Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Coffee Shop Melalui Pendampingan Pengembangan Kelas Pelatihan Kopi Profesional AB Sarca Putera; Reno Fernandes; Khairul Fahmi; Ayu Adriyani; Irene Santika Vidiadari; Annisa Citra Triyandra; Sri Oktika Amran; Muhammad David Hendra; Evelynd Evelynd; Relly Anjar Vinata Wisnu Saputra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i2.444

Abstract

Pertumbuhan coffee shop di kota Padang sangat pesat pada masa pandemi. Jumlah coffee shop yang terus bertambah perlu diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan barista karena kualitas barista berdampak pada sustainability of the coffee shop. Realitanya, terdapat dua masalah utama yang dihadapi coffee shop: (1) para barista yang bekerja di coffee shop merupakan individu yang memiliki pengetahuan yang minim terkait pengolahan kopi, (2) akses pelatihan kopi professional yang terbatas di Pulau Jawa sehingga tidak terjangkau oleh para barista maupun calon barista. Berdasarkan masalah di atas, perlu adanya kegiatan pendampingan melalui kelas pelatihan kopi professional yang dilaksanakan bersama mitra Rimbun Coffee melalui FGD dengan mitra untuk mengidentifikasi masalah dan mendiskusikan solusi yang disepakati secara partisipatif dan tepat sasaran, diskusi dengan barista dan pemilik coffee shop, menyusun modul dan pelatihan keterampilan mengajar bagi calon fasilitator pada pelatihan kopi professional.
Melestarikan Lingkungan Kita: Mempromosikan Keberlanjutan, Melestarikan Sumber Daya, Melindungi Satwa Liar, dan Mendukung Inisiatif Hijau di Kawasan Kaki Gunung Relly Anjar Vinata Wisnu Saputra; Susatyo Adhi Pramono; Medina Almunawwaroh
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i5.377

Abstract

Penelitian ini berfokus pada eksplorasi komprehensif metode yang digunakan untuk melestarikan lingkungan, mempromosikan keberlanjutan, melestarikan sumber daya, melindungi satwa liar, dan mendukung inisiatif hijau. Penelitian ini menyelidiki hasil dan pentingnya metode-metode ini dalam menciptakan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat. Promosi keberlanjutan melibatkan pengintegrasian pertimbangan lingkungan ke dalam proses pengambilan keputusan dan menumbuhkan budaya praktik-praktik berkelanjutan. Konservasi sumber daya mencakup pengelolaan sumber daya yang efisien, pengurangan limbah, dan penggunaan sumber energi terbarukan. Melindungi satwa liar memerlukan konservasi habitat, tindakan anti perburuan liar, dan kampanye kesadaran publik. Mendukung inisiatif hijau melibatkan proyek-proyek energi terbarukan, desain bangunan hijau, transportasi berkelanjutan, dan program-program keberlanjutan perusahaan. Hasil dari metode-metode ini menunjukkan pencapaian penting. Praktik-praktik berkelanjutan telah menghasilkan pengurangan emisi gas rumah kaca dan adopsi kebiasaan ramah lingkungan. Upaya konservasi sumber daya telah meningkatkan efisiensi dan mengurangi polusi. Inisiatif perlindungan satwa liar telah melindungi habitat dan mengurangi perdagangan satwa liar ilegal. Inisiatif ramah lingkungan telah mendiversifikasi sumber energi, mengurangi emisi, dan meningkatkan tanggung jawab perusahaan. Namun, tantangan tetap ada, membutuhkan penelitian yang berkelanjutan, kebijakan yang diperkuat, dan inisiatif pendidikan dan kesadaran yang diperluas. Kolaborasi antara pemerintah, LSM, bisnis, dan masyarakat sangat penting untuk kemajuan. Studi ini menyimpulkan dengan menekankan perlunya upaya berkelanjutan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan di mana ekosistem berkembang, sumber daya dilestarikan, satwa liar berkembang, dan inisiatif hijau menjadi hal yang biasa.
Model Komunikasi Bencana Dalam Pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Relly Anjar Vinata Wisnu Saputra
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v4i2.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi bencana yang terjadi dalam pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi yang telah menimbulkan kerusakan lingkungan pada Bendung Irigasi Batang Teso. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Penentuan informan dilakukan melalui cara purposive, terdiri dari empat pihak terkait yakni; Karang Taruna Tunas Karya, Kepala Desa Marsawa, Camat Sentajo Raya. Pengolahan data penelitian menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan model komunikasi bencana yang dilakukan adalah terbentuknya Gerakan Penyelamatan Lingkungan Bendung Irigasi Batang Teso. Gerakan ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan aksi sosial secara nyata dan maya melalui media sosial dengan taggar #SaveWK dan mengadvokasi pihak-pihak yang dianggap memiliki pengaruh seperti Camat Sentajo Raya, Komandan Rayon Militer, dan Kepala Polisi Sektor. Selanjutnya secara intensif melakukan pendekatan-pendekatan dengan pelaku PETI dengan rembug musyawarah secara kondusif untuk mensterilkan lingkungan dari kegiatan PETI.
Maintaining Plurality Through the Preservation of the Siulak Kerinci Tradition Relly Anjar Vinata Wisnu Saputra
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 2 (2023): Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v6i2.31422

