Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pemberian Biskuit Tepung Ikan Teri (Stolephorus Commersonii) dan Tepung Daun Kelor (Moringaolefera) terhadap Peningkatan Kadar Volume ASI dan Berat Badan Ibu Nifas di Kota Palu Arini Arini; Iin Octaviana Hutagaol
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol10.iss1.238

Abstract

The puerperium or puerperium period is the period after labor is completed up to 6 weeks or 42 days. During the puerperium, the reproductive organs will slowly experience changes as they were before pregnancy. This change in the reproductive organs is called involution. Based on the 2018 Riskesdas data, the process of starting breastfeeding mostly occurs 1-6 hours after birth (35.2%) and <1 hour (early breastfeeding initiation) at 34.5%. Meanwhile, the lowest breastfeeding initiation occurred at 7-23 hours after birth, which was 3.7%. It can be seen that the coverage of exclusive breastfeeding in 2020 decreased by 1.10% compared to coverage in 2019 (57.77%). Almost all Puskesmas in the Palu City area have exclusive breastfeeding coverage >50%, and refer to the 2020 Ministry of Health Strategic Plan target of 40%. This study aims to analyse the influence of biscuits and flour from flour anchovies kelor against the increasing volume of breastfeeding on the parturition.The specific objectives of this study were: 1) making biscuits from anchovy flour and Moringa flour, 2) Determining the serving size of biscuits per serving, 3) Analyzing the effect of giving biscuits from anchovy flour and Moringa flour to increase the volume of breast milk in postpartum mothers. The research design used a quasi-experimental one group pre and post-test. The used the test t pairs, One at the research is mother parturition Palu in some 20 mother parturition .The subject of study is population research which were selected purposively on inclusion and exclusion. This research result indicates that any impact of biscuits flour anchovies (stolephorus commersonii) and flour leaves kelor (moringaolefera) against weight mother parturition ( p 0,006 ) and volume breastfeeding worth (p 0,000 ).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD BANGGAI Siti Salmi Sombili; Wahyu Sulfian; Arini Arini; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.19171

Abstract

Angka harapan hidup yang tinggi pada lansia menyebabkan risiko untuk mengalami berbagai penyakit termasuk hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan upaya pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Poli Penyakit Dalam RSUD Banggai Laut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien lansia dengan hipertensi yang berkunjung ke Poli Penyakit Dalam RSUD Banggai dengan besar sampel sebanyak 48 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan uji alternative Chi Square dengan Contunity Correction yang menunjukkan hasil ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan hipertensi di Poli Penyakit Dalam RSUD dengan nilai p value 0.000 atau <0.05. Artinya, pasien lansia hipertensi dengan pengetahuan yang baik akan meningkatkan perilaku pencegahan kekambuhan hipertensi lebih besar dengan berperilaku positif dalam mencegah kekambuhan hipertensi. Simpulannya adalah ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang Hipertensi terhadap upaya pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Poli Penyakit Dalam RSUD Banggai Laut. Saran bagi perawat dapat meningkatkan perannya sebagai edukator dan care giver dalam meningkatkan pengetahuan pada lansia dengan memberikan informasi mengenai gejala hipertensi, mengetahui faktor yang dapat mengendalikan kekambuhan hipertensi penatalaksanaan hipertensi, serta melakukan pemeriksaan darah secara berkala.
Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 3 Palu Barat Nurul Humaira; Ni Nyoman Elfiyunai; Arini
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.42

