Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Media Pembelajaran Mesin Listrik Dasar Irwan Lahamuddin; Mukhlis Mukhlis; Abdul Azis Rahmansyah; Fatmawati Azis
Joule (Journal of Electrical Engineering) Vol. 1 No. 1, Januari 2020
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.124 KB) | DOI: 10.1234/joule.v1i1.51

Abstract

Media pembelajaran mesin listrik akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran pada mata kuliah praktikum mesin listrik. Mesin listrk dasar merupakan salah satu mata kuliah pada Program Studi Teknik Listrik. Media pembelajaran yang dirancang berisi materi mesin listrik. Materi tersebut digambarkan secara nyata dan mudah dipahami oleh peserta didik. Metode yang digunakan dalam perancangan media pembelajaran adalah membuat rangkaian motor AC dan DC dan generator AC dan DC. Tujuan penelitian ini untuk Membuat media pembelajaran mesin listrik dasar, untuk mengetahui prinsip-prinsip mesin listrik dasar, dapat membedakan mesin listrik dasar, mengetahui konstruksi motor dan generator, mengetahui karakteristik transformator. Motor listrik merupakan salah satu peralatan pengubah energi listrik menjadi energi mekanis. Energi mekanis ini dalam penerapannya digunakan sebagai mesin untuk proses produksi seperti mesin angkat, mesin angkut, mesin peniup, mesin penghisap dan mesin penggetar. Hasil pengujian motor DC magnet permanen di peroleh tegangan keluaran 12 V-32 V yang di hasilkan dari proses pemberian magnet terhadap rotor yaitu 29,2-3721 rpm, sedangkan motor AC kapasitor yang memberikan tegangan regulator AC yaitu sebesar 50 V -200 V yang di hasilkan oleh kecepatan putaran rotor 0 – 1380 rpm.
Rancang Bangun Modul Media Pembelajaran Arduino Mukhlisin Mukhlisin; Irvawansyah Irvawansyah; Fatmawati Azis
Joule (Journal of Electrical Engineering) Vol 2, No 1: Februari 2021
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.302 KB) | DOI: 10.1234/joule.v2i1.110

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong manusia untuk berusaha mengatasi segala permasalahan yang timbul serta meringankan pekerjaan yang ada. Salah satunya di bidang pendidikan, banyak hal yang mungkin saat ini untuk menyelesaikan permasalahan manusia membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang cukup besar untuk penyelesaiannya. Modul media pembelajaran ini sangat penting bagi pendidikan vokasi. Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk merancang modul media pembelajaran arduino, mengetahui prinsip kerja dari modul pembelajaran serta mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran arduino dan jobsheet sebagai media pembelajaran mengenai mikrokontroller untuk pendidikan vokasi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Pengujian yang dilakukan antara lain display, monitoring, kontrol, dan robotic. Uji coba sensor dilakukan menggunakan arduino uno dengan tegangan input 5 V sampai 12 V. Dari hasil pengambilan data pengujian sensor yang digunakan sebanyak 15 percobaan dalam penelitian ini terlihat bahwa sensor yang digunakan dan komponen yang lain  berfungsi dengan baik. Tingkat kesalahan yang diperoleh dalam pengujian modul media pembelajaran ini pun cukup minim.
Rancang Bangun Media Pembelajaran Cos Phi Meter Dan Wattmeter Berbasis Arduino Umar Muhammad; Fatmawati Azis
Joule (Journal of Electrical Engineering) Vol. 1 No. 2, Agustus 2020
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.582 KB) | DOI: 10.1234/joule.v1i2.111

Abstract

Cos phi meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui, besarnya faktor daya (power factor) yang merupakan beda fasa antara tegangan dan arus. Dalam pengertian sehari-hari disebut pengukur Cosinus phi (ϕ).Rancang bangun media pemelajaran Cos phi meter dan watt meter berbasis arduino terdiri dari 3 bagian utama yaitu rangkaian Input, rangkaian pemroses dan rangkaian Output. Rangkaian Input terdiri dari rangkaian sensor tegangan, rangkain sensor arus, serta rangkaian pembaca faktor daya. Rangkaian pemroses terdiri dari arduino uno R3. Rangkaian output terdiri dari rangkaian penampil berupa LCD 16 x 2. Bagian software dirancang menggunakan bahasa C dengan mengunakan program arduino. Besarnya presentasi kesalahan ukur faktor daya yaitu sebesar 20,1 % untuk beban resistif, 27,2 % untuk beban kapasitif, dan 72,2 % untuk beban Induktif .
Optimasi Penjadwalan Ekonomis Pembangkit pada Sistem IEEE 30 Bus dengan Algoritma Metaheuristik Sokun Ieng; Sulistianingsih Nur Fitri; Fatmawati Azis
Joule (Journal of Electrical Engineering) Vol 6, No 2: Agustus 2025
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/joule.v6i2.800

Abstract

Power Plants Economic Dispatch Optimization on IEEE 30 Bus System using Metaheuristic Algorithms. Economical scheduling or also known as economic dispatch (ED) of power plants is an important approach in electric power system to reduce fuel costs while still considering the system technical constraints. ED problems are nonlinear and complex because they involve quadratic functions, generation limits and power losses in the system. In this study, metaheuristic algorithm are used, namely Particle Swarm Optimization (PSO) and Novel Bat Algorithm (NBA) which are applied to an IEEE 30-bus sytem with 6 generator units. The data used are generator cost function data, minimum and maximum generator limit data, load data for each bust and transmission line parameters. Both metaheuristic algorithms are simulated in MATLAB software, with the objective function of minimizing the total generation cost and considering power losses as an additional evaluation parameter. Based on the simulation results, NBA shows a total generation cost of $488.07/hour while PSO is $501.54/hor. By using the NBA method, the total fuel cost is cheaper than PSO. Power allocation using NBA is more economically efficient, although it results in slightly higher power losses of 4.76 MW compared to PSO 4.16 MW. However, this difference is still with acceptable limits. Therefore, this algorithm can be an effective alternative for optimizing generator scheduling in electric power system.