Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Paradigma Kewirausahaan Berbasis Crisis Management Pada Usaha Kuliner Menghadapi Pandemi Corona Iwan Kusmayadi; Djoko Suprayetno; Lalu Edy Herman Mulyono; Muhammad Ahyar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3287

Abstract

Sebagai salah satu ikon kuliner di NTB, Usaha nasi Sukaraja telah mengalami perkembangan selama beberapa puluh tahun. Namun, ditengah situasi pandemic virus korona (COVID-19) menjadi permasalahan yang serius dan dan ujian sulit untuk mempertahankan keberlangsungan usahanya. Kekhawatiran atau kepanikan masyarakat terhadap bahaya penularan virus serta penyesuaian tatanan kehidupan baru (new normal) juga menjadi fenomena ditengah situasi pandemic ini. Kewajiban melakukan pembatasan sosial dan fisik, membuat para konsumen tidak dapat leluasa berkunjung ke warung. Beberapa konsumen cenderung lebih memilih melakukan stock-up mengkonsumsi makanan instant atau beralih pada masakan rumahan yang diolah sendiri. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, maka solusi yang ditawarkan dengan membekali pelaku usaha kuliner melaui edukasi dan training melalui penerapan paradigma kewirausahaan yang berbasis manajemen krisis. Kemanfaatan nyata setelah kegiatan pembekalan ini adalah terwujudnya pelaku usaha kuliner yang kreatif dan inovatif untuk mengembangkan business skills untuk mendukung kapabilitas dan kompetensi usaha di masa pandemic. Dengan mengintroduksi business strategy models yang efektif melalui inovasi konsep bisnis seperti delivery project concept, product innovation, serta marketing strategy.
A New Study Method Protection Safety Equipment Overload Electronic Device Ahmad Aqil Munawa; Muhammad Ahyar; Tigor Maruli Tua Nasution; Alwi Risky; Rahman Aulia; Solly Aryza
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 03 (2024): Education and Sosial science, June - August 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The relay safety device on the prepaid Kwh meter functions as a power limiting protection system to prevent damage to the prepaid Kwh meter relay caused by power consumption exceeding the registered power. Where in this study describes the device to be designed, the code security method automatically cuts off the electric current if the power used exceeds the registered power so that this method can reduce damage to the Kwh relay for customers. The results of testing the designed tool show a difference in the percentage of calculations. For the iron, the percentage of error in the calculation results is 1.99%, while for testing the water heater, the percentage of error is 0.53% due to the lack of sensitivity of the PZEM-004T sensor in reading the load used. The voltage measured at the output of the designed tool reaches 205 V. The test measurement of the tool designed based on SNSU PK.P-02:2020 - National Tolerance Standardization Agency shows an error in measuring digital measuring instruments, namely ±5%. If it exceeds the specified rules, the results cannot be used or referred to because they are not appropriate.
PELAKOR AND YOUNG WIVES FROM A GENDER, LEGAL AND CULTURAL PERSPECTIVE: POWER DYNAMICS AND SOCIAL RELATIONS IN INDONESIAN HOUSEHOLDS HALIMAH TUSAADIAH; MUHAMMAD AHYAR; MURDAN
LOIS: Jurnal Hukum dan Humaniora Vol 1 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Aksara Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of homewreckers (pelakor) and young wives is a significant social issue in Indonesian domestic life. The term pelakor has emerged as a popular label reflecting emotional conflicts and power relations within the institution of marriage. Meanwhile, the presence of young wives, legitimized through polygamy, raises complex legal, social, and psychological problems. This article examines the phenomenon from gender, legal, and cultural perspectives, using feminism, Islamic family law, and popular culture as theoretical frameworks. Employing a qualitative literature-based method, the study reveals that the phenomenon of pelakor and young wives cannot be understood merely as personal conflicts but is deeply rooted in patriarchal structures, the legal legitimacy of polygamy, and cultural constructs that reproduce stigma. This research recommends reconstructing gender justice discourse, reformulating family law policies, and shifting social paradigms toward more equitable domestic relations.
Pola Perilaku Konsumtif Mahasiswa Terhadap Penggunaan Aplikasi Belanja Online Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam Layla Novitasari; Nurti Budiyanti; Hayatin Nufus; Muhammad Ahyar; Putri Wulandari
TAFAQQUH Vol. 8 No. 1 (2023): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/9q5n1002

Abstract

This research is motivated by the existence of excessive consumptive behavior by students whose goal is only for self-satisfaction. The purpose of this study is to analyze how opinions regarding the consumer behavior of students using Online shopping applications are seen from an Islamic economic perspective. This study used a descriptive qualitative method. Data collected using data collection techniques, by means of literature studies. Data collected using data collection techniques, by means of literature studies. Judging from the data from the Central Statistics Agency (BPS), smartphone use in Indonesia grew significantly in 2019 by 89.09%, this value was greater than in 2015. From the latest data by sirclo, after the pandemic, in 2021, according to published data there are 88% of internet users who buy products Online in Indonesia. 47.4% of respondents set aside less than IDR 100,000, 50.9% of respondents set aside around IDR 100,000 - IDR 500,000 and the most consumptive 1.8% of respondents set aside IDR 600,000 - IDR 1000,000. It It can be concluded that the level of consumerism in Indonesia is quite high, judging from the data that has been studied.
Latar Belakang Historis Kemunculan Syiah dan Dinamika Awal Perkembangannya dalam Sejarah Islam Mubarok, Khusni; Muhammad Ahyar; Muhammad Syukron
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji latar belakang historis kemunculan Syiah dan dinamika awal perkembangannya dalam konteks sejarah Islam yang lebih luas. Pembentukan pemikiran Syiah berkaitan erat dengan perselisihan politik pasca wafatnya Nabi Muhammad pada tahun 632 M, khususnya yang berkaitan dengan persoalan suksesi kepemimpinan dan konsep imamah. Pada awalnya, Syiah muncul sebagai bentuk dukungan politik terhadap Ali bin Abi Thalib, kemudian secara bertahap berkembang menjadi sebuah tradisi teologis dan sosial-keagamaan yang khas dengan doktrin, sistem hukum, dan karakter komunitas yang spesifik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan menganalisis sumber-sumber sejarah klasik, karya ilmiah kontemporer, serta artikel jurnal akademik untuk menelusuri transformasi Syiah dari sebuah gerakan politik menjadi mazhab keagamaan yang terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik politik awal, proses institusionalisasi otoritas keagamaan, serta pengalaman marginalisasi sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penguatan identitas dan teologi Syiah. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah tidak semata-mata berakar pada aspek teologis, melainkan sangat dipengaruhi oleh konteks historis, politik, dan sosial. Seiring berjalannya waktu, perbedaan-perbedaan tersebut mengkristal menjadi distingsi doktrinal yang bertahan lama dan terus memengaruhi masyarakat Muslim di berbagai belahan dunia. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian sejarah Islam dengan menawarkan perspektif integratif yang menghubungkan perkembangan politik awal dengan konsekuensi teologis dan sosial jangka panjang. Pemahaman atas dinamika ini penting untuk memperkaya diskursus akademik, mendorong dialog antarmazhab, serta meningkatkan kesadaran kritis terhadap sejarah intelektual Islam dalam konteks pendidikan kontemporer.