Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Metode Tanya Jawab dalam Mengembangkan Kemampuan Berbahasa di RA Al-Azhar Metro Diana; Deni Setiawan; Aguswan Khotibul Umam; Dian Eka Priyantoro; Vina Nazilatul Fadlillah
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.075 KB) | DOI: 10.57251/ped.v2i1.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penggunaan metode tanya jawab dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dini di RA Al-Azhar Metro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu tentang implementasi metode tanya jawab dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dini sudah berkembang sangat baik. Peserta didik sudah mampu dalam berbahasa yang baik dengan menggunakan metode tanya jawab. Peneliti memilih subjek yaitu peserta didik kelompok B pada usia 5-6 tahun yang terdiri dari 21 peserta didik. Kepala Sekolah, 4 Pendidik, dan 4 Orangtua peserta didik. Kemampuan berbahasa melalui metode tanya jawab dengan bantuan alat pendukung seperti media, 18 peserta didik sudah mampu dan berkembang sangat baik, 3 peserta didik berkembang sesuai harapan. Mengimplementasi metode tanya jawab menggunakan bantuan media untuk mempermudah pendidik dalam menyampaikan maksudnya dengan peserta didik. Peserta didik juga mudah memahami pendidik dalam menyampaikan pembelajarannya. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan Berbahasa, Metode Tanya Jawab
PEMENUHAN HAK TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI WEBSITE SITUMBANG.COM DI KELURAHAN MANGUNSARI Reni Pawestuti Ambari Sumanto; Diana; Siti Khotijah; Uci Saputri; Alfina Desia Ramadhani
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1399

Abstract

Setiap anak memiliki potensi dan senantiasa perlu mendapatkan stimulasi dalam proses tumbuh kembangnya, Pemerintah telah memberikan ruang bagi anak untuk mendapatkan hak tumbuh kembang melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Pelaksanaan Posyandu mengalami hambatan selama pandemi berlangsung dan berdampak pada pemantauan tumbuh kembang anak oleh kader dan orang tua. Minimnya jumlah kader, kurangnya partisipasi aktif orang tua dan belum adanya media komunikasi yang efektif merupakan masalah yang dihadapi secara nyata di kelurahan Mangunsari, kota Semarang. Tujuan kegiatan pengabdian adalah adalah melakukan sosialisasi media komunikasi efektif (telehealth) berbasis website yaitu situmbang.com guna pemantauan tumbuh kembang di Posyandu Lestari 2, kelurahan Mangunsari. Metode yang digunakan dalam pengabdian meliputi perancangan website, sosialisasi website dan evaluasi. Pada tahap rancangan website situmbang pada bulan Juni – Juli Tahun 2022, selanjutnya tahap sosialisasi website pada 40 peserta yang terdiri dari kader Posyandu di kelurahan Mangunsari pada Agustus 2022. Terakhir pada tahap evaluasi, kebermanfaatan produk dilakukan dengan memberi instrumen pada seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan 78.6% peserta memberi respon positif untuk mengaplikasikan website dan 82.6% peserta menyatakan website situmbang.com bermanfaat serta sesuai dengan perkembangan zaman. Rekomendasi yang didapatkan berdasarkan sosialisasi website situmbang.com yaitu perlu dukungan pihak terkait agar kader dapat mengaplikasikan website.
PEMENUHAN HAK TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI WEBSITE SITUMBANG.COM DI KELURAHAN MANGUNSARI Reni Pawestuti Ambari Sumanto; Diana; Siti Khotijah; Uci Saputri; Alfina Desia Ramadhani
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1399