Abstract

This study aims to describe and identify inter-ethnic relations and form existing traditions as a means of inter-ethnic bonding that is able to unite within the frame of brotherhood. The background of this research is the diversity of the Siulak Kerinci community which consists of various ethnicities with a diversity of traditions and their uniqueness. This research is a qualitative research with an ethnographic approach. In the process of data, researchers used the method of observation, interviews and literature study, then the data were analyzed by means of descriptive qualitative. Based on the research, it was found that Siulak Kerinci was inhabited by various ethnic groups, both natives and immigrants. Each ethnic group has its own diversity and uniqueness, including the kenduri sko tradition, the tale tradition and the asyeik dance tradition.  These traditions become a unifying tool that is able to unite the various ethnic groups that exist only because ethnicity is only carried out by the participating ethnic groups. There is no longer a dividing line because of the awareness that the existing traditions are national cultural treasures that need to be preserved and maintained. The principle of mutual respect is the main asset in the framework of Bhinneka Tunggal Ika.
The role of the social media platform pinterest as a creative media reference for generation Z students Saputra, Relly Anjar Vinata Wisnu
English Learning Innovation Vol. 5 No. 2 (2024): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/englie.v5i2.35115

Abstract

This study was conducted to analyze the role of the social media platform Pinterest as a reference for the creativity of Generation Z students. The research method used was qualitative with a case study approach, allowing for an in-depth exploration of how Pinterest influences student creativity. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and document studies, ensuring a comprehensive understanding of the subject matter. Informants were determined purposively, consisting of students from the Department of Sociology at Universitas Negeri Padang, specifically from both the Sociology Study Program and the Communication Studies Program. This targeted selection ensured that the informants had relevant experience and insights. Data processing utilized the Miles and Huberman data analysis technique, which involves data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. This method ensured that the data was systematically analyzed to identify patterns and draw meaningful conclusions. The results of the study indicate that Pinterest plays a crucial role in facilitating the creative processes of Generation Z students. This platform serves as a rich source of visual inspiration, offering a vast array of images and creative ideas that can stimulate the imagination of Generation Z students. Additionally, the ability to save and share creative content broadens the horizons of Generation Z students, enabling them to continuously develop their creative skills and expertise. Pinterest not only provides inspiration but also serves as a collaborative tool where students can exchange ideas and gain feedback from peers, further enhancing their creative potential
HALAL TOURISM SEBAGAI WAHANA EDUKASI DAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN Anjar Vinata Wisnu Saputra, Relly
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.39-48

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat konsep halal tourism yang diterapkan pada Objek Wisata Bukit Kelinci, dan bentuk komunikasi lingkungan yang dilakukan pengelola Wisata Bukit Kelinci dalam upaya edukasi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Wisata Bukit Kelinci yang ada di Payakumbuh, Limapuluh Kota, Sumatera Barat menjadi objek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengelompokan data, reduksi data, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan, konsep halal tourism yang diterapkan di Wisata Bukit Kelinci yaitu penerapan kaidah syariah, artinya sedapat mungkin menjauhkan hal-hal yang membahayakan sisi kemanusiaan dan lingkungannya. Dari segi produk maupun pelayanan yang diberikan, yang mampu memberikan kebaikan atau kemaslahatan secara umum, selaras dengan tujuan risalah islamiyah yang bersifat rahmat bagi seluruh alam/rahmatan lil-‘alamin. Sistem syariah diterapkan untuk mengajarkan manusia hidup tenteram, aman, sehat, dan tenang seperti hiburan yang jauh dari kemaksiatan, keamanan wisatawan dalam hal keuangannya, dan tidak tersedianya minuman beralkohol di kawasan wisata. Komunikasi lingkungan dilakukan dalam bentuk edukasi pada pengunjung, utamanya anak usia dini agar memiliki kesadaran tentang pelestarian lingkungan, dan kepada masyarakat yang berkunjung dengan menampilkan pesan-pesan himbauan syariah dan peduli lingkungan pada area Wisata Bukit Kelinci.
Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Tri Bakti Sarimas dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Saputra, Relly Anjar Vinata Wisnu
LITERAKOM: Jurnal Literasi dan Komunikasi Vol 1 No 1 (2023): LITERAKOM: Jurnal Literasi dan Komunikasi (June 2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/lk.v1i1.5

