not exert a direct effect on international reputation status, both variables significantly influence it indirectly through Employee Engagement as a mediator. These results contribute to strengthening employee engagement as a strategic component in enhancing organizational capacity within Islamic educational institutions. The strategies derived from this study underscore the importance of leadership roles, Islamic work culture, and employee engagement in improving and sustaining the global reputation of these institutions.