Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation Methods for Shearwall SW2 Casting in Institutional Buildings Reynold Andika Pratama; Asri Winita; Al Hapizd Muhamad Rizky; Kartika Setiawati
Jurnal Teknik dan Science Vol. 4 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Teknik dan Science
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jts.v4i2.2229

Abstract

Each building must be built as best as possible to meet the feasible technical criteria in terms of quality, ethics, and aesthetics. In addition, the building must also meet the cost and administrative criteria for dormitory buildings and supporting facilities. The STAN Bintaro student dormitory building construction project consists of the lower structure (foundation), upper structure, and finishing work. In this practical work report, it focuses on one of the superstructure works, namely the work of the sliding wall or shear wall and the special purpose is to know the casting method of the shear wall in the construction project of the STAN Bintaro student dormitory building. Based on the results of observations during the practical work, the method in the implementation of the shear wall casting work itself starts from the determination of the axle, fabrication of reinforcement, installation of reinforcement, installation of formwork, casting, removal of formwork and then ends with shear wall maintenance. The data obtained regarding the dimensions of the shear wall in type SW2 is 5700 mm long with a thickness of 400 mm, for the reinforcement used, namely 6D16 reinforcement and D16-100 rebar. The quality of the concrete used is K-350. Future methods of casting implementation must continue to explore innovative solutions, such as the use of sophisticated materials and potimalized schemes, to further improve the performance of these structural components.
Program LENTERA: Edukasi Hunian Aman dan Perencanaan Biaya Adaptasi Rumah bagi Lansia di Kota Bekasi Ervina Yuliyanti; Asri Winita; Dea Andini Andriati; M. Abdul Aziz; Mauga Kusumah
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i03.1311

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia di Indonesia menuntut tersedianya lingkungan hunian yang aman dan mendukung kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, pemahaman masyarakat mengenai prinsip hunian ramah lansia dan perencanaan adaptasi rumah masih terbatas, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di lingkungan tempat tinggal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengenalkan prinsip hunian ramah lansia serta memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah adaptasi rumah dan perencanaan biaya yang dapat diterapkan sesuai kondisi ekonomi keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Lansia Sejahtera Jatisampurna, Kota Bekasi, dengan metode edukasi, sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan partisipatif. Materi yang diberikan meliputi identifikasi risiko pada lingkungan rumah, penerapan modifikasi sederhana untuk meningkatkan keselamatan lansia, serta pengenalan komponen biaya yang diperlukan dalam adaptasi hunian. Kegiatan diikuti oleh 51 peserta yang terdiri atas lansia dan pendamping lansia. Hasil evaluasi terhadap 42 responden (82,35% dari total peserta) menunjukkan bahwa kegiatan memperoleh penilaian sangat baik dengan rata-rata skor 4,8 untuk kebermanfaatan materi, 4,7 pada peningkatan pengetahuan peserta, dan 4,4 pada peningkatan keterampilan peserta. Sebanyak 69% peserta juga menyatakan minat untuk mengikuti kegiatan lanjutan terkait keselamatan rumah ramah lansia dan pencegahan risiko jatuh. Selain itu, kegiatan menghasilkan luaran berupa booklet edukasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran mandiri bagi peserta dan keluarga. Dengan demikian, edukasi hunian ramah lansia dan perencanaan adaptasi rumah dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung terciptanya lingkungan hunian yang aman, nyaman, dan mendukung kemandirian lansia.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN OPTIMASI BIAYA OPERASIONAL ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN PROYEK B-QUIK VETERAN, JAKARTA SELATAN Ervina Yuliyanti Yuliyanti; Asri Winita; Al Faqih Azzhami Kusworo; Salsabila Wahyu Ramadhani; M. Abdul Aziz
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 31 No. 1 (2026): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v31i1.7560

Abstract

Mechanical earthmoving is a critical component in construction project execution that significantly affects time and cost efficiency. This study analyzes the productivity of a combined heavy equipment system consisting of a Komatsu PC78US excavator and a Mitsubishi Canter FE dump truck at the B-Quik Veteran Auto Workshop Construction Project in South Jakarta, with an excavation volume of 1,485.91 m³ and a hauling distance of 10 km. The existing condition, using one excavator and one dump truck, resulted in a productivity imbalance that extended project completion to 32 days, twice the initial 16-day target. By optimizing the equipment combination through the addition of one dump truck, total productivity increased from 18 m³/hour to 24.01 m³/hour. Results show that the project can be completed within 16 working days (128 hours) with a cost saving of IDR 24,005,120 compared to the existing condition. This study demonstrates that synchronization between excavation and hauling equipment is the key factor in heavy equipment management optimization.  
Analisa Struktur Bangunan Menggunakan ETABS Studi Kasus Gedung Pengolahan/Pencucian Sarang Walet Lokasi Hambalang Bogor Wulan Muchidayat; Asri Winita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6660

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja struktur Gedung Pengolahan/Pencucian Sarang Walet di Hambalang, Bogor, yang direncanakan menggunakan sistem rangka beton bertulang dengan bantuan perangkat lunak ETABS versi 22.6. Perencanaan mengacu pada SNI 1727:2020 untuk pembebanan minimum, SNI 1726:2019 untuk ketahanan gempa, dan SNI 2847:2019 untuk persyaratan beton struktural. Model tiga dimensi disusun dengan mendefinisikan karakteristik material, dimensi balok, kolom, pelat, dan elemen atap, kemudian diberikan beban mati, beban hidup, beban hujan, beban mati tambahan, serta beban gempa arah X dan Y melalui kombinasi Load and Resistance Factor Design. Hasil analisis menunjukkan bahwa lendutan vertikal akibat kombinasi beban layan sebesar 75,865 mm masih berada di bawah batas izin 125 mm, sehingga memenuhi persyaratan. Pada arah horizontal, lendutan kondisi beban layan sebesar 41,00 mm melampaui batas izin 16 mm. Respons gempa arah X menghasilkan lendutan 18,00 mm dan dinyatakan aman karena lebih kecil dari batas 40 mm, sedangkan gempa arah Y menghasilkan lendutan 79,00 mm dengan drift ratio 0,9875%, sehingga belum memenuhi kriteria. Perencanaan tulangan balok, kolom, dan pelat dilakukan berdasarkan gaya dalam maksimum hasil ETABS. Secara umum, elemen struktur memenuhi persyaratan kekuatan, tetapi peningkatan kekakuan lateral pada arah Y diperlukan agar kinerja layan dan seismik bangunan terpenuhi secara menyeluruh.