Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DINAMIKA PENDIDIKAN DI PESANTREN Busahdiar, Busahdiar
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 27, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.007 KB) | DOI: 10.24853/ma.27.2.%p

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia (indigenous). Keberadaannya sudah berlangsung lama bahkan dicap sebagai lembaga pendidikan Islam kuno/tradisional. Lembaga ini telah menghasilkan ribuan bahkan jutaan alumni/santri yang tersebar di seluruh pelosok tanah air bahkan dari berbagai manca negara. Dalam perkembangannya pesantren ini telah mengalami pasang surut pembaharuan dalam berbagai sektor mulai dari segi manajemen, kurikulum dan sebagainya. Tipe pesantern seperti ini dikenal dengan pesantren modern. Sedangkan pesantren yang masih mempertahankan sistem pendidikannya dikenal dengan pesantren salafi. Saat ini pesantren semakin banyak diminati oleh orang tua karena pesantren sudah berani menawarkan kurikulum ganda yaitu kurikulum dari pemerintah (kemenag dan kemendikbud) dan kurikulum dari pesantren sendiri. Sehingga, out put dari pesantren selain cakap dalam bidang agama juga terampil dalam bidang keilmuan lainnya (sains). Di samping itu, setidaknya generasi yang terlahir dari rahim pesantren memiliki karakter tinggi atau nilai-nilai budi pekerti yang luhur. Misalnya; sopan, santun, taat pada orang tua dan guru, mandiri, kesetiakawanan, ikhlas, tawadhu’, sederhana, egaliter, dan bisa bekerja sama dengan semua pihak. Nilai-nilai pendidikan tersebut agak sulit didapat dari sekolah atau lembaga pendidikan formal.
OPTIMALISASI DESA BINAAN PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD): STUDI PEMBELAJARAN PRODI PAI DI PAMULANG (SAUNG JINGGA) Siti Shofiyah; Ummah Karimah; Busahdiar Busahdiar; Farihen Farihen
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i2.41795

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh tim dari Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)  dan merupakan awal dari tujuan berdirinya sebuah lembaga pendidikan anak usia dini di daerah desa binaan Saung Jingga. Mitra ini kegiatan adalah Desa Saung Jingga yang terletak di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Tujuan dari kegiatan ini ada dua, pertama untuk mengoptimalkan desa binaan melalui program pendidikan anak usia dini dan potensi anak-anak yang berada di desa binaan dan kedua untuk mengoptimalkan rencana pembukaan lembaga pendidikan anak usia dini  untuk anak-anak sekitar desa tersebut. Untuk mendukung pencapaian tersebut tujuan tersebut di atas, ada beberapa kegiatan yang dilakukan serta rekomendasi yang diberikan kepada mitra yaitu (1) memberikan pengarahan terkaitnya pentingnya orang tua memberikan pendidikan anak-anak sejak dini (2) pengadaan program pendidikan anak usia dini dengan melalui pemberian pendidikan agama Islam (3) pengadaan majlis taklim buat para ibu yang melaksanakan pembelajaran di Saung Jingga Diharapkan pengabdian masyarakat ini keterlibatan dapat berkontribusi pada pencapaian harapan mitra, sehingga mengembangkan potensi anak-anak yang berada di desa binaan dan meningkatkan kesejahteraan spiritual masyarakat desa binaan. Selain itu, juga sejalan dengan visi misi Prodi PAI Universitas Muhammadiyah Jakarta yaitu  melakukan penelitian dalam bidang PAI berbasis IPTEK yang temuannya digunakan untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran serta pengembangan keilmuan bidang PAI. Dan Melakukan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui penerapan IPTEK dalam bidang PAI. Program berikutnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat harus diarahkan pada tahap implementasi serta optimalisasi kepada perangkat desa dan masyarakat selama ini proses implementasi.
METODE PEMBINAAN KEAGAMAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI PADA ANAK BINAAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS II JAKARTA Anisa Anggraeni; Busahdiar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12223

Abstract

This study is motivated by the importance of religious guidance in shaping adoles-cents’ character, particularly for fostered children at the Special Development Insti-tution for Children (LPKA) Class II Jakarta. The limited environment within the insti-tution often creates psychological pressures such as stress, boredom, and low self-esteem. Therefore, religious guidance is needed to instill Islamic values, improve behavior, and develop Islamic character so that fostered children are better pre-pared to return to society. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation related to the imple-mentation of religious guidance activities at LPKA Class II Jakarta. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation techniques. The results show that religious guidance is implemented through congregational prayers, Qur’an recitation, religious studies, and lectures using dialogic approaches, role modeling, habituation, and worship practices. These programs positively influ-ence behavioral changes among fostered children, including increased religious awareness, discipline, and motivation to improve themselves.
IMPLEMENTASI REWARD STAMP DALAM MENUMBUHKAN SEMANGAT SANTRI PADA HAFALAN JUZ ‘AMMA DI TPQ AL – WALAD CIPONDOH KOTA TANGERANG Putri Aulia Rahman; Busahdiar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12323

Abstract

The research problem in this study lies in the low level of enthusiasm among early-age students in memorizing Juz ‘Amma. This condition is indicated by the inconsistency of memorization, the tendency to lose focus during the recitation submission process, and the lack of enthusiasm in adding new memorization. These conditions require a learning strategy that can foster students’ learning enthusiasm. Therefore, this study aims to analyze the types of reward stamps, their impacts, as well as the challenges and obstacles in their implementation in fostering students’ enthusiasm in memorizing Juz ‘Amma at Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AL - WALAD Cipondoh, Tangerang City. This research employs a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and document studies. The data analysis in this study used an interactive model which includes the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The validity of the data was tested through credibility methods, particularly by applying a triangulation approach. The results of the study show that the type of reward stamp implemented at Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AL - WALAD Cipondoh is in the form of tiered star stamps used as an appreciation for students’ efforts and processes in memorizing Juz ‘Amma. The provision of reward stamps has a positive impact on fostering students’ enthusiasm, as reflected in increased enthusiasm, self-confidence, activeness, and courage in submitting their memorization. However, its implementation also faces several challenges, such as differences in students’ abilities, limited time, students’ emotional conditions, and student absenteeism. These challenges are addressed by teachers through individual approaches, positive reinforcement, and the gradual and fair management of reward stamps.
Bonding, Bridging, and Linking Social Capital in the Construction of Religious Moderation: A Case Study an Indonesian Islamic University Adlan Fauzi Lubis; Busahdiar Busahdiar; Siti Hawa Lubis; Nafik Muthohirin; Dinil Abrar Sulthani; Hardipa Iman Syahputra
Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): July-December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/progresiva.v14i02.42540

Abstract

This study aims to analyze the perspectives on social capital in fostering religious moderation among students, particularly in the Faculty of Islamic Studies at Muhammadiyah University of Jakarta. This study employs a qualitative, descriptive-analytical approach with a case study method, involving 12 students from the Islamic Religious Education Study Program in semesters 2–6 as research subjects, selected through purposive sampling. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and review of supporting documents, both primary and secondary. The results of the study indicate that social capital has a significant role in internalizing the values of moderation among various students. Students who have extensive social networks, mutual trust, and active involvement in student organizations tend to exhibit a more open, inclusive, and tolerant attitude towards religion. Factors that influence the formation of students’ social capital include: (1) the multicultural social environment of the campus, (2) involvement in student organizations, (3) the role of lecturers and educational policy institutions, and (4) personal experiences and family background. These four factors contribute to the formation of students’ moderate character in religion and social interactions.