Abstract

Dismenore merupakan masalah nyeri haid pada kalangan remaja putri yang masih memiliki prevelensi cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara pada 3 siswi di SMPN 3 palu barat tahun 2023 ada siswi yang mengalami kram menstruasi dan hampir setiap hari datang ke uks unntuk istirahat karena menderita nyeri haid. Adapun dampak jika nyeri haid terjadi dan tidak di tangani, berupa gangguan aktivitas sehari-hari. Penyebab nyeri haid bermacam-macam, bisa karena stress atau keceasan yang berlebihan. Oleh karena itu masalah menstruasi (dismenore) pada remaja harus ditangani sedemikian rupa agar tidak terjadi masalah seperti di atas. Tujuan penelitian ini terananalisisnya pengaruh senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPN 3 palu barat. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimental design dengan one group-pre-post-test design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 321 orang dan sampel oada penelitian ini berjumlah 18 orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil uji analisis univarat Nyeri haid sebelum diberikan senam dismenore sebagian besar remaja putri dengan haid nyeri berat berjumlah 6 orang (33,3%). Nyeri haid setelah diberikan senam dismenore sebagian besar putri haid dengan nyeri ringan berjumlah 10 orang (55,6%). Hasil Uji wilcoxon ditemukan P-value 0,001<0,05. Simpulan terdapat ada Pengaruh Senam Dismenore terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja Putri di SMP Negeri 3 Palu Barat. Saran diharapkan remaja putri dapat melakukan dan mengatasi nyeri dengan melakukan senam dismenore pada saat nyeri haid. Kata Kunci : Senam Dismenore, Nyeri Haid, Remaja.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Dan Kepribadian Dengan Perilaku Seksual Pada Usia Remaja Di SMK Negeri 2 Palu Jessy Stachy Jhoanthy Ganescha; Sringati; Arini
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.83

Abstract

Kesehatan reproduksi pada remaja menjadi salah satu permasalahan isu yang penting karena dapat berdampak pada kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial mereka. Selain itu, kepribadian juga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk perilaku seksual seorang remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan kepribadian dengan perilaku seksual pada usia remaja di SMK Negeri 2 Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 1.126 siswa(i) dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampiling sampel sebanyak 92 siswa(i). Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan reproduksi, kepribadian, dan perilaku seksual. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai pengetahuan reproduksi dan kepribadian p = 0,000 p =<0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan kepribadian dengan perilaku seksual pada usia remaja di SMK Negeri 2 Palu. Saran agar sekolah meningkatkan program pendidikan seksual yang mencakup aspek pengetahuan kesehatan reproduksi, nilai-nilai seksual, dan keterampilan pengambilan keputusan yang sehat.
Pembinaan dan Pengembangan Tim UKS dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Pelajar di SMPN 14 Palu Ratri Astrid; Kristiani Kristiani; Annisa Nur Rahma; Aprilia Marshanda Djelau; Indri Bulumulawa; Arini Arini
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024717

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja menjadi perhatian utama di perkotaan, di mana sekitar 5,2 juta remaja putri mengalami berbagai masalah setelah menstruasi, termasuk pruritus vulvae yang menyebabkan gatal pada organ intim wanita. Kekurangan kesadaran dan pengetahuan tentang kebersihan area genital dapat berdampak negatif pada kesehatan organ reproduksi wanita, menciptakan masalah seperti peningkatan cairan vagina, iritasi vulva, gatal, bau yang tidak sedap, ketidaknyamanan, dan masalah buang air kecil. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pembinaan dan pengembangan Tim UKS untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi pada pelajar di SMPN 14 Palu. Kegiatan ini melibatkan beberapa tahap, termasuk survei lokasi, pengurusan perijinan, penyusunan jadwal kegiatan, dan pelaksanaan penyuluhan dengan materi seperti pernikahan dini, kebersihan vulva, pergaulan bebas, HIV/AIDS, aborsi, cuci tangan, dan penggunaan alat-alat kesehatan. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi terkait tema Kesehatan Reproduksi Remaja, serta evaluasi melalui kuesioner terbuka kepada TIM UKS SMPN 14 Palu. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan kegiatan pelatihan ini, dengan pengetahuan kategori baik mencapai 100%, meningkat dari sebelumnya yang memiliki tingkat baik sebesar 46,7%, cukup 33,3%, dan kurang 20%. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan menciptakan perubahan positif sebelum dan sesudah implementasi.
Implementasi Program Health Education Class (HEC) Dalam Upaya Penanggulangan Masalah Stunting di Desa Maranatha Mutmaina Mutmaina; Arfiah Arfiah; Arini Arini; Sherllia Sofyana; Ita Rizkiyati; Andi Fahira Nur; Bidaniarti Bidaniarti; Siska K. Sinanang
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1333

