Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identitas Diri Perempuan Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami: Kajian Ginokritik serta Implikasi Pendidikan Karakter Rina Wulandari; Amril Amir
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v6i1.644

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of subordination from male authors towards women. Male authors only describe women's self-identity based on their point of view, while female authors can reveal everything based on their experiences. This research aims to describe the forms of women's self-identity in their appearance in the novel “Bilangan Fu” by Ayu Utami in gynocritical studies and is associated with its implications in character education. Data collection techniques are carried out using documentation techniques, reading, understanding, and classifying the entire novel that supports gynocritical analysis and character education values. Based on the findings and analysis in the novel “Bilangan Fu” by Ayu Utami regarding the forms of women's self-identity in their appearance. Body appearance has implications for the value of tolerance character education; patriarchal resistance has implications for democratic character education values; gender protests have implications for the value of attitude and behavior character education; and sexuality has implications for the value of honesty character education.
Peningkatan Sains Anak Usia Dini Melalui Pembuatan Tempe Di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto Rina Wulandari; Serli Marlina
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/68k27z24

Abstract

Kemampuan sains anak usia dini di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto masih rendah, ditandai dengan kurangnya keterampilan mengamati, mengekspresikan rasa ingin tahu, dan menceritakan hasil pengamatan. Pembelajaran sains yang dilaksanakan cenderung bersifat verbal dan kurang memberikan pengalaman langsung kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan sains anak usia dini melalui kegiatan pembuatan tempe di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto”.  Penelitian menggunakan desain “Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan anekdot, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan sains anak yang dikembangkan berdasarkan indikator Permendikbud No. 137 Tahun 2014”. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase ketercapaian indikator. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan sains anak dari kondisi awal hingga siklus II. Pada kondisi awal, 70% anak berada pada kategori belum berkembang. Pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 60% anak mulai berkembang dan 13% berkembang sesuai harapan. Pada siklus II, 80% anak berkembang sesuai harapan dan 20% berkembang sangat baik. Kegiatan pembuatan tempe memberikan pengalaman langsung yang memungkinkan anak mengamati, bertanya, dan memahami proses perubahan bahan secara konkret. Pembelajaran sains melalui kegiatan pembuatan tempe terbukti efektif meningkatkan kemampuan sains anak usia dini, khususnya dalam kemampuan mengamati, mengekspresikan rasa ingin tahu, dan mengomunikasikan hasil pengamatan. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman langsung dan pemanfaatan kegiatan kehidupan sehari-hari sebagai media pembelajaran sains di PAUD.