Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Promosi Kesehatan: Diet Dan Olahraga Pada Pengetahuan Lansia Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Sujana, I Made Arka; Simanjuntak, Samuel Maju
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v10i2.3943

Abstract

Latar Belakang: Lanjut Usia (LANSIA) ialah individu yang telah berusia > 60 tahun yang sering penurunan kesehatan. Salah satu PTM yang biasa terjadi pada lansia ialah Diabetes Mellitus Tipe 2. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup individu. Olahraga dan kepatuhan diet merupakan tatalaksana diabetes mellitus. Tujuan Penelitian: Pada penelitian ini betujuan untuk pengaruh promosi kesehatan: diet dan olahraga pada pengetahuan dengan diabetes melitus tipe 2. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode uji T-test-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini ialah lansia yang berada di Park Avenue Healtcare And Wellness Center, CA 91768 dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan non-probability menggunakan accidential sampling. Hasil Penelitian: Sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (66.7%) dengan range usia 60-74 tahun (63.4%), berpendidikan tamat perguruan tinggi (63.4%) serta pensiunan (100%). Hasil analisa data uji T-Test didapatkan nilai p=0.00, dimana nilai p<0.05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pada lansia sebelum dan sesudah promosi kesehatan mengenai diet dan olahraga.
Nursing Leadership and Management Residency Proposal in Emergency Installation of Advent Bandung Hospital Tambunan, Hamonangan; Silalahi, Harlena Rose; Sandy, Daniel; Simanjuntak, Samuel Maju
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v6i4.25453

Abstract

Emergency Department (ED) nurses are critical in delivering rapid, life-saving care, requiring continuous competency updates through training (e.g., BLS, ACLS) to enhance technical skills, decision-making, and stress management. However, delays due to triage inefficiencies, high patient volume, and staffing shortages undermine patient satisfaction, necessitating systemic improvements like Urgent Care integration. This study aims to (1) evaluate the impact of simulation-based training on ED nurse competency and (2) assess how Urgent Care implementation (e.g., digital queues, structured referrals) improves patient outcomes and workflow efficiency. A quasi-experimental design will compare EDs with and without interventions. Pre- and post-intervention data will be collected from 100 nurses (convenience sampling) via skills tests, stress metrics, and patient satisfaction surveys. Validity and reliability will be ensured through expert-reviewed instruments and Cronbach’s alpha (>0.7). Data analysis will use SPSS v.26 for t-tests and regression. Expected outcomes include improved nurse competency (20% faster decision-making), reduced wait times (30%), and higher patient satisfaction (15% increase). The study offers evidence-based strategies to optimize ED performance by integrating training innovations and systemic reforms, addressing both skill gaps and operational bottlenecks.
Nursing Service Management Evaluation in the Medical Ward of a Type B Non-Government Hospital Simanjuntak, Samuel Maju; Simatupang, Ika Prika; Ludji, Sarlince; Sinaga, Rodina; Marpaung, Jannice
Media Karya Kesehatan Vol 8, No 1 (2025): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v8i1.62310

Abstract

Effective nursing service management is essential to ensuring high-quality healthcare delivery in hospitals. This study aimed to evaluate the nursing service management in the medical ward of a type B private hospital in Bandung, Indonesia, using a qualitative research approach. The intervention focused on analyzing key managerial functions—planning, organizing, directing, staffing, and controlling—and identifying challenges encountered in nursing service implementation. The primary methods included in-depth interviews and participatory observations involving the head nurse and staff nurses. Qualitative findings revealed several issues, such as uneven workload distribution, a shortage of nursing staff, and the suboptimal application of digital nursing documentation via the Electronic Medical Record (EMR) system. To validate these findings, data triangulation was conducted using document analysis, workload records, and a patient satisfaction survey. Results from the survey involving 33 patients showed that 78.8% expressed satisfaction with the nursing care they received. A SWOT analysis identified strengths in team collaboration and infrastructure support; weaknesses in human resources and digital documentation skills; opportunities through management support and ongoing training; and threats in the form of resistance to system changes. This study recommends optimizing EMR documentation training, restructuring workload distribution, and fostering a supportive work environment to improve the quality of nursing care. Keywords: Management evaluation, medical ward, nursing care.
Pola Penundaan Mencari Bantuan Kesehatan Pada Anggota Masyarakat Dewasa Di Bandung: Sebuah Studi Fenomenologi Simanjorang, Lerinsyah Rivaldy; Simanjuntak, Samuel Maju
NUTRIX Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Issue 1, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i1.1110

