Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IDENTIFIKASI TITIK LONGSOR DAN SOSIALISASI MITIGASI BENCANA LONGSOR DI KELURAHAN SUMBER AGUNG, KECAMATAN KEMILING, KOTA BANDAR LAMPUNG Sandri Erfani; Nandi Haerudin; Ilham Dani; Aminudin Syah; Restu Ningsih; Hayu Nurfaidah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i1.389

Abstract

Tanah longsor merupakan bencana alam yang disebabkan oleh pergerakan muka tanah akibat undulasi pemukaan yang curam atau terjal. Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung menjadi salah satu daerah dengan potensi bencana tanah longsor dengan tingkat kerawanan menengah. Namun terkait tingkat kesadaran masyarakat sekitar terhadap bencana longsor di wilayah tersebut masih rendah. Oleh karena itu, kegiatan dari Tim Universitas Lampung ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada Kelurahan Desa Sumber Agung yang dinilai memiliki potensi longsor. Program kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi dan pembuatan papan informasi terhadap bencana tanah longsor. Kegiatan di Kelurahan Sumber Agung ini bertujuan sebagai pembekalan terkait potensi longsor dan memberikan simulasi berupa papan informasi saat terjadi bencana longsor. Kegiatan ini dilakukan melalui pemetaan geologi dan mengetahui titik potensi longsor menggunakan foto udara (drone) yang bertujuan untuk melihat tingkat kemiringan lereng yang menyebabkan longsor melalui pengamatan dari atas (foto udara). Dari hasil pemetaan foto udara yang dilakukan diperoleh lima titik potensi longsor di lingkungan RT VIII. Kegiatan sosialisasi potensi longsor ini diharapkan berhasil memiliki nilai akhir yang baik, dengan jumlah peserta 75% yang dilakukan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan, ketercapaian tujuan pemberian informasi minimal 70% serta tingkat kepusasan peserta, ketercapaian materi serta ketercapaian target penguasaan materi peserta minimal 70%. Sehingga program ini fdinilai efektif, dan memiliki benefit yang baik saat dilaksanakan.
ANALISIS SPEKTRUM DATA GAYABERAT GGMPLUS DAERAH WAYRATAI, LAMPUNG Syamsurijal Rasimeng; Ilham Dani; Widya Putri Syahranti; Ivana Jayarani Sitompul; Fadhil Muhammad Nizam
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v10i1.23575

Abstract

The weight force method is a geophysical method that is sensitive to vertical changes, therefore this method is favored for studying intrusion contacts, bedrock, geological structures, ancient river deposits, holes in the rock mass, buried shaff, and others. The location of the research area is in the Way Ratai geothermal area, Padang Cermin District, Pesawaran Regency, Lampung Province. This research aims to determine the depth of regional and residual anomalies and to identify weight force anomalies based on 2-dimensional subsurface conditions. Five passes were sliced, namely A-A', B-B', C-C', D-D', and E-E' on the complete Bouguer anomaly cross section, and the resulting values of regional depth, residual, wavelength, and cutoff value as the boundary of the intersection between regional and residual anomalies. The complete Bouguer anomaly values range from 54 mGal to 100 mGal, the regional anomaly is 56 mGal to 90 mGal, and the residual anomaly is 19 mGal to 4 mGal. The depth of the regional anomaly is 5219.4m and the residual anomaly is at a depth of 336.77m.
Advancing Geothermal Resource Assessment Using 3D Gravity Modeling: A Case Study from Kamojang, West Java Agustin, Annisa Vidia; Early Nabila Dennanti; Meisha Nabilla; Nabilah Bintang Haryan; Ilham Dani
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 3 No. 1 (2025): DESEMBER 2024 - MEI 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v3i1.4044

