Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : IKRA-ITH ABDIMAS

INTENSIFIKASI LAHAN PERTANIAN BERBASIS TANAMAN JAGUNG DI DESA SUKARAJA KECAMATAN RAJAPOLAH TASIKMALAYA Nurhidayah, Siti; Kusmayadi, Andri; Jakiyah, Ulpah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.154 KB)

Abstract

ABSTRAKIntensifikasi lahan merupakan langkah yang dapat ditempuh dalam pemanfaatan lahansecara optimal sehingga dapat menghasilkan produk yang dapat dimantaatkan oleh petani.Intensifikasi lahan pertanian berbasis tanaman jagung merupakan salah satu langkah yangdilakukan agar kontinuitas dan ketersediaan pakan dapat terjaga. Komoditas yang diperkenalkanadalah jagung pakan varietas Sumo Dari PT Syngenta. Pengabdian dilaksanakan pada bulanSeptember – November 2017 yang bertempat di Desa Sukaraja Kecamatan Rajapolah KabupatenTasikmalaya.Hasil menunjukkan bahwa jagung merupakan komoditas kedua yang ditanam saat musimkemarau. Jagung dimanfaatkan sebagai pakan ternak khususnya bagi petani yang memiliki ternakitik. Adopsi teknologi intensifikasi lahan jagung dapat menjadi solusi pendapatan usahatanisehingga petani akan diuntungkan dengan mengusahakan komoditas tanaman jagung denganmenjual hasil panennya kepada petani itik daripada tengkulak.
Adopsi Teknologi Jajar Legowo Pada Pertanaman Padi Hitam Di Kelompok Taruna Tani Muarahurip Kota Tasikmalaya Siti Nurhidayah; Nasrudin Nasrudin; Hilal Hamdah; Yustika Rahayu
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.592 KB)

Abstract

Padi hitam termasuk ke dalam pangan fungsional yang digunakan sebagai menu dietuntuk mencegah penyakit degeneratif. Padi hitam dibudidayakan oleh beberapapetani Kota Tasikmalaya khususnya Kelompok Taruna Tani menggunakanvarietas Cempo Ireng. Kelemahan dari varietas ini adalah habitus tanaman sangattinggi mengakibatkan potensi terkena rebah lebih tinggi. Untuk itu perlunya ada varietaspadi hitam lain yang dapat menjadi alternatif budidaya. Pengabdian dilaksanakan padabulan April - September 2021 di Kelompok Taruna Tani Muarahurip KotaTasikmalaya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui potensi hasil dari keduavarietas padi hitam yang ditanam menggunakan teknik jajar legowo. Bahan yangdigunakan adalah benih padi hitam varietas Cempo Ireng dan varietas Jeliteng, pupukNPK, dan pupuk organik cair. Alat yang digunakan meliputi nampan semai, peralatanbudidaya, knapsack, ajir, caplak, arit, jaring burung, alat tulis dan kamera. Metode yangdigunakan adalah membuat demplot jajar legowo 2:1 dan 4:1 pada masing-masingvarietas dengan jarak tanam 25 cm x 25 cm sebanyak 2 bibit per lubang denganluasan keseluruhan 700 m2. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 100% anggotamengetahui adanya padi hitam dan 75% telah mengadopsi teknik jajar legowo padapertanaman padi sebelumnya. Budidaya padi hitam telah diadopsi 3 tahun yang lalumenggunakan varietas Cempo Ireng. Teknik jajar legowo telah diadopsi 2 tahun lalu padavarietas padi biasa dan padi hitam. Teknik jajar legowo tipe 4:1 pada varietas CempoIreng maupun varietas Jeliteng menghasilkan produktivitas Gabah Kering Giling danGabah Kering Panen tertinggi dibandingkan teknik jajar legowo tipe 2:1.
Implementasi E-Commerce Sebagai Media Pemasaran Produk Kelompok Tani Srimukti Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Kusuma Agdhi Rahwana; Nasrudin Nasrudin; Siti Nurhidayah; Krisman Muhammad Priyadi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v5i3.2164

Abstract

Pengabdian ini berawal dari saluran distribusi padi para petani kelompok tani Srimukti di Pangandaran yang hanya mengandalkan tengkulak. Harga jual ke tengkulak pada saat ini semakin merosot, yang biasanya 1 kwintal padi dihargai 600 ribu sekarang hanya di hargai 350 ribu. Para petani banyak yang mengeluh bahkan tidak mau lagi Bertani untuk musim berikutnya. Hal ini menjadi permasalahan yang cukup serius dalam memasarkan hasil tani nya. Sehingga perlu beberapa solusi untuk masalah pemasaran hasil tani Kelompok Tani Srimukti Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Tujuan kegiatan ini untuk mengaplikasikan teknologi tepat guna berbasis E- Commerce sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok tani saat pandemi covid-19 di Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa sosialisasi,diskusi, praktik langsung di lapangan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil diseminasi, 40% petani menghasilkan 1-3 ton/ha, 54% 3-5 ton/ha, dan 6% >5 ton/ha. Program ini bermaksud mengenalkan dan meningkatkan omset penjualan hasil tani kelompok tani Sri Mukti sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para anggota kelompok tani. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan adanya bantuan pelatihan dan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan motivasi bagi para anggota kelompok tani untuk melaksanakan pemasaran terhadap produknya supaya omsetnya meningkat, terlebih saat pandemi covid-19