Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENYULUHAN PRAKTEK CARA PEMBUATAN RAMUAN HERBAL UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH DI ERA PANDEMI Irne Wida Desiyanti; Meinita Wulansari; Amir Fathah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.224

Abstract

Sejak ditemukannya, virus Corona menyebar dengan sangat cepat di seluruh dunia. Hingga 26 April 2020, sebanyak 2.804.796 jiwa penduduk dunia terkonfirmasi telah terpapar virus Corona, dan sebanyak 193.170 jiwa diantaranya mengalami kematian (WHO, 2020). Di Indonesia sendiri hingga 21 Maret 2022, tercatat 5.96.182 jiwa terkonfirmasi terpapar virus corona dan 153.892 jiwa diantaranya meninggal dunia (Kemenkes RI, 2022). Di Sulawesi Utara tepatnya di Kota Bitung, hingga 21 Maret 2022, tercatat sebanyak 4.497 jiwa yang terkonfirmasi terpapar virus corona dan 69 jiwa lainnya meninggal dunia. Sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat Kelurahan Pateten 2 Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, yang dilaksanakan pada Jum'at 25 Maret 2022. Narasumber dalam kegiatan ini adalah dosen S1 Kebidanan dan Farmasi. Tahapan yang dilakukan terdiri dari tahap persiapan dengan melakukan survey tempat, selanjutnya analisis masalah serta penetapan masalah. Evaluasi diperoleh dengan melakukan analisis terhadap hasil pre-test dan post-test. Hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait cara pembuatan ramuan herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Peserta juga dapat mempraktekkan secara mandiri cara pembuatan ramuan herbal peningkat imunitas tubuh. Melihat keantusiasan dan manfaat yang diperoleh peserta, oleh karena itu penyuluhan ini dapat di tindak lanjuti ke kelurahan-kelurahan lainnya dan bekerja sama dengan dinas Kesehatan setempat untuk memperhatikan Kesehatan warga dengan memberdayakan warga setempat untuk memanfaatkan tanaman herbal yang ada dilingkugan sekitar untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Pengetahuan Remaja Mengenai Intervensi Non Farmakologis Untuk Mengatasi Flour Albus di SMA Negeri 2 Kota Bitung Risna Ayu Rahmadani; Meinita Wulansari; Lisa Ardiningtyas; Endang Puji Ati; Sri Atikah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13443

Abstract

Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi seperti keputihan. Keputihan yang tidak diatasi dengan segera dapat mengakibatkan gangguan fungsi organ reproduksi seperti infertilitas, kehamilan ektopik, bahkan kanker serviks. Beberapa intervensi untuk mengatasi keputihan bisa dilakukan dirumah dengan menggunakan bahan alam yang mudah diperoleh. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan remaja mengenai intervensi non farmakologis untuk mengatasi flour albus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 62 siswi yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Siswi yang menjadi sampel penelitian adalah yang bersedia menjadi responden dan  telah mengalami menstruasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Data kemudian diolah dan di interpretasikan dalam bentuk table distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja belum mengetahui mengenai intervensi non farmakologis untuk mengatasi keputihan yaitu 49 orang (79%). Belum banyak sosialisasi mengenai intervensi non farmakologis, maka dari itu penting untuk dilakukan edukasi melalui beberapa media untuk meningkatkan pengetahuan remaja dalam mengatasi keputihan.    
Pengembangan Aplikasi Pekke Madising berbasis Andorid Sebagai Media Edukasi Ibu Balita Meinita Wulansari; Ramlah Milawati Ramli; Risna Ayu Rahmadani; Mika Sugarni; Rasmar Yanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.902 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi asuhan tumbuh kembang balita berbasis android yang dapat dijadikan sebagai media edukasi oleh ibu balita sebagai penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode Reaserch and Development (R&D) dengan memodifikasi desain penelitian model ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Tahapan penelitian ini yaitu analisis produk, desain produk, pengembangan produk, implementasi produk, dan terakhir dilakukan evaluasi sehingga menghasilkan suatu produk baru. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pangolombian kota Tomohon dengan jumlah 35 responden. Validasi produk dilakukan oleh para ahli yang terdiri dari ahli media dan ahli materi. Hasil validasi masing ahli mencapai 92,14% dengan kategori sangat layak oleh ahli materi, dan 90,91% dengan kategori sangat layak oleh ahli media. Hasil uji coba satu-satu, kelompok kecil dan kelompok besar masing masing memperoleh nilai 83,5% dengan kategori layak, 83,3% dengan kategori layak dan 84,5% dengan kategori layak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Pekke Madising (Asuhan tumbuh Kembang balita) berbasis android valid dan layak dijadikan media edukasi asuhan tumbuh kembang balita.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Terhadap Kesiapan Menghadapi Menopause Pada Ibu Premenopause Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Sonder Sri Atikah; Meinita Wulansari
Jurnal Anestesi Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v1i3.432

