Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Determinan Efisiensi Perbankan Dengan Data Envelopoment Analysis: Sebuah Kajian Literatur Muhammad Nugraha
Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Keuangan dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.349 KB) | DOI: 10.58890/jkb.v14i1.12

Abstract

Penelitian ini merupakan literature review dari beberapa penelitian terdahulu yang terkait dengan efisiensi perbankan dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Studi yang akan ditelaah dikumpulkan melalui database elektronik melalui google scholar dan research gate. Berdasarkan hasil telaah dari beberapa artikel mengenai efisiensi perbankan melalui metode Data Envelopment Analysis, adalah sebagai berikut Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik antara input (masukan) dan output (hasil antara keuntungan dengan sumber-sumber yang dipergunakan), seperti halnya juga hasil optimal yang dicapai dengan penggunaan sumber yang terbatas. Dengan kata lain hubungan antara apa yang telah diselesaikan (Sutawijaya, 2009). Kemampuan menghasilkan output yang maksimal dengan input yang ada, adalah merupakan kinerja yang diharapkan. Saat pengukuran efisiensi dilakukan bank dihadapkan pada kondisi bagaimana medapatkan tingkat output yang optimal dengan tingkat input yang ada, atau menetukan tingkat input yang minimum dengan pencapaian tingkat output tertentu.
Integrasi Green Accounting dalam Strategi Bisnis: Implikasinya terhadap Kinerja Keuangan dan Tanggung Jawab Lingkungan Perusahaan Muhammad Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5924

Abstract

Integrasi green accounting dalam strategi bisnis semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya tuntutan terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan green accounting memengaruhi kinerja keuangan serta tanggung jawab lingkungan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap artikel ilmiah, laporan keberlanjutan, dan publikasi internasional yang relevan dengan green accounting, kinerja keuangan, dan praktik bisnis berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi green accounting dalam pengambilan keputusan strategis dapat meningkatkan transparansi biaya lingkungan, efisiensi operasional, dan reputasi perusahaan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan jangka panjang. Selain itu, penerapan green accounting mendorong perusahaan untuk lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya alam dan pengurangan dampak lingkungan. Namun demikian, implementasi green accounting masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan standar pengukuran dan kurangnya pemahaman manajerial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan strategi bisnis berkelanjutan serta menjadi referensi bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam mendorong praktik akuntansi yang berorientasi lingkungan.
PELATIHAN OPERATIONAL CONTROL UNTUK BRANCH MANAGER BANK SYARIAH INDONESIA Muhammad Nugraha
Where Theory, Practice, Experience & Talent Meet, TPeT Vol 5 No 1 (2025): TPeT (Theory, Practice, Experience & Talent Meet): Community Service Journal
Publisher : LPPM GICI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58890/tpet.v5i1.453

Abstract

Pelatihan Operational Control bagi Branch Manager Bank Syariah Indonesia merupakan program peningkatan kompetensi yang bertujuan memperkuat kemampuan pengawasan operasional, pengendalian risiko, serta penerapan prinsip syariah di tingkat cabang. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh Branch Manager dari berbagai wilayah. Pelatihan mencakup pemahaman konsep dasar pengendalian operasional, peran manajerial dalam menjaga kepatuhan, identifikasi risiko operasional, studi kasus fraud, serta penyusunan action plan implementasi di cabang. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang tercermin dari perbandingan nilai pre-test dan post-test. Peserta juga aktif berdiskusi dan mampu merumuskan rencana tindak lanjut untuk memperkuat pengawasan operasional di cabang masing-masing. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan, dukungan program lanjutan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri perbankan syariah dalam mengembangkan tata kelola cabang yang efektif, aman, dan sesuai prinsip syariah.
The Influence of Service Quality, Satisfaction, and Trust on Banking Customer Switching Behavior Hanuna Shafariah; Yanti Mayasari Ginting; Muhammad Nugraha
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 6 No. 2 (2026): July - December 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v6i2.8300

Abstract

The competition within the banking industry is intensifying, particularly due to advancements in digital services that prompt customers to consider alternative banks for their transactions. This study investigates the influence of service quality, satisfaction, and trust on customer switching behavior. A purposive sampling method was employed to select respondents aged at least 17 years, who have been customers for a minimum of six months, and have experience using either branch services or digital channels, as well as having contemplated or executed a transaction transfer. Data were collected through a five-point Likert scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression after undergoing a series of validity, reliability, normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests. The analysis yielded an F value of 39.430 with a significance level below 0.001. Individually, service quality had a significant negative impact on switching behavior, with a coefficient of −0.178 and a significance of 0.011. Satisfaction showed a coefficient of −0.307 with a significance level below 0.001, while trust had a coefficient of −0.226 with a significance of 0.002. Standardized beta values confirmed that satisfaction is the strongest predictor, followed by trust and service quality. These findings emphasize that reducing customer switching requires banks to provide accurate, responsive, and secure services that meet customer expectations. Furthermore, transparency in information and the bank's accountability in resolving issues are essential factors. Monitoring transaction frequency, balance transfers, the use of alternative banks, and customer complaints is a strategic approach to detect potential switching before the service relationship begins to weaken.