Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI BIOINTENSIF DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEHATAN TANAMAN DAN MENEKAN RESIDU PESTISIDA PADA PRODUK HORTIKULTURA DI DESA NGADISARI - PROBOLINGGO Ankardiansyah Pandu Pradana; Yuli Hariyati; Sugeng Winarso; Sudarko Sudarko; Sofia Sofia; Mochammad Wildan Jadmiko; Dyah Ayu Savitri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13312

Abstract

ABSTRAKDesa Ngadisari – Kabupaten Probolinggo merupakan sentra produksi hortikultura di Jawa Timur. Komoditas unggulan di desa ini antara lain adalah kentang, daun bawang, kubis, dan tanaman hortikultura lainnya. Dalam proses budidaya, petani menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman dari golongan patogen. Saat ini masalah tersebut diatasi dengan pestisida kimia sintetik. Namun demikian teknik tersebut dikeluhkan semakin mahal dan kurang efektif. Fenomena tersebut merupakan kendala yang dialami oleh petani tanaman hortikultura yang merupakan mitra pada program pengabdian kepada masyarakat ini. Secara umum masalah masyarakat mitra yaitu: (i) serangan organisme pengganggu tanaman yang menurunkan hasil produksi, (ii) belum memahami teknik budidaya sesuai good agricultural practices, dan (iii) belum memahami aplikasi praktis teknologi biointensif. Untuk mengatasi masalah tersebut telah dilakukan upaya dalam bentuk seminar, penyuluhan, dan pelatihan terkait implementasi teknologi biointensif dalam bentuk pembuatan dan aplikasi pupuk organik. Kegiatan dibagi menjadi beberapa aktivitas, yaitu tahap persiapan dan sosialisasi program, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi, dan tahap penyusunan program lanjutan. Dari kegiatan ini diketahui petani mendapatkan keterampilan tambahan terkait produksi pupuk organik yang benar, dan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk menerapkan proses budidaya tanaman secara sehat. Melalui peningkatan keterampilan dan motivasi tersebut, diharapkan pada masa yang akan datang produksi pertanian di Desa Ngadisari dapat meningkat dan tingkat residu pestisidanya dapat menurun. Kata kunci: organic; pelatihan; penyuluhan; pupuk; tepat guna ABSTRACTHorticultural products are produced at Ngadisari Village in East Java's Probolinggo Regency. This village relies heavily on selling agricultural products like potatoes, spring onions, cabbage, and other vegetables. When cultivating crops, farmers often encounter pest problem. In order to address this issue, synthetic chemical pesticides are currently employed. Unfortunately, this approach has been panned for being costly. Below are some of the big concerns of the partner community: (i) reduced yields due to pest attacks, (ii) not knowing how to grow using good agricultural practices, and (iii) not knowing how to put bio-intensive technologies to use in the field. Seminar, extension, and training related to bio-intensive technologies' production of organic fertilizer have been conducted to address this issue. Activities are subdivided into various steps, such as planning, executing the plan, and collecting feedback. As a result of participating in this activity, farmers gain knowledge and motivation to produce plants more sustainably, and they are better able to produce organic fertilizers. In the long run, this approach will decrease pesticide residues and boost agricultural production. Keywords: organic; training; extension; fertilizer; appropriate
Analisis Performa Produksi Ayam Broiler Strain Cobb 500 dan Cobb 700 Pada Fase Starter di Kandang Closed House PT DMC Malang Daniel Taufik Amrullah; Nur Widodo; Himmatul Khasanah; Mochammad Wildan Jadmiko
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v7i2.15437

Abstract

The success of broiler farming can be seen from the appearance or production performance. One of the factors that can affect production performance is strain. Selection of the right strain can affect the efficiency of broiler production. The purpose of this study was to analyze the production performance of broiler strains Cobb 500 and Cobb 700 in the starter phase at PT Dinamika Megatama Citra. This research was conducted in October 2023 - May 2024. This research was conducted in a broiler farm with a closed house cage system. The location of this research was located in the internal farm of PT Dinamika Megatama Citra, Bocek Village, Karang Ploso District, Malang Regency, East Java. Variables observed in the study include feed intake, body weight gain, feed conversion ratio (FCR), index performance (IP) and mortality. The data obtained in this study will be analyzed using independent t test. The results showed the feed intake of strain Cobb 500 (1221 g/head/3 weeks) was higher than strain Cobb 700 (1209 g/head/3 weeks), body weight gain of strain Cobb 500 (985 g/head/3 weeks) was higher than strain Cobb 700 (938 g/head/3 weeks), FCR strain Cobb 500 (1.20) is lower than strain Cobb 700 (1.24), index performance strain Cobb 500 (389) is higher than strain Cobb 700 (360) while for the death rate or mortality of strain Cobb 500 (4.5%) is not significantly different from strain Cobb 700.
Analisis Perbandingan Strain Cobb 500 dan Cobb 700 terhadap Persentase Berat Karkas dan Potongan Komersial Ayam Broiler di PT DMC Malang Alvian Khorik Nuril Huda; Nur Widodo; Mochammad Wildan Jadmiko; Pradipta Ayu Harsita
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v8i1.15445

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingan persentase berat karkas dan persentase potongan komersial ayam broiler (dada, sayap, punggung, paha atas dan paha bawah) strain cobb 500 dan cobb 700 di PT Dinamika Megatama Citra. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu yang berlokasi di internal farm PT Dinamika Megatama Citra, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Materi yang digunakan adalah ayam broiler fase finisher strain Cobb 500 sebanyak 6.600 ekor dan Cobb 700 sebanyak 6.600 ekor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan (P1 : Strain Cobb 500 dan P2 : Strain Cobb 700) dengan 3 ulangan setiap perlakuan. Pada setiap ulangan masing-masing sekat berisi 2.200 ekor ayam. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil 3 ekor ayam pada setiap ulangan yang akan ditimbang dan dipotong jadi total ada 18 ekor ayam yang digunakan sebagai sampel. Variabel yang diamati penelitian ini adalah meliputi bobot hidup, berat karkas, presentase berat karkas, potongan komersial dan presentase potongan komersial. Analisis data pada penelitian menggunakan uji-t idenpenden dengan taraf nyata 5% dan aplikasi Statistical Program for Science (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strain yang berbeda berpengaruh terhadap bobot karkas, persentase bobot karkas, potongan komersial dan persentase potongan komersial ayam broiler. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strain cobb 500 memiliki bobot karkas dan bobot potongan komersial (sayap, punggung, dada, paha bagian bawah dan paha bagian atas) yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan strain cobb 700. Akan tetapi cobb 700 memiliki persentase bobot dada lebih tinggi jika dibanding cobb 500.