Abstract

Health is a condition where a person is healthy physically, mentally, spiritually and socially so that a person can live productively. Help-seeking behavior is a person's effort or plan to get help from a professional to be assisted to solve the problems that the individual has. However, based on several studies in seeking health assistance, there are factors that hinder seeking health assistance. This study aims to explore the patterns of delay made by adults when they have health problems. The researcher used a descriptive qualitative research design, this study used purposive sampling with 7 informants. In this study, three sub-themes were found, namely perceptions of the range of health and illness, sickness response actions, and competing perceptions of driving and supporting factors. The results obtained are the perception of health is when it is still able to fulfill its functions and responsibilities. If you have health problems, there is a consideration of the disadvantages and benefits of going to health services. Sehat adalah kondisi dimana seseorang sehat baik fisik, mental, spiritual maupun sosial agar seseorang dapat hidup dengan produktif. Perilaku mencari bantuan adalah usaha atau rencana seseorang dalam mendapatkan bantuan dari seorang profesional agar didampingi untuk menyelesaiakan masalah yang dimiliki oleh individu tersebut. Namun berdasarkan beberapa penelitian dalam mencari bantuan kesehatan terdapat faktor yang menghambat dalam mencari bantuan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi pola penundaan yang dilakukan oleh orang dewasa ketika memiliki masalah kesehatan. Peneliti menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan 8 responden. Dalam penelitian ini ditemukan tiga sub-tema yaitu persepsi rentang sehat dan sakit, tindakan respon sakit, dan kompetisi persepsi faktor pendorong dan pendukung. Hasil penelitian yang diperoleh adalah persepsi sehat adalah ketika masih mampu memenuhi fungsi dan tanggung jawabnya. Jika memiliki masalah kesehatan maka terjadi pertimbangan kerugian dan manfaat pergi ke pelayanan kesehatan.
Strategi dalam Mengatasi Tantangan Implementasi Kredensial dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Infection Prevention and Control Nurse (IPCN) di Rumah Sakit Swasta Kota Bandung: - Wijoyo, Advent Ponconoko; Siringoringo, Ellen Ruth; Lumintang, Yance; Simanjuntak, Samuel Maju
NUTRIX Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Issue 1, 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v9i1.1286

Abstract

Implementasi kredensial dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Infection Prevention and Control Nurse (IPCN) di rumah sakit swasta Kota Bandung menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi tantangan tersebut serta mengusulkan strategi manajemen keperawatan yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Validasi data menggunakan triangulasi sumber melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menghasilkan tiga tema utama, yaitu (1) keterbatasan sumber daya, (2) dukungan manajemen yang kurang optimal, dan (3) beban kerja tinggi, khususnya akibat tugas ganda kepala ruangan sebagai IPCN. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan dukungan manajemen, penyediaan sumber daya yang cukup, optimalisasi alokasi SDM, pelatihan terstruktur berkelanjutan, serta implementasi insentif berbasis kinerja. Penelitian merekomendasikan adanya tenaga IPCN khusus, supervisi klinis rutin, serta jadwal pelatihan berkelanjutan. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas IPCN dalam pencegahan dan pengendalian infeksi. Implementing credentialing and continuing professional development (CPD) for infection prevention and control nurses (IPCN) in private hospitals faces several challenges that affect the quality of healthcare. This study aims to explore these challenges and propose effective nursing management strategies. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews and participatory observations. Data validity was achieved by triangulation of sources, comparing interviews, observations, and document analysis. Findings revealed three main themes: (1) resource limitations; (2) insufficient management support; and (3) high workload, especially due to dual roles of head nurses serving as IPCN. Proposed strategies include enhancing management support, providing adequate resources, optimizing human resource allocation, continuous structured training, and implementing incentive-based performance evaluations. Recommendations highlight the necessity of dedicated IPCN staff, routine clinical supervision, and regular training schedules. These strategies are expected to enhance IPCN effectiveness in infection prevention and control.
Adiksi Gula: Bagaimana Pandangan Dan Pengalaman Masyarakat Indonesia Mengenai Kebiasaan Mengonsumsi Gula Yang Berlebih? Sebuah Studi Kualitatif Fenomenologi Jonathan Sundana, Michael; Maju Simanjuntak, Samuel
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2293

