Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemanfaatan Media dalam Penyebaran Pesan Wajib Pajak pada Masyarakat di Wilayah Kota Kendari La Ode M. Nasir; Ashar Hasyim
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 3 No. 1 (2023): January-April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v3i1.572

Abstract

Communication media is seen as the right medium to influence the public in the process of delivering the taxpayer's message, so that the message conveyed can be well received by the public. The purpose of this study is to determine the use of the media in spreading the message of the taxpayer to the people in Kendari City. The results of the study show that the use of media in disseminating taxpayer messages uses 3 types of media, namely, Electronic Media consisting of television and radio, Print Media consisting of newspapers, billboards and banners, and Personal Media, outreach and exhibitions. From this study it resulted that in delivering promotional messages for taxpayers at KPP Pratama Kendari by using electronic media, namely television and radio and print media consisting of newspapers, billboards and banners, it was very effective in attracting the sympathy of taxpayers in Kendari City as well as the use of personal media, namely through exhibitions or expos and counseling is also very effective.
Makna Prosesi Kalengkano Pogau Pada Adat Perkawinan Muna Di Kel. Benua Nirae Kec. Abeli Kota Kendari Ashar Hasyim; La Ode M. Nasir
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 3 No. 1 (2023): January-April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v3i1.576

Abstract

The problem in this study is what is the meaning of the Cankano Pogau procession in the Muna marriage custom. The purpose of this research is to find out the meaning of the Cankano Pogau procession in the Muna wedding custom. The benefits of this research are theoretically: this research is expected to add and broaden insights about the meaning of semiotics, practically: this research is expected to provide input to the community who will later become traditional leaders, methodologically: this research can be used as additional information material for researchers furthermore in order to enrich the results of research, especially regarding traditional marriages of the Muna people.The subjects in this study were traditional leaders and religious leaders as well as the local community who clearly knew about the Cankano Pogau procession. The technique of recruiting informants in this study was carried out by means of a purposive sampling technique, namely choosing deliberately by considering that the informant concerned knew and fully understood the essence of the problem, with a total of 8 informants. The data collected was analyzed using semiotic analysis.The results of this study indicate that the Muna people of Benua Nirae Village use the Cankankano Pogau Procession as a reference in a traditional marriage process. Based on the research that has been done, the meaning contained in the Cankankano Pogau procession is the Cankankano Pogau procession is a form of appreciation or respect for the male family to the female family in a Muna community marriage process.
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK ANGGOTA LEGISLATIF TERPILIH PADA PEMILU 2019 Syahruddin; La Ode M. Nasir; Abdul Sarlan Menungsa
JAPMAS : Jurnal Politik dan Demokrasi Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/japmas.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Teori strategi komunikasi digunakan untuk membedah permasalahan ini yaitu efektifitas komunikasi dapat dicapai jika dilakukan langkah; pengenalan khalayak, penyusunan isi pesan, penentuan teknik penyampaian pesan dan pemilihan media. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi politik dilakukan melalui pengenalan khalayak dengan cara segmentasi, targeting, dan positioning, setelah itu dilakukan penyusunan isi pesan berupa produk politik yaitu janji program, past record atau catatan masa lalu. Pesan politik itu disampaikan melalui teknik penyampaian pesan yang sesuai dengan kondisi khalayak seperti teknik redundancy dan canalizing, selanjutnya adalah menentukan media sebagai penyalur pesan politik dan produk politik kontestan pemilu. media yang digunakan yaitu, media komunikasi langsung atau face to face, media cetak, media massa yaitu surat kabar, dan media sosial (facebook dan Instagram). Strategi komunikasi politik ini dijalankan dalam bentuk sosialisasi langsung atau melalui media komunikasi seperti media cetak, media massa, dan media sosial.
Analisis Self-Disclosure Pengurus Kopri Pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Kendari Siti Risma Ningsih; Syahruddin Syahruddin; La Ode M. Nasir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1101

