Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

APLIKASI MESSAGE SERVICE GROUP A. Luthfi Pratama; Suyanto Suyanto; Fazmah Arif Yulianto
TEKTRIKA Vol 8 No 1 (2003)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v8i1.222

Abstract

Aplikasi Message Service Group (MSG) adalah suatu perangkat lunak komputer yang berfungsi untuk mendistribusikan pesan Short Message Service (SMS) ke semua anggota yang terdaftar pada suatu grup tertentu. SMS Broadcast yang tersedia pada HP-HP yang diproduksi sejak awal tahun 2002 memiliki empat kelemahan. Pertama, tidak setiap HP memiliki memori yang cukup untuk menyimpan semua nomor telephone dari anggota grup. Ke-dua, tidak setiap anggota memiliki daftar nomor telepon yang sama dengan anggota grup yang lain. Ke-tiga, tidak adanya manajemen yang baik dalam setiap grup. Terakhir, tidak adanya aturan pengelompokan terhadap masing-masing grup. Aplikasi MSG, yang dibangun menggunakan device driver Gnokii, sistem operasi Linux, dan bahasa pemrograman Perl, berhasil mengatasi keempat kelemahan tersebut. Hasil simulasi, menggunakan kartu prabayar SimPATI, menunjukkan rata-rata waktu pengiriman sebuah pesan SMS adalah 6,7 detik. Pengiriman pesan-pesan SMS secara serentak membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan pengiriman secara satu per satu. Pengiriman 5 buah SMS secara satu per satu membutuhkan waktu 59,7 detik, sedangkan pengiriman secara serentak hanya membutuhkan waktu 38,74 detik.
SISTEM ISOLASI DAN BUKA ISOLASI OTOMATIS PADA SENTRAL TELEPON AT&T Nanang Ruswianto; Fazmah Arif Yulianto; Heri Kurniawan
TEKTRIKA Vol 9 No 1 (2004)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v9i1.236

Abstract

Pelanggan telepon yang menunggak membayar tagihan sampai jangka waktu tertentu akan mendapat sanksi berupa isolasi sambungan teleponnya. Status isolasi ini menyebabkan sambungan telepon tidak dapat melakukan panggilan. Sambungan akan kembali seperti kondisi normal setelah kewajiban pembayaran tagihan dan denda dipenuhi. Status tiap sambungan telepon tersimpan di sentral. Pengeksekusian perintah (manajemen) sentral telepon umumnya masih melibatkan bisnis proses manual yang rumit dan cenderung kurang efisien. Dalam tulisan ini diusulkan perbaikan bisnis proses isolasi dan buka isolasi sentral telepon type AT&T (5ESS) dengan menggunakan bantuan PC. Sistem yang diberi nama SOPST (Sistem Otomatisasi Pengisolasian Sentral Telepon) secara otomatis akan melakukan pengecekan pada database pelanggan telepon. Jika ditemui keadaan yang mengharuskan perubahan status sambungan telepon (isolasi maupun buka isolasi), sistem akan langsung mengubah status pelanggan pada sentral. Dengan adanya sistem baru ini diharapkan proses pengisolasian di PT Telkom dapat dilakukan secara otomatis tiap bulan. Sementara proses buka isolasi dapat disesuaikan dengan komitmen Telkom untuk melakukan buka isolasi dua jam setelah ada informasi pembayaran tunggakan. Dari evaluasi yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan SOPST mampu menghemat waktu proses sampai 97%, mampu mengeksekusi perintah isolasi dan buka isolasi dengan tingkat kesalahan sebesar 0% (dengan penanganan beberapa kasus error), serta memiliki tingkat flesibilitas dan pelaporan yang baik serta mampu menyampaikan informasi yang jelas kepada operator.Kata Kunci: isolasi, buka isolasi, