Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Sistem Dan Kualitas Informasi AP2T Terhadap Kepuasan Pengguna Di PT. PLN (Persero) Area Kota Bandung Dan Cimahi Hendrawan, Firman; Sutisna, Ma’mun
Jurnal Riset Bisnis dan Investasi Vol 1, No 2 (2015): JURNAL RISET BISNIS & INVESTASI
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten is one of government company that provides and distribute electricity. System quality and information quality is one important thing that company must see because this will make an impact on user satisfaction of Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T). the purpose of this research is to know how system quality, information quality and user satisfaction in a company and how much the influence of system quality and information quality toward user satisfaction in PT. PLN (Persero) Bandung and Cimahi Area. The research method which is used is descriptive analysis, classic assumption, multiple correlations, multiple regression and hypothesis testing. The sample in this research as much as 101 respondents. In the data collection is using questionnaire with Likert scale and also interview. Based on the result of data processing, system quality currently in the good category, it can be seen from the ease of use, flexibility, response time, reliability and convenience. Then, information quality also currently on good category, it can be seen from completeness, understandability, accessibility, relevance timeliness and accuracy. The last one is user satisfaction also currently on good category, it can be seen from system satisfaction, information satisfaction, and overall satisfaction. The conclusion of this research is there’s an influence of system quality dan information quality toward user satisfaction amounted 9%.
ANALISA PENGARUH WAKTU PEMANFAATAN SOLAR CELL & LUAS HEADSINK TERHADAP SUHU Martini, Ninik; Suyono, Suyono; Ramadani, Tony; Firmansyah, Hendra
MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 01 (2019): July
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.719 KB)

Abstract

Kotak pendingin atau juga dikenal cooler box adalah tempat tempat untuk menyimpan es batu atau minuman dingin. Saat didalam rumah kita bisa memanfaatkan kulkas untuk menyimpan es batu atau minuman dingin. Namun saat kita beraktivitas diluar rumah sering kebingungan untuk menjaga es batu atau minuman dingin tersebut,maka dari itu cooler box hadir untuk menunjang aktivitas diluar rumah serta jauh dari sumber listrik.Disebabkan kotak pendingin berguna untuk menyimpan es atau minuman, banyak orang-orang menggunakan kotak tersebut untuk berbagai macam diantaranya untuk menyimpan daging,ikan,dan lain sebagainya.Tingkat kesegaran ikan akan semakin cepat menurun atau ikan akan mudah membusuk pada suhu tinggi namun sebaliknya jika suhu rendah dapat menghambat pembusukan(Suparno et al.1993).Maka dari pada itu banyak orang – orang berangsur menggunakan kotak pendingin untuk menyimpan ikan,karena didalam kotak pendingin dapat mengurangi bakteri pembusukan di suhu badan ikan.Dalam penelitian ini kami membuat kotak pendingin yang terbuat dari sytrofroam dengan bantuan alat seperti solar cell,battery,fan,heatsink,dan thermoelectric atau peltier.Kami menganalisa heatsink variable 8 x 10cm,9 x 10 cm, serta 10 x 12 cm selama 1 jam, 2 jam, serta 3 jam.Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini pada variable 8 x 10 cm dengan waktu 1 jam,dengan waktu tersebut menghasilkan 𝑄 konveksi yang sama dengan 𝑄 radiasi.sehingga variable 8 x 10 lebih efektif dari pada variable yang lainnya.
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING A CARING BUREAUCRACY BY NURSE MANAGERS IN REDUCING BURNOUT LEVELS Hayati, Dewi; Mustaqimah; Firmansyah, Hendra; manggarsari; Hayati, Nur; Jamaludin, Mohtar; Sihwastuti
Journal of Nursing Culture and Technology Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 No. 1 2024
Publisher : Rifapublisher.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70049/jnctech.v1i1.4

Abstract

Background: As the majority in health organizations, nurses can impact the quality of health care as a whole.  Nurse burnout are clinical syndrome of physiology and psychology that can manifest as mental, physical, and emotional exhaustion. This syndrome was caused by front line nurse workforce. Nurse managers as a part of the organizational structure had the responsibility to apply bureaucratic enpowerment to achieve quality nursing care. Application of bureaucratic caring can lowered nurse’s burnout with interpersonal and structural relations to increase nurse’s motivation. Objective: The purpose of this research is to analyze the effectivity of the bureaucratic caring application of nurse managers toward nurse practitioners in building A RSCM. Method: This research used experiment and single blind with 42 respondents. Data gathering process using random sampling. The results of this study found that there was a difference in the average burnout rate in implementing nurses before and after the implementation of caring bureaucracy for nurse managers in the control group. In the intervention group, there was no difference in the average burnout rate among nurses. Conclusion: Caring nurse managers can’t affect the burnout rate of implementing nurses.
Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pembentukan Akhlak Firmansyah, Muhammad Hendra; Fadlillah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.387

Abstract

Pesantren Pondok merupakan cikal bakal lembaga pendidikan Islam diIndonesia Indonesia. Kehadiran awal pesantren diperkirakan 300-400 tahunyang lalu dan menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat muslimIndonesia, khususnya di Pulau Jawa. Pesantren adalah lembaga pendidikanyang unik. Bukan hanya karena keberadaannya yang sangat lama, tetapi jugakarena budaya, metode, dan jaringan yang diterapkan oleh institusi. SetelahIndonesia memperoleh kemerdekaan, terutama sejak masa transisi ke OrdeBaru dan ketika pertumbuhan ekonomi benar-benar meningkat tajam,pendidikan pesantren menjadi lebih terstruktur dan kurikulum pesantrenmenjadi lebih baik. Misalnya, selain kurikulum agama, pesantren jugamenawarkan mata pelajaran umum dengan menggunakan kurikulum ganda,kurikulum mone dan Kemenag kurikulum. Sebagai lembaga pendidikan,pesantren sangat concern dalam bidang agama (tafaqquh fi al-din) danpembentukan karakter bangsa yang berkarakter akhlakul karimah.Ketentuan tentang pendidikan agama dijelaskan dalam UU Sisidiknas Pasal30 ayat (4) bahwa pendidikan agama berupa pendidikan diniyah, pesantren,dan bentuk lain yang serupa. Keberadaan pesantren merupakan mitra idealbagi institusi pemerintah untuk bersama-sama berbenah kualitas pendidikandan fondasi karakter bangsa. Ini dapat ditemukan dari berbagai fenomenayang terjadi seperti tawuran antar sekolah dan distributor yang meluas danpengguna narkoba di kalangan anak muda jarang dijumpai mereka adalahanak kos atau lulusan dari pesantren. Oleh karena itu pentren sebagai dasarpelaksanaan sosial transformasi melalui pendidikan untuk menyediakansumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak karimah.
PENDEKATAN HUMANISTIK PENDEKATAN HUMANISTIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI 1 LUMAJANG Firmansyah, Muhammad Hendra
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v7i2.628

Abstract

ABSTRACT The concept of humanistic education is education that has principles to humanize humans such as education that explores, respects, serves, and helps students develop their potential with the aim of making students a generation that is intelligent, religious and has good character. Education has many obstacles and very complex problems. Various factors including the development of science and technology have led to changes in the behavior of adolescents, especially high school students, who commit crimes such as immoral crimes and so on. This moral degradation causes PAI teachers to try to educate students not to be carried away by the current of modernization which has a negative impact by instilling religious values. However, in reality, many people think that PAI is not important. A different phenomenon occurs in one high school in Lumajang City, namely SMAN 1 Lumajang. Where students really like PAI lessons because learning PAI at school is carried out with a humanistic approach. This journal discusses the implementation of the humanistic approach in Islamic Education lessons and also the constraints and reasons for using humanistic theory in Islamic Education learning. The research method used is qualitative research methods. Keywords: Approach, Humanistic, Pendidikan Agama Islam ABSTRAK Konsep pendidikan humanistik adalah pendidikan yang memiliki prinsip untuk memanusiakan manusia seperti pendidikan yang menggali, menghargai, melayani, dan membantu siswa mengembangkan potensi yang dimiliki dengan tujuan agar siswa menjadi generasi yang cerdas, religius dan berakhlakul karimah. Pendidikan banyak mengalami kendala dan permasalahan yang amat komplek. Berbagai faktor termasuk perkembangan IPTEK menyebabkan perubahan tingkah laku remaja khususnya siswa/siswi SMA banyak melakukan tindak kriminalitas seperti kejahatan asusila dan sebagainya. Degradasi moral inilah yang menyebabkan guru PAI berusaha untuk mendidik murid agar tidak terbawa dengan arus modernisasi yang membawa dampak negatif dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan. Namun pada kenyataannya banyak yang menganggap pelajaran PAI itu tidak penting. Fenomena berbeda terjadi pada salah satu SMA di Lumajang yaitu SMA Negeri 1 Lumajang. Dimana para siswa sangat menyukai pelajaran PAI karena pembelajaran PAI disekolah tersebut dilakukan dengan pendekatan humanistik. Jurnal ini membahas mengenai implementasi pendekatan humanistik pada pelajaran PAI dan juga kendala serta alasan menggunakan teori humanistik dalam pembelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Kata Kunci : Pendekatan, Humanistik, Pendidikan Agama Islam
The Tendency to Commit Violence in Dating Seen from Emotional Regulation Firmansyah, Hendra; Mubina, Nuram; Leometa, Citra Hati
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 9 No. 2 (2025): (July-December)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v9i2.12121