Abstract

Stunting masih menjadi masalah pada anak yaitu gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya di Kelurahan Desa Maranatha. Dimana penelitian sebelumnya menyatakan bahwa angka stunting di desa Maranatha mencapai 16,6%. Tujuan dari kegiatan ini adalah kami sebagai tim akan menjalankan program dengan melakukan pendekatan melalui Healt Education Class (HEC) yang berjudul “Upaya Penanggulangan Masalah Stunting Di Desa Maranatha” yang akan melibatkan masyarakat terutama ibu-ibu dan remaja. Metode kegiatan ini terdiri dari 4 bagian yaitu survei lokasi, Pendekatan kepada masyarakat, penyuluhan, serta monitoring dan evaluasi . Sejumlah 20 ibu yang memiliki bayi dan balita, Remaja 30-50 siswa/i SMK BK di desa maranata Sulawesi tengah, kabupaten sigi, kecamatan sigi biromaru. Kegiatan ini terbukti efektif dalam upaya penanggulangan masalah stunting. Hal tersebut dapat dilihat dari Presentase salama Pre- test 40% kategori baik, 50% cukup, dan 10% kurang dan terjadi peningkatan pengetahuan selama post-test dengan kategori baik menjadi 100% Pada bayi dan balita. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan yang telah dilakukan oleh kelompok Program Ormawa Membangun Negeri yaitu program Health Education Class (HEC) dalam upaya penaggulangan masalah stunting di Desa Maranatha dapat meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat ibu-ibu atau khususnya remaja menikah usia dini tentang bahayanya stunting, dapat meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya remaja tentang stunting akibat dari pernikahan dini, serta meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.
Pemberian Biskuit Tepung Ikan Teri (Stolephorus Commersonii) dan Tepung Daun Kelor (Moringaolefera) terhadap Peningkatan Kadar Volume ASI dan Berat Badan Ibu Nifas di Kota Palu Arini Arini; Iin Octaviana Hutagaol
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol10.iss1.238

Abstract

The puerperium or puerperium period is the period after labor is completed up to 6 weeks or 42 days. During the puerperium, the reproductive organs will slowly experience changes as they were before pregnancy. This change in the reproductive organs is called involution. Based on the 2018 Riskesdas data, the process of starting breastfeeding mostly occurs 1-6 hours after birth (35.2%) and <1 hour (early breastfeeding initiation) at 34.5%. Meanwhile, the lowest breastfeeding initiation occurred at 7-23 hours after birth, which was 3.7%. It can be seen that the coverage of exclusive breastfeeding in 2020 decreased by 1.10% compared to coverage in 2019 (57.77%). Almost all Puskesmas in the Palu City area have exclusive breastfeeding coverage >50%, and refer to the 2020 Ministry of Health Strategic Plan target of 40%. This study aims to analyse the influence of biscuits and flour from flour anchovies kelor against the increasing volume of breastfeeding on the parturition.The specific objectives of this study were: 1) making biscuits from anchovy flour and Moringa flour, 2) Determining the serving size of biscuits per serving, 3) Analyzing the effect of giving biscuits from anchovy flour and Moringa flour to increase the volume of breast milk in postpartum mothers. The research design used a quasi-experimental one group pre and post-test. The used the test t pairs, One at the research is mother parturition Palu in some 20 mother parturition .The subject of study is population research which were selected purposively on inclusion and exclusion. This research result indicates that any impact of biscuits flour anchovies (stolephorus commersonii) and flour leaves kelor (moringaolefera) against weight mother parturition ( p 0,006 ) and volume breastfeeding worth (p 0,000 ).