Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Numerik Atenuasi Gelombang oleh Vegetasi Menggunakan Program XBeach Mega Septia Sarda Dewi; Satria Damarnegara; Umboro Lasminto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.756 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8652

Abstract

Proses abrasi pantai di wilayah pesisir disebabkan oleh proses alami berupa proseshidro-oseanografi seperti hempasan gelombang laut, fluktuasi muka air laut dan arus sehingga mengakibatkan terjadinya kemunduran garis pantai dan terjadi fenomena sedimentasi. Salah satu upaya dalam menanggulangi abrasi adalah dengan penanaman vegetasi. Vegetasi dapat meredam energi gelombang dan memiliki peran penting dalam perlindungan pantai. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap vegetasi untuk mengetahui tingkat atenuasi gelombang. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan hasil penelitian laboratorium dengan pemodelan numerik dari besar atenuasi gelombang oleh vegetasi. Penelitian ini berdasarkan pada data pemodelan fisik laboratorium yang telah dilakukan oleh penelitian sebelumnya dan yang akan divalidasi. Data yang digunakan adalah domain model, data gelombang dan data karakteristik vegetasi (kepadatan, tinggi dan diameter batang). Hasil dari pemodelan numerik menghasilkan atenuasi rata-rata 66% dan uji validasi pemodelan numerik menghasilkan performa yang baik dengan nilai RMSE rata-rata 0.024.
Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan menggunakan Maggot-Aerob untuk Kesejahteraan Tanah Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Yulistyorini, Anie; Septia Sarda Dewi, Mega; Iga Widiastuti, Fanny; Brian Debytiantama, Gamaliel
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p56-61

Abstract

Di Desa Kebobang, banyak penduduknya yang masih menggunakan cara tradisional dengan membakar sampah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Padahal sampah bisa diolah kembali menjadi suatu yang bermanfaat bila dikelola dengan tepat. Tetapi sampah bila tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan penyakit dan bau yang kurang sedap hasil dari pembusukan sampah organik yang cepat. Pengolahan sampah menggunakan teknologi terbarukan berupa maggot merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan guna mengolah sampah dengan benar. Sebelumnya sampah terlebih dahulu dipisahkan sesuai jenisnya untuk mempermudah proses pegambilan. Untuk itu, perlu adanya tempat pemilahan sampah untuk membedakan antara sampah organik dan anorganik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, dan (3) tahap akhir. Pada masing-masing tahap dilaksanakan beberapa kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan rencana penyelesaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Luaran Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini nantinya diharapkan menghasilkan beberapa luaran antara lain: 1 Hak Cipta, 1 Berita di Media Massa, 1 produk implementasi desain, 1 dokumentasi produk, 1 artikel terpublikasi
PENGEMBANGAN MAKET INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PEMBELAJARAN DI MTS UMMU AIMAN Syahidah Fani Nastiti; Syahdam Habib Akbari; Muhammad Abdul Rahman; Sabrina Salsabila Mustaqiem; Mega Septia Sarda Dewi; Dzul Fikri Muhammad
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p103-110

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan maket interaktif sebagai media promosi sekaligus sarana pembelajaran inovatif di MTS Ummu Aiman, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh kebutuhan sekolah dalam meningkatkan daya tarik promosi serta menyediakan media pembelajaran yang lebih kontekstual dan menarik bagi siswa. Program ini dilaksanakan melalui skema Kemitraan Masyarakat Universitas Negeri Malang dengan pendekatan partisipatif antara tim pengabdi dan pihak sekolah. Metode penelitian terdiri dari tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui survei lapangan, analisis kebutuhan, dan wawancara dengan guru serta pengelola sekolah. Tahap pelaksanaan meliputi perancangan desain 2D, pengembangan model 3D dengan perangkat lunak SketchUp, produksi maket menggunakan teknologi cetak 3D, serta perakitan dan penambahan ornamen untuk meningkatkan realisme. Tahap evaluasi dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 siswa, 10 guru, dan 30 calon siswa/orang tua untuk menilai daya tarik, manfaat pedagogis, serta efektivitas maket sebagai media promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% responden menilai maket sangat menarik, dan 78% guru menyatakan bahwa maket membantu penyampaian materi spasial serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Selain itu, terdapat peningkatan minat pendaftaran siswa baru sebesar 15% dibandingkan promosi tahun sebelumnya. Temuan ini menegaskan bahwa maket interaktif berfungsi ganda, yaitu sebagai alat promosi yang efektif sekaligus media pembelajaran yang mendukung metode visual. Secara keseluruhan, pengembangan maket interaktif berkontribusi pada peningkatan citra sekolah, inovasi pembelajaran, dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 9 tentang inovasi serta infrastruktur.
ANALISIS METODE SLUICING UNTUK PENGENDALIAN SEDIMENTASI DI BENDUNGAN SUTAMI MENGGUNAKAN HEC-RAS Andi Prasetio Andi Prasetio; Mega Septia Sarda Dewi; Muhammad Abdul Rahman; Vita Ayu Kusuma Dewi
Bangunan Vol. 31 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v31i12026p71-78

Abstract

Sedimentasi merupakan permasalahan utama yang memengaruhi kinerja dan umur layanan Bendungan Sutami, khususnya akibat tingginya suplai sedimen dari Sungai Brantas. Salah satu metode pengendalian sedimentasi yang diterapkan adalah sluicing, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kondisi hidraulik dan strategi operasional yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon hidraulik dan sedimentasi akibat penerapan metode sluicing melalui pemodelan numerik menggunakan HEC-RAS dengan pendekatan aliran tak tunak selama 24 jam. Analisis difokuskan pada perubahan dasar sungai, distribusi spasial sedimentasi, serta perbandingan respon antara penampang kritis di sekitar bendungan (RS 5) dan penampang hilir yang lebih jauh (RS 10). Hasil simulasi menunjukkan bahwa operasi sluicing dengan pembukaan pintu selama 24 jam menghasilkan peningkatan tegangan geser dasar yang signifikan di RS 5, sehingga mampu memobilisasi sedimen dan memicu proses erosi dasar sungai secara dominan di sekitar bendungan. Sebaliknya, pada RS 10 nilai tegangan geser yang terbentuk relatif lebih rendah, menyebabkan sebagian sedimen yang termobilisasi dari hulu mengalami deposisi kembali di ruas hilir. Pola perubahan mass bed change cumulative mengindikasikan bahwa sedimen tidak seluruhnya keluar dari sistem, melainkan mengalami redistribusi spasial dari zona energi tinggi ke zona energi rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas sluicing bersifat temporal dan spasial. Operasi sluicing yang dilakukan secara kontinu selama 24 jam tidak selalu menghasilkan peningkatan efisiensi pengangkutan sedimen secara proporsional, karena hanya sebagian periode operasi yang berada pada kondisi hidraulik efektif. Oleh karena itu, metode sluicing terbukti efektif sebagai upaya pengendalian sedimentasi di sekitar bendungan, namun perlu dioptimalkan melalui pengaturan waktu dan debit operasi berbasis respon hidraulik. Pendekatan ini penting agar sluicing tidak hanya memindahkan sedimen ke lokasi lain, tetapi benar-benar berkontribusi pada pengelolaan sedimentasi Bendungan Sutami secara berkelanjutan.