Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH DANA ALOKASI KHUSUS, PAJAK DAERAH, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP ALOKASI BELANJA MODAL (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA UTARA) Lahagu, Terimawati; Oktaviani, Desi; Nainggolan, Benny Rojeston Marnaek

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.755 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.999

Abstract

Target dilaksanakan pengamatan ini untuk memahami Dana Alokasi Khusus, Pajak daerah, dan Pertumbuhan Ekonomi pada Alokasi Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu metode sampel jenuh. Sampel yang digunakan sebanyak 33 provinsi di Sumatera Utara periode 2016-2019, yang dapat diakses melalui website www.bps.co.id. Hasil pengamatan menunjukkan secara parsial Dana Alokasi Khusus dan Pajak Daerah berdampak positif dengan Alokasi Belanja Modal sedangkan Pertumbuhan Ekonomi tidak berdampak dengan Alokasi Belanja Modal. Secara simultan, Dana Alokasi Khusus, Pajak Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi berdampak positif dengan Alokasi Belanja Modal.
Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Smart Apps Creator Berbasis Pendekatan Saintifik di Kelas III SD Oktaviani, Desi; Amini, Risda
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4883

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal, dan media pembelajaran yangdigunakan pun kurang beragam dengan memperhatikan gambar yang hanya terdapat pada buku sumber. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran tematik terpadu menggunakan Smart Apps Creator yang efektif dan praktis berbasis pendekatan saintifik Kelas III SD.Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model PLOMP. Tahapan tersebut adalah penelitian pendahuluan, pengembangan produk, dan evaluasi. Media pembelajaran tematik yang diintegrasikan ke dalam Smart Apps Creator dengan pendekatan saintifik diperiksa kelayakannya menggunakan uji keefektifan dan kepraktisan.Validasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa, hasil uji validasi dinyatakan sangat valid dengan rata-rata nilai validasi sebesar 93,8%. Nilai tes praktik di sekolah percontohan adalah 89,2% untuk guru dan 91,6% untuk siswa. Hasil tes praktik di sekolah penelitian adalah 92,8% untuk guru dan 93,6% untuk siswa. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran tematik yang terintegrasi dengan Smart Apps Creator berbasis pendekatan saintifik SD Kelas III efektif dan praktis dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Smart Apps Creator Berbasis Pendekatan Saintifik di Kelas III SD Oktaviani, Desi; Amini, Risda
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4883

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal, dan media pembelajaran yangdigunakan pun kurang beragam dengan memperhatikan gambar yang hanya terdapat pada buku sumber. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran tematik terpadu menggunakan Smart Apps Creator yang efektif dan praktis berbasis pendekatan saintifik Kelas III SD.Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model PLOMP. Tahapan tersebut adalah penelitian pendahuluan, pengembangan produk, dan evaluasi. Media pembelajaran tematik yang diintegrasikan ke dalam Smart Apps Creator dengan pendekatan saintifik diperiksa kelayakannya menggunakan uji keefektifan dan kepraktisan.Validasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa, hasil uji validasi dinyatakan sangat valid dengan rata-rata nilai validasi sebesar 93,8%. Nilai tes praktik di sekolah percontohan adalah 89,2% untuk guru dan 91,6% untuk siswa. Hasil tes praktik di sekolah penelitian adalah 92,8% untuk guru dan 93,6% untuk siswa. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran tematik yang terintegrasi dengan Smart Apps Creator berbasis pendekatan saintifik SD Kelas III efektif dan praktis dalam proses pembelajaran.
THE CORRELATION BETWEEN EXCLUSIVE BREASTFEEDING AND STUNTING IN CHILDREN UNDER FIVE IN MONTASIK, THE REGENCY OF ACEH BESAR IN 2025 Oktaviani, Desi; Berkat, Satrinawati; Seriana, Irma
Journal of Midwifery and Community Health (JMCH) Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Department of Midwifery, Health Polytechnic of Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional problem that affects children’s physical growth, cognitive development, health, and long-term productivity. In the working area of Montasik Health Center, Aceh Besar, the prevalence of stunting remains relatively high. One of the critical factors associated with stunting is exclusive breastfeeding. The objective of this study was to analyze the correlation between exclusive breastfeeding and stunting in children under five in Montasik, the regency of Aceh Besar in 2025 Subjects and Method: This study employed a quantitative, cross-sectional design. A total of 90 mothers with children under five years old were selected using proportional random sampling from several villages in Montasik Sub-district. Data were collected using questionnaires on exclusive breastfeeding practices and child nutritional status, and analyzed using the Chi-Square test to assess associations between variables. Results: The findings revealed a significant association between exclusive breastfeeding and stunting among children under five (p=0.000). Children who were not exclusively breastfed had a higher risk of stunting compared to those who received exclusive breastfeeding. Conclusion: Exclusive breastfeeding was significantly associated with stunting among children in Montasik Sub-district. Continuous health education and strong support from both families and health workers are essential to improve exclusive breastfeeding practices and reduce the prevalence of stunting.