Abstract

The research was conducted using the gravity method in the Kamojang geothermal manifestation area, West Java. Data was obtained through the Topex website which contains information on latitude, longitude, elevation, and FAA value. The purpose of this research is to determine the density value of subsurface constituent rocks to determine the location of reservoirs and heat sources in the research area. The corrections made are Bouger correction and Terrain correction obtained from the CBA map which is sliced as many as 5 incisions. Calculation of subsurface average mass density using the Parasnis method obtained a density of 2.5882 mGal. Spectrum analysis was performed to determine the regional-residual depth using the moving average method. The regional anomaly contour map shows a range of 15 - 135 mGal. The residual anomaly contour map shows a range of -26 to +28 mGal with more complex results. Modeling results using Grav3D with a mesh value of 500 show a density range of 1.6752 - 3.1712 gr/cm³ with an altitude of 600 - 2000 m and a thickness of 1400 m. Zones with high density values between 2.9219 - 3.1712 gr/cm³ are indicated as heat source areas with volcanic rocks such as lava to basalt igneous rocks. Medium density values in the range of 2.4232 - 2.6722 gr/cm³ are indicated as boundary zones which are interpreted as basement in the caprock of the study area with igneous rocks surrounding the boundary zone. The low density zone with a value of 1.6752 - 2.1732 gr/cm³ is indicated as a reservoir zone with sedimentary rocks composed of pyroclastic rocks and breccias.
SUMBER AIR TANAH DIGUNAKAN UNTUK MENINGKATKAN USAHA PETERNAKAN MASYARAKAT DESA BERNUNG, GEDONG TATAAAN Ordas Dewanto; Akhmad Dzakwan; Ilham Dani; Salsabila Noviari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v10i1.654

Abstract

Bernung adalah sebuah desa yang terletak di sebelah timur Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Penulis bermitra dengan Kelompok Tani Isa Mandiri Bernung. Mitra ini memiliki lahan untuk budidaya ikan dan perkebunan, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu masalah yang muncul adalah kebutuhan air bagi mitra dan masyarakat. Kekurangan air yang memadai membuat kegiatan usaha menjadi sulit. Masalah lain adalah kekurangan air selama musim kemarau, yang menyebabkan kekeringan dan mengganggu kegiatan usaha. Berdasarkan masalah yang dihadapi mitra dan masyarakat, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: Memanfaatkan air tanah untuk budidaya ikan dan perkebunan, serta untuk pembangunan sumur. Tujuan spesifiknya adalah untuk mengatasi masalah ketersediaan air guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah metode geolistrik untuk menentukan kedalaman air tanah untuk pembangunan sumur. Metode Pendekatan Pedesaan Partisipatif (PPA) akan digunakan, melibatkan partisipasi masyarakat. Hasil yang diperoleh dari informasi penelitian menggunakan metode geolistrik menunjukkan bahwa pengeboran air tanah dapat dilakukan pada kedalaman 33,4-81,9 meter, dan kemungkinan pada lapisan 82,8 meter hingga sekitar 100 meter di bawah permukaan, indikasi air tanah dalam masih dapat ditemukan, dilihat dari kondisi wilayah yang sangat dekat dengan sumber air. Kesimpulannya, pengeboran sumur dapat dilakukan pada kedalaman sekitar 100 meter.
The Identification of the Way Ratai Geothermal System and Menanga Fault Through Derivative Analysis and 3D Modeling of Gravity Data: Case Study in Tanggamus Regency, Lampung Ilham Dani; Virna Amelia; Rifanny Dwi Anwar; Nayla Julita Putri
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v8i1.250

Abstract

The gravity method is one of the most commonly used geophysical exploration methods for deep ground structure, especially in the geothermal prospect area. In this study the Way RataiGeothermal System and Menanga Faulthave been successfully identified in PesawaranRegency, Lampung Province using full Bouguer anomaly informations. The interpretation process was also performed through the First Horizontal Derivative (FHD), besides the Second Vertical Derivative (SVD) to emphasize anomalies whilst mapping density contrast limits related with fault and fracture-zones. The subsequent step was to predict the rock density distribution and to assist in interpreting the subsurface geology, 3D modelling was conducted. Results of interpretations show a low density area related to the Way Ratai geothermal system and linear anomaly patterns, which are believed to correspond the Menanga Fault. These results indicate that there are permeable bodies which act as pathways for the hydrothermal fluids to migrate. The tectonic control has been proved to be the significant preparation mechanism for geothermal system. In general, it has proved that the derivative or 3D modeling of the gravity method would be viable in geothermal survey.