Abstract

Keterbukaan diri merupakan salah satu unsur penting dalam membangun komunikasi yang efektif di dalam organisasi. Rendahnya keterbukaan diri dapat menghambat terbentuknya kepercayaan, kedekatan emosional, serta kerja sama antaranggota organisasi. Fenomena tersebut terlihat pada pengurus Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Cabang Kota Kendari yang cenderung lebih terbuka dalam membahas urusan organisasi dibandingkan persoalan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbukaan diri pengurus Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Cabang Kota Kendari serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keterbukaan diri tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori Jendela Johari sebagai landasan analisis. Informan penelitian dipilih secara bertahap berdasarkan kebutuhan data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan diri pengurus lebih dominan pada aspek yang berkaitan dengan aktivitas organisasi, seperti koordinasi program kerja, pelaksanaan kegiatan, dan komunikasi antarpengurus. Sebaliknya, persoalan yang bersifat pribadi masih cenderung disimpan karena adanya pertimbangan citra diri, rasa sungkan, dan kekhawatiran terhadap penilaian orang lain. Faktor yang memengaruhi keterbukaan diri terdiri atas faktor internal berupa kepercayaan diri, harga diri, dan karakter kepribadian, serta faktor eksternal berupa tingkat kepercayaan, dukungan emosional, dan suasana komunikasi organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan diri pengurus belum berlangsung secara menyeluruh dan masih dipengaruhi oleh faktor individu maupun lingkungan organisasi.
Strategi Harian Kendari Pos Dalam Menentukan Agenda Media Tentang Pemberitaan Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara M. Akram Raihan; Mahdar Mahdar; La Ode M. Nasir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1308

Abstract

Media massa memiliki posisi strategis dalam menentukan isu yang memperoleh perhatian publik melalui proses agenda media, terutama dalam pemberitaan pemerintahan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Harian Kendari Pos dalam menentukan agenda media mengenai pemberitaan lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta menjelaskan tahapan redaksional yang melandasi pemilihan isu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pemilihan informan secara purposif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kendari Pos memprioritaskan isu pemerintahan yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat, khususnya pendidikan, kesehatan, ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, dan ketahanan pangan. Penentuan agenda dilakukan dengan mempertimbangkan nilai berita, aktualitas, kedekatan, dampak sosial, kebutuhan pembaca, serta kebijakan redaksional. Prosesnya berlangsung melalui rapat redaksi, pengumpulan dan verifikasi informasi, seleksi isu, penentuan sudut pandang, penetapan berita utama, penyuntingan, dan publikasi. Independensi redaksi dijaga melalui pemeriksaan fakta, keberimbangan sumber, dan pemisahan kepentingan jurnalistik dari kepentingan institusional. Relevansi lokal, kesinambungan pemberitaan, dan tanggapan pembaca turut digunakan untuk menilai kebutuhan pengembangan suatu isu setelah publikasi awal. Temuan ini memperlihatkan bahwa Kendari Pos menjalankan fungsi sebagai penyaring informasi, pengarah perhatian publik, dan pengawas sosial. Strategi tersebut berkontribusi dalam memperluas pemahaman masyarakat serta mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Sulawesi Tenggara.
Gaya Komunikasi Dakwah Ustaz Adi Hidayat Di Media Sosial Instagram Nur Azizah; La Ode M. Nasir; Hasdi Syahid Kasim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1453

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola penyampaian dakwah menjadi lebih cepat, luas, dan interaktif. Instagram menjadi salah satu platform yang banyak dimanfaatkan oleh para pendakwah untuk menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi dakwah yang digunakan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam konten dakwah pada media sosial Instagram. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap sejumlah konten video dakwah yang diunggah pada akun Instagram @kajianustadzadihidayat.lc. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori gaya komunikasi yang dikemukakan oleh Kreitner dan Kinicki yang mengelompokkan gaya komunikasi ke dalam tiga kategori, yaitu asertif, agresif, dan pasif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi yang paling dominan digunakan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah gaya komunikasi asertif. Gaya tersebut terlihat dari penggunaan bahasa yang jelas, tegas, santun, serta didukung argumentasi yang kuat berdasarkan Al-Qur’an dan hadis. Selain itu, unsur nonverbal seperti kontak mata yang baik, intonasi suara yang stabil, ekspresi yang tenang, dan gerakan tubuh yang mendukung penyampaian pesan turut memperkuat karakter komunikasinya. Sementara itu, unsur komunikasi agresif dan pasif ditemukan dalam jumlah yang sangat terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya komunikasi asertif menjadi faktor penting yang mendukung efektivitas dakwah Ustaz Adi Hidayat sehingga pesan keagamaan dapat diterima dengan baik oleh berbagai kalangan masyarakat di media sosial.