Abstract

Perilaku mengonsumsi gula telah dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, salah satunya diabetes mellitus tipe 2. Mengonsumsi gula secara berlebihan juga dapat merubah suasana hati, yang selanjutnya mendorong pada pencarian dan konsumsi gula lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan dan pengalaman masyarakat Indonesia terkait kebiasaan mengonsumsi gula secara berlebih. Penelitian ini adalah sebuah studi kualitatif fenomenologi. Partisipan diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia untuk berpartisipasi, diberikan lembar informed consent untuk diisi sebelum diwawancarai. Data yang didapat dianalisis menggunakan interpretasi metodologis Colaizzi. Terdapat 6 partisipan yang terlibat secara sukarela dalam penelitian ini. Hasil analisis data yang diperoleh dari proses wawancara memunculkan 4 sub tema: sumber asupan gula, alasan mengonsumsi gula, motivasi untuk mengubah pola konsumsi gula, dan intervensi terkait kebiasaan mengonsumsi gula. Keempat sub tema ini membentuk 1 tema besar, yaitu kebiasaan mengonsumsi gula mengisi pengalaman dan memberntuk pandangan seseorang terhadap gula. Terdapat keberagaman dalam pandangan dan pengalaman masyarakat Indonesia terkait perilaku konsumsi gula secara berlebih. Melalui penelitian ini, perawat sebagai agen kesehatan diharapkan dapat mendorong perilaku konsumsi gula yang sehat kepada masyarakat
Kajian Sistem Manajemen Keperawatan di Ruang Rawat Inap Unit Bugenvile Rumah Sakit Swasta di Bandung Milton J.P.A Panjaitan; Samuel Maju Simanjuntak; Fernando Sipayung; Septyarani Ester Sitanggang
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43747

Abstract

Dokumentasi keperawatan yang akurat dan tepat waktu merupakan aspek penting dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dan meminimalkan risiko kesalahan. Namun, berbagai kendala seperti kompleksitas formulir, beban kerja tinggi, dan kurangnya pelatihan sering kali menghambat kepatuhan perawat dalam melakukan dokumentasi yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan melalui sosialisasi kebijakan, pelatihan, evaluasi berkala, pemberian umpan balik, dan penyederhanaan formulir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup survei kuantitatif dan wawancara kualitatif terhadap perawat di Rumah Sakit Advent Bandung, khususnya di Unit Bugenvil. Pendekatan SWOT digunakan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam implementasi dokumentasi keperawatan. Selain itu, metode Weighted Scoring diterapkan untuk menentukan prioritas masalah yang harus segera ditangani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi, pelatihan, dan penyederhanaan formulir, terdapat peningkatan signifikan dalam kepatuhan perawat terhadap prosedur dokumentasi. Pengisian form menjadi lebih efisien, waktu yang dibutuhkan berkurang, dan data yang dihasilkan lebih akurat serta lengkap. Evaluasi berkala juga menunjukkan adanya peningkatan skor kepatuhan dan kepuasan perawat terhadap sistem dokumentasi yang diperbarui
Residensi Kepemimpinan dan Management Keperawatan dan Analisis Swot Metode Primary di Ruang Icu Rumah Sakit Tipe B di Bandung Samuel Maju Simanjuntak; Gusni Pasongli; Eva Manurung; Edriannie Ketty Simanjuntak
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keperawatan di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Tipe B Bandung dengan menggunakan metode analisis SWOT. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada dalam pengelolaan keperawatan di ICU. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat kekuatan dalam visi dan misi yang berorientasi pada pelayanan holistik, masih ada kelemahan dalam penerapan nilai spiritual dan ketergantungan pada sistem perencanaan manual. Peluang untuk pengembangan program pelatihan dan peningkatan infrastruktur teknologi sangat terbuka, namun ancaman dari perubahan kebijakan kesehatan dan persaingan layanan kesehatan perlu diwaspadai. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di ICU melalui pengembangan SOP dan pelatihan berkelanjutan