Abstract

Violence is a growing problem among adolescents and young adults, particularly in the Karawang region. This study aims to analyze the influence of emotion regulation on the tendency to perpetrate dating violence among university students in Karawang. A causal-associative quantitative method was employed, utilizing a sample of 100 students aged 18-29 years selected through convenience sampling. Data analysis was performed using simple regression with the aid of IBM SPSS Statistics 25. The results indicate a significant negative correlation between emotion regulation and dating violence (p=0.000<0.01), with a coefficient of determination (R2) of 49.1%. This suggests that nearly half of the variability in dating violence is influenced by individuals' ability to regulate their emotions. These findings imply the necessity of developing psychological interventions that focus on enhancing emotion regulation as a primary strategy in the prevention and management of violence in dating relationships.
Identifikasi Burung Pantai di Pantai Talang Siring Kabupaten Pamekasan Firmansyah, Mahendra Ekalukmana; Effendi, Alya Anggraini; Rosanti, Nisfi Puji; Herdiawan, Boni; Afnan, Muhammad Zahrudin
Sains dan Matematika Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober, Sains & Matematika
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sainsmat.v7n2.p77-82

Abstract

Burung pantai adalah kumpulan jenis burung yang hidup hidupnya mulai dari mencari makan berkembang biak, sebagai tempat berlindung, bergantung pada kawasan pantai. Satwa ini cenderung menyukai lahan basah seperti hutan muara sungai, mangrove, dan tambak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis burung pantai di kawasan Pantai Talang Siring Kecamatan Pamekasan, Pulau Madura Provinsi Jawa Timur. Sampling dilakukan dengan pendekatan birdwatching. Pengamatan dan pendataan burung berdasarkan ciri morfologi yang diamati, dilakukan di sepanjang jalur pengamatan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Pantai Talang Siring Pamekasan ditemukan 11 spesies burung pantai yang berasal dari famili Scolopacidae dan Charadriidae. Dua di antaranya termasuk jenis dilindungi yaitu Charadrius javanicus dan Numenius phaeopus. Penelitian ini dapat membantu adanya penyajian data dan informasi persebaran burung di kawasan Pantai Talang Siring Pamekasan serta dapat menginisiasi upaya berbagai program untuk perlindungan dan pelestarian terkait di kawasan tersebut.
Strengthening the Role of Head Nurses in Managing Quality Improvement (QI) Programs for Pressure Injury Prevention in Hospitals Firmansyah, Hendra; Hariyati, Roro Tutik Sri; Rayatin, Lilis
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5322

Abstract

Nursing managers face challenges in implementing Quality Improvement (QI) programs for pressure injury prevention in hospitals. Objectives: To identify problems faced by nurse managers in implementing QI programs and to develop problem-solving solutions. Mini-project on improving the quality of care room management and analysis of results and implementation gaps based on literature review. Data collection through interviews, observations, and questionnaires in the internal medicine inpatient ward. Data were analyzed using the 5 Whys technique and fishbone diagram. Problem-solving solutions used the FOCUS PDSA approach. It was found that the direction and control functions of the quality improvement program in efforts to prevent pressure injuries were not optimal. The implementation of solutions in the form of improving pressure injury data management, staff re-education, making mini posters, and evaluating the impact of pressure injuries on costs. The evaluation results showed that all at-risk patients had received preventive interventions and no new cases of pressure injuries were found. Strengthening the direction function of the head of the room through staff re-education, poster installation, and effective monitoring can improve the implementation of the QI program in preventing pressure injuries in hospitals.
Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pembentukan Akhlak Firmansyah, Muhammad Hendra; Fadlillah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.387

Abstract

Pesantren Pondok merupakan cikal bakal lembaga pendidikan Islam diIndonesia Indonesia. Kehadiran awal pesantren diperkirakan 300-400 tahunyang lalu dan menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat muslimIndonesia, khususnya di Pulau Jawa. Pesantren adalah lembaga pendidikanyang unik. Bukan hanya karena keberadaannya yang sangat lama, tetapi jugakarena budaya, metode, dan jaringan yang diterapkan oleh institusi. SetelahIndonesia memperoleh kemerdekaan, terutama sejak masa transisi ke OrdeBaru dan ketika pertumbuhan ekonomi benar-benar meningkat tajam,pendidikan pesantren menjadi lebih terstruktur dan kurikulum pesantrenmenjadi lebih baik. Misalnya, selain kurikulum agama, pesantren jugamenawarkan mata pelajaran umum dengan menggunakan kurikulum ganda,kurikulum mone dan Kemenag kurikulum. Sebagai lembaga pendidikan,pesantren sangat concern dalam bidang agama (tafaqquh fi al-din) danpembentukan karakter bangsa yang berkarakter akhlakul karimah.Ketentuan tentang pendidikan agama dijelaskan dalam UU Sisidiknas Pasal30 ayat (4) bahwa pendidikan agama berupa pendidikan diniyah, pesantren,dan bentuk lain yang serupa. Keberadaan pesantren merupakan mitra idealbagi institusi pemerintah untuk bersama-sama berbenah kualitas pendidikandan fondasi karakter bangsa. Ini dapat ditemukan dari berbagai fenomenayang terjadi seperti tawuran antar sekolah dan distributor yang meluas danpengguna narkoba di kalangan anak muda jarang dijumpai mereka adalahanak kos atau lulusan dari pesantren. Oleh karena itu pentren sebagai dasarpelaksanaan sosial transformasi melalui pendidikan untuk menyediakansumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak karimah.