Abstract

The research was conducted to analyze the implementation of Corporate Social Responsibility/CSR of PT. Tri Bakti Sarimas in order to improve the welfare of the people of Kuantan Singingi Regency, Riau Province. This research is qualitative research, with acase study approach. The informant selection technique used is a purposive technique. This technique includes people who are selected based on certain criteria or categories that are made according to the needs of the research objectives. Data collection techniques are carried out by interviews, observations, and literature studies. Data analysis techniques are carried out with Miles and Huberman data analysis techniques. The analysis was carried out in 3 stages, including 1) data reduction; 3) presentation of data and 4) drawing conclusions. The results showed that PT. Tri Bakti Sarimas is still a donation or voluntary from the company. The CSR program implemented is still far from the ideals of CSR that have been echoed by the government and the international community because the CSR program implemented is not a CSR program that supports the implementation of sustainable economic development.
Pemenuhan Kebutuhan dan Komunikasi Organisasi dalam Menangani Konflik di Budiman Swalayan Fairana, Aura; Ramadani, Intan; Saputra, Relly Anjar Vinata Wisnu
LITERAKOM: Jurnal Literasi dan Komunikasi Vol 2 No 1 (2024): LITERAKOM: Jurnal Literasi dan Komunikasi (June 2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/lk.v2i1.20

Abstract

In every organization or company there is always conflict. Conflict is something that is natural and permanent, always there. The purpose of this research is to analyze how Budiman supermarket handles conflicts that occur. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection methods of observation, interviews and documentation. This research uses the theory of basic human needs that can trigger conflict. The results of this study discuss how conflicts are viewed, the kinds of conflicts, the causes of conflicts, the process of conflicts, and conflict resolution strategies at Budiman Supermarket. As well as explaining that there are various human needs that can trigger conflict in Budiman supermarket. And organizational communication plays an important role in resolving conflicts that occur.
HALAL TOURISM SEBAGAI WAHANA EDUKASI DAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN Anjar Vinata Wisnu Saputra, Relly
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.39-48

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat konsep halal tourism yang diterapkan pada Objek Wisata Bukit Kelinci, dan bentuk komunikasi lingkungan yang dilakukan pengelola Wisata Bukit Kelinci dalam upaya edukasi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Wisata Bukit Kelinci yang ada di Payakumbuh, Limapuluh Kota, Sumatera Barat menjadi objek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengelompokan data, reduksi data, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan, konsep halal tourism yang diterapkan di Wisata Bukit Kelinci yaitu penerapan kaidah syariah, artinya sedapat mungkin menjauhkan hal-hal yang membahayakan sisi kemanusiaan dan lingkungannya. Dari segi produk maupun pelayanan yang diberikan, yang mampu memberikan kebaikan atau kemaslahatan secara umum, selaras dengan tujuan risalah islamiyah yang bersifat rahmat bagi seluruh alam/rahmatan lil-‘alamin. Sistem syariah diterapkan untuk mengajarkan manusia hidup tenteram, aman, sehat, dan tenang seperti hiburan yang jauh dari kemaksiatan, keamanan wisatawan dalam hal keuangannya, dan tidak tersedianya minuman beralkohol di kawasan wisata. Komunikasi lingkungan dilakukan dalam bentuk edukasi pada pengunjung, utamanya anak usia dini agar memiliki kesadaran tentang pelestarian lingkungan, dan kepada masyarakat yang berkunjung dengan menampilkan pesan-pesan himbauan syariah dan peduli lingkungan pada area Wisata Bukit Kelinci.
Penerapan Powtoon Sebagai Inovasi Media Pembelajaran Sosiologi oleh Mahasiswa Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) Universitas Negeri Padang Habi Fahriza; Relly Anjar Vinata Wisnu Saputra
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media Powtoon sebagai inovasi pembelajaran Sosiologi yang dilakukan oleh mahasiswa Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) Universitas Negeri Padang. Permasalahan penelitian berangkat dari penggunaan metode pembelajaran ceramah yang kurang mampu menarik perhatian peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang lebih menarik dan komunikatif. Salah satu alternatif media yang digunakan adalah Powtoon. Penelitian ini memfokuskan pada peran mahasiswa PLK sebagai calon guru dalam merancang, membuat, dan menerapkan media Powtoon, serta mengkaji perkembangan kreativitas dan kemampuan mengajar mereka melalui pengalaman praktik lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas enam mahasiswa PLK yang berasal dari lima sekolah mitra dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian didasarkan pada teori kognitif Jean Piaget, yang menunjukkan bahwa mahasiswa PLK mampu memanfaatkan Powtoon sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penggunaan media Powtoon tidak hanya mempermudah pemahaman materi Sosiologi, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan mengajar, kreativitas, serta pengalaman profesional mahasiswa sebagai calon guru.