Nurul Hidayah
Universitas Nusantara PGRI KEDIRI

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA NUMBER BLOCKS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN TK IT AL AQSHA Nurul Hidayah; Intan Prastihastari Wijaya
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i1.1389

Abstract

Penelitian yang dilatar belakangi oleh kurangnya perkembangan kognitif anak Penelitian ini dilakukan untuk lembanga yang kesulitan dalam mengembangkan aspek kognitif anak didiknya terutama pada aspek berhitung adalah (1) Kurangnya pemahaman anak dalam mengurutkan angka (2) Kurang mampunya anak dalam berhitung angka 1-10 di kelompok TK A (4) Apakah media number blocks dapat digunakan sebagai sarana belajar anak didik dalam mengembangkan kognitifnya?. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian anak didik TK A di TK IT AL-AQSHA. Penelitian ini menggunakan tiga siklus penelitian dan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi, lembar penilaian dan RPP harian. Media number blocks  ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak didik dan memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan perkembangan berhitung. Hasil dari penelitian ini yakni sebesar 88,71% dinyatakan tuntas dan persentase anak yang belum tuntas hanya sebesar 14,2%, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penelitian dengan menggunakan media number blocks dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak didik usia 4-5 tahun di TK IT Al-Aqsha
PENGGUNAAN MEDIA NUMBER BLOCKS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN TK IT AL AQSHA Nurul Hidayah; Intan Prastihastari Wijaya
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i1.1389

Abstract

Penelitian yang dilatar belakangi oleh kurangnya perkembangan kognitif anak Penelitian ini dilakukan untuk lembanga yang kesulitan dalam mengembangkan aspek kognitif anak didiknya terutama pada aspek berhitung adalah (1) Kurangnya pemahaman anak dalam mengurutkan angka (2) Kurang mampunya anak dalam berhitung angka 1-10 di kelompok TK A (4) Apakah media number blocks dapat digunakan sebagai sarana belajar anak didik dalam mengembangkan kognitifnya?. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian anak didik TK A di TK IT AL-AQSHA. Penelitian ini menggunakan tiga siklus penelitian dan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi, lembar penilaian dan RPP harian. Media number blocks  ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak didik dan memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan perkembangan berhitung. Hasil dari penelitian ini yakni sebesar 88,71% dinyatakan tuntas dan persentase anak yang belum tuntas hanya sebesar 14,2%, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penelitian dengan menggunakan media number blocks dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak didik usia 4-5 tahun di TK IT Al-Aqsha
Implementasi Model Belajar Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Gaya di Sekitar Kita Mata Pelajaran IPAS Kelas 4 SDN Mojoroto 1 Rika Wahyuni; Aprilia Novitasari; Faridhotuz Zulfa Khusnaini; Nurul Hidayah; Siti Yuliana; Siti Mutmainah; Mumun Nurmilawati
Jurnal Simki Postgraduate Vol 3 No 4 (2024): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v3i4.1081

Abstract

Low scientific literacy occurs in students at SDN Mojoroto 1. The cause is also the same as the general problems that occur in Indonesia. Based on this, a learning approach is needed that can improve students' abilities optimally, both in cognitive, affective, and psychomotor aspects. One approach that is considered effective in improving student learning outcomes is Problem-Based Learning (PBL). This study uses PTK (Classroom Action Research). The application of the Problem Based Learning (PBL) learning model to fourth grade students of SDN Mojoroto 1 significantly improves learning outcomes. This is indicated by an increase in the average student score from cycle I of 28.3 to 53.1 in cycle II, and finally reaching 84.8 in cycle III, with a percentage increase in learning outcomes between cycles of 24.8% and 31.7%. The N-gain test which obtained a percentage of 78.2% showed that the PBL model was in the effective category. This success was strengthened through reflection and improvement from the previous cycle, which made the implementation of PBL in cycle II more optimal with a success rate of 100%. The PBL model has been proven to improve student understanding, activeness in learning, and critical thinking skills.
Implementasi Model PBL berbasis Culturally Responsive Teaching dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Nurul Hidayah; Kharisma Eka Putri; Novi Rohmawati
Jurnal Simki Postgraduate Vol 4 No 1 (2025): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v4i1.1099

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes on the material "My Pride, My Region" through the application of the Problem Based Learning (PBL) model based on Culturally Responsive Teaching (CRT) in class V SDN Gayam 1. The study used the Classroom Action Research (CAR) method which was implemented in two cycles. Each cycle consists of the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 27 students of class V, consisting of 12 males and 15 females. Cycle I used the PBL model with large group discussions, while in cycle II more effective small group discussions were applied, accompanied by learning media in the form of cultural videos, LKPD, and mini projects. The instruments used were observation sheets to measure student involvement and focus and written tests to measure cognitive learning outcomes. The results showed that student learning completeness in cycle I only reached 59.3% or 16 out of 27 students met the Minimum Completion Criteria (KKM). After improvements were made in cycle II, learning completeness increased significantly to 85% or 23 students achieved KKM. In addition to improving learning outcomes, students' active involvement and self-confidence also increased significantly.