Abstract

Menopause causes significant psychological symptoms in women due to the occurrence of physical and physiological changes as a result of decreased and ceased estrogen hormone production. The preliminary study results in the Sonder Primary Health Care Center area show that a significant portion of premenopausal mothers aged 45-50 years do not comprehend and lack understanding on how to cope with menopause. Additionally, there are concerns among these mothers regarding sexual issues after entering menopause.To determine the effectiveness of health education in preparing premenopausal mothers to face menopause in the working area of Puskesmas Sonder.This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The population consisted of 15 premenopausal women in the working area of Puskesmas Sonder, selected using simple random sampling. Data analysis involved univariate and bivariate analysis using Wilcoxon.Before health education, the majority of premenopausal mothers were categorized as unprepared to face menopause (53.3%). After receiving health education, a significant number of respondents were categorized as prepared to face menopause (80.0%). The effectiveness of health education in preparing premenopausal mothers to face menopause in the working area of Puskesmas Sonder was statistically significant (0.025 < 0.05).
Herbal Plant Anti-Anaemic to Increase Haemoglobin for Pregnant Woman : Descriptive Survey Risna Ayu Rahmadani; Anggun Sasmita; Meinita Wulansari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6079

Abstract

Tanaman herbal telah menjadi sumber pengobatan di beberapa negara berkembang. Anemia pada ibu hamil masih beum teratasi. Dampak yang dapat terjadi pada ibu hamil dengan anemia adalah abortus, BBLR, kelahiran premature, dan bahkan kematian. Besarnya dampak yang terjadi pada ibu dengan anemia memerlukan perhatian untuk diberi intervensi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan survey bagaimana ibu hamil memanfaatkan tanaman herbal untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif dengan 33 sampel yang diperoleh menggunakan simple random sampling dan mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai perbandingan efektifitas dari tanaman herbal anti anemia untuk meningkatkan kadar hemoglobin.
Mental Health Management Strategies in Pregnant Women and The Impact on Infant Health Meinita Wulansari; Dina Carolina Hapsari; Ramlah Milawati Ramli; Sulastry Pakpahan
Oshada Vol. 1 No. 5 (2024): Oshada Journal - October
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/gtbgev86

Abstract

The first stage of labor often takes a long time and causes discomfort for the mother, so methods are needed to accelerate it. This study aims to evaluate the effectiveness of microcontroller-based nipple stimulation in accelerating the labor process by stimulating the release of the hormone oxytocin which increases uterine contractions and accelerates cervical opening. Microcontroller technology is used to ensure the stimulation is done automatically and measured according to the mother's physiological needs. This study involved two groups, namely the group that received stimulation and the control group that did not receive stimulation. There are shortcomings in studies examining the effectiveness of interventions implemented at the organisational level in reducing stigma and improving mental health support. A variety of strategies can be used to address stigma, including proper education, awareness campaigns, and training for managers and employees on the importance of mental health. The development of inclusive policies and the provision of easy and non-discriminatory access to mental health services are essential. Consistent managerial support also plays a key role in creating a supportive work environment. Creating a positive and inclusive organizational culture will help companies improve employee mental health and well-being, while also increasing workforce productivity and retention. Reducing stigma and increasing support can create a healthier work environment, which ultimately supports individual development and the long-term success of the company.
Efektivitas Ekstrak Daun Gedi Terhadap Bakteri Penyebab Keputihan Secara In Vitro Risna Ayu Rahmadanu; Lisa Ardiningtyas; Anggun Sasmita; Meinita Wulansari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.35132