Abstract

Setiap anak memiliki potensi dan senantiasa perlu mendapatkan stimulasi dalam proses tumbuh kembangnya, Pemerintah telah memberikan ruang bagi anak untuk mendapatkan hak tumbuh kembang melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Pelaksanaan Posyandu mengalami hambatan selama pandemi berlangsung dan berdampak pada pemantauan tumbuh kembang anak oleh kader dan orang tua. Minimnya jumlah kader, kurangnya partisipasi aktif orang tua dan belum adanya media komunikasi yang efektif merupakan masalah yang dihadapi secara nyata di kelurahan Mangunsari, kota Semarang. Tujuan kegiatan pengabdian adalah adalah melakukan sosialisasi media komunikasi efektif (telehealth) berbasis website yaitu situmbang.com guna pemantauan tumbuh kembang di Posyandu Lestari 2, kelurahan Mangunsari. Metode yang digunakan dalam pengabdian meliputi perancangan website, sosialisasi website dan evaluasi. Pada tahap rancangan website situmbang pada bulan Juni – Juli Tahun 2022, selanjutnya tahap sosialisasi website pada 40 peserta yang terdiri dari kader Posyandu di kelurahan Mangunsari pada Agustus 2022. Terakhir pada tahap evaluasi, kebermanfaatan produk dilakukan dengan memberi instrumen pada seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan 78.6% peserta memberi respon positif untuk mengaplikasikan website dan 82.6% peserta menyatakan website situmbang.com bermanfaat serta sesuai dengan perkembangan zaman. Rekomendasi yang didapatkan berdasarkan sosialisasi website situmbang.com yaitu perlu dukungan pihak terkait agar kader dapat mengaplikasikan website.
Implementasi Aktivitas Sensorimotor dalam Menstimulasi Pengembangan Gerak Dasar Anak Usia 4-5 Tahun Marsha Aulia Sastiana; Diana
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/golden_age.v9i1.7439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi aktivitas sensorimotor dalam menstimulasi pengembangan gerak dasar anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Kabupaten Semarang. Aktivitas sensorimotor merupakan kegiatan yang menggabungkan koordinasi sensorik dan motorik yang penting dalam perkembangan fisik dan kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi – terstruktur dengan empat guru kelas dan kepala sekolah, serta observasi partisipatif terhadap dua belas anak kelompok A usia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas sensorimotor yang diimplementasikan oleh guru mampu merangsang pengembangan keterampilan gerak dasar anak, mencakup aspek lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif. Studi ini memberikan kontribusi pada praktik pembelajaran PAUD dengan menekankan pentingnya integrasi stimulasi sensorik dan motorik dalam pengembangan gerak dasar anak usia dini.
Teachers' Readiness in Early Childhood Inclusion Education Reviewed from the Difference in Efficacy Values and Teachers' Teaching Experience Isma Nasikhatin Nafiah; Diana; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.11198

Abstract

The purpose of this study was to determine the readiness of teachers in inclusive education for early childhood in terms of differences in teacher efficacy values and teaching experience. This study uses a quantitative approach with a correlational design. The population in this study is 30 PAUD teachers in Semarang City. Data collection techniques using questionnaires. The statistical analysis process was carried out using the IBM Statistical Program for Social Science (SPSS) for windows version 26 computer program. The results of the study indicate that the level of teacher efficacy plays an important role in determining their readiness to implement inclusive education in PAUD in Semarang City. The novelty of this study lies in the focus of research on the readiness of early childhood teachers by considering differences in their efficacy and experience values. This can provide a deeper understanding of how early childhood educators face challenges in the environment.
Model Ilmu Perilaku dalam Pendidikan: Analisis Pemodelan Persamaan Struktural (SEM) tentang Kecerdasan Emosional, Iklim Sekolah, dan Disiplin Guru pada Anak Usia Dini Wiwik Setyowati; Joko Sutarto; Diana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.12711

Abstract

This study addresses the problem of low teacher discipline in early childhood education (ECE), which is influenced by various psychological and organizational factors. The research aimed to analyze the relationships among emotional intelligence, school climate, work motivation, and teacher discipline. A mixed-methods approach was used involving 100 ECE teachers in Semarang City selected through purposive sampling. Quantitative data were obtained through standardized questionnaires and analyzed using structural equation modeling (SEM), while qualitative data were collected through semi-structured interviews with teachers and principals. SEM analysis showed a good model fit (χ²/df = 1.89; CFI = 0.95; TLI = 0.94; RMSEA = 0.052). Emotional intelligence significantly affected work motivation (β = 0.41, p < 0.001) and teacher discipline (β = 0.34, p = 0.001). School climate also significantly influenced work motivation (β = 0.38, p < 0.001) and discipline (β = 0.29, p = 0.003). Work motivation had a positive effect on teacher discipline (β = 0.30, p = 0.001) and partially mediated the effects of emotional intelligence and school climate. The study concludes that strengthening emotional intelligence, building a supportive school climate, and enhancing work motivation are essential strategies to improve teacher discipline in ECE settings.