Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH POLA BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA Petrus Logo Radja; Kaleb Lelo; Ezra Tari
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i1.65

Abstract

Pengaruh Pola Belajar dan Gaya Belajar Terhadap Motivasi Berprestasi Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola belajar dan gaya belajar terhadap motivasi berprestasi mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini pada Institut Agama Kristen Negeri Kupang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Kuantitatif. Dengan sampel penelitain sebanyak 107 mahasiswa dari total 146 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pola belajar, kuesioner gaya belajar dan kuesioner motivasi berprestasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola belajar dan gaya belajar memiliki pengaruh terhadap  motivasi berprestasi sebesar 39 % dan sisanya  61 % dipengaruhi oleh variabel lain.
Pelatihan Pelatihan Pembelajaran Mendalam Berbasis Indoor dan Outdoor Bagi Guru PAUD di Kabupaten Malaka F. Tamelab, Maryance; Kaleb Lelo; Amseke, Fredericksen Victoranto; Engelbertus Seran; Godilifa Unbanu
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2011

Abstract

Pembelajaran mendalam sebagai pendekatan pedagogis berbasis outdoor dan indoor sangat penting bagi anak usia dini melalui pengalaman langsung dan interaktif baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan untuk meningkatkan kemampuan kognitif, motorik, sosial, imajinasi, kreativitas, problem solving dan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan kepada guru untuk merancang dan mengelola pembelajaran mendalam sebagai pendekatan pedagogis yang berbasis outdoor dan indoor kepada anak usia dini. Metode dalam kegiatan dengan pendekatan community development yang melibatkan 42 guru dan kepala satuan PAUD di Kabupaten Malaka. Hasil dalam kegiatan ini membuktikan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara signifikan dari nilai pretes dan posttes yakni 60% menjadi 95%. Diharapkan guru sebagai perancang, pelaksana dan evaluator untuk merancang pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan yang berbasis  outdoor dan indoor kepada anak usia dini.
Sosialisasi Pengenalan Awal Perkembangan Anak Usia Dini bagi Guru PAUD di Desa Helebeik, Kabupaten Rote Ndao Kaleb Lelo; Amseke, Fredericksen Victoranto; Petrus Logo Radja; Jendriadi Banoet; Livia Eunike Paut; Demus Rohi Ede
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2017

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Salah satu upaya penting adalah pengenalan awal perkembangan anak untuk memastikan stimulasi yang tepat sesuai kebutuhan individu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru pendidikan anak usia dini dalam mendeteksi perkembangan awal anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di TK Oeteas, Desa Helebeik, Kabupaten Rote Ndao, dengan melibatkan 15 guru pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, praktik, simulasi penggunaan alat ukur, serta evaluasi. Materi mencakup aspek perkembangan nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional sesuai Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Hasil kegiatan membuktikan adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan secara signifikan dari nilai pretes dan posttes yakni 60% menjadi 95%. Guru menjadi lebih mampu mengenali tahapan perkembangan anak serta menyiapkan pembelajaran yang sesuai kebutuhan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini dan mendukung perkembangan anak secara holistik dan berkelanjutan.