Abstract

Pathological leukorrhea is a reproductive health issue in women caused by fungal infections, one of which is Candida albicans. If it persists, it can affect the fertility function of the reproductive organs, particularly the fallopian tubes. Green Gedi leaves (Abelmoschus manihot L.) are a food plant that contains certain chemical compounds, including steroids, flavonoids, and tannins, which have antifungal effects. This research aims the effectiveness of Gedi leaf extract in inhibiting the growth of Candida albicans. This study employed the diffusion method (direct sensitivity), using extraction through maceration with 96% ethanol and evaporating it using a rotary evaporator at a temperature of 50-60°C. Subsequently, the activity of the Gedi leaf extract against C. albicans was tested, and incubated for 3x24 hours to observe the inhibition zones. The results show there was no inhibitory effect of the Gedi leaf ethanol extract against C. albicans compared to the inhibition zone of the positive control ketoconazole against Candida albicans. Factors affecting the absence of inhibition by the Gedi leaf ethanol extract include the temperature of the growing environment for Gedi leaves, which influences the production of secondary metabolites, and virulence factors of C. albicans pathogenesis. Keywords: greed gedi leaves, Candida Albicans Fungus, Leukorrhea, Reproduction.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Desa Tombatu Satu Minahasa Tenggara Serly Lengkong; Irne Wida Desianti; Meinita Wulansari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.40774

Abstract

Data UPTD Puskesmas Tombatu ibu yang menggunakan kontrasepsi IUD di desa Tombatu Satu tahun 2018 sebanyak 7,02 %, tahun 2019 sebanyak 5,86 %,tahun 2020 4,5 %, tahun 2021 sebanyak 4,2 %, tahun 2022 sebanyak 3,10 %. Dapat di lihat bahwa presentase ibu yang menggunakan kontrasepsi IUD di desa Tombatu Satu mengalami penurunan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu PUS terhadap penggunaan kontrasepsi IUD di Desa Tombatu Satu. Desain Penelitian yang digunakan peneliti adalah desain penelitian deskriptif korelasi. Pendekatan cross-sectional dalam penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara variabel-variabel yang diteliti pada saat yang sama. Nilai α adalah 0.385 yang berarti bahwa pegetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan IUD. Setelah dilakukan pengujian menggunakan uji chi-square diketahui bahwa nilai α = 0.296, yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang significan antara sikap ibu terhadap penggunaan IUD. Pengetahuan berperan penting dalam penggunaan IUD, pengetahuan yang tidak memadai membuat responden tidak memilih untuk menggunakan IUD. Sikap responden dalam menggunakan IUD dipengaruhi oleh pengetahuan. Sehingga semakin responden memahami penggunaan IUD maka responden akan semakin tertarik untuk menggunakan kontrasepsi IUD.
Efektivitas Aromaterapi Lemon Suanggi terhadap Gejala Obstructive Sleep Apnea untuk Mencegah Penyulit Persalinan Kala I Sri Atikah; Hindun Rahim; Febrianika Ayu Kusumaningtyas; Meinita Wulansari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53430

Abstract

Sleep-disordered breathing, particularly Obstructive Sleep Apnea (OSA), often goes undetected during pregnancy, especially in the third trimester. This condition may increase the risk of preeclampsia, prolonged labor, and fetal growth restriction due to reduced oxygen levels. This study aimed to evaluate the effectiveness of lemon suanggi (Citrus lemon L.) aromatherapy as a complementary therapy in reducing OSA symptoms among third-trimester pregnant women. The study employed a quasi-experimental design with a One Group Pre-test Post-test Design. Respondents were third-trimester pregnant women selected based on inclusion and exclusion criteria. Before the intervention, a pre-test was conducted to assess OSA symptoms using the STOP-BANG questionnaire and Epworth Sleepiness Scale (ESS), along with measurements of respiratory rate and blood pressure. The intervention involved lemon suanggi aromatherapy administered through inhalation using an electric diffuser. The essential oil, distilled from lemon peel, was verified as safe for pregnant women. Aromatherapy was administered with 3–5 drops in 100 ml of water for 30 minutes before bedtime each day for one week. Post-test measurements were conducted using the same instruments, and observations were made on labor complications during the first stage, such as the duration of the latent and active phases. Results showed a decrease in STOP-BANG and ESS scores after the intervention, along with improved sleep quality, lower respiratory rate and blood pressure, and reduced daytime sleepiness. These effects are likely attributed to active compounds such as limonene, β-pinene, and citral, which act on GABA<sub>A</sub> receptors to induce relaxation. Overall, lemon suanggi aromatherapy proved safe and effective in reducing OSA symptoms and improving sleep quality among third-trimester pregnant women. This finding highlights the potential of local natural products to support maternal health and aligns with the national development of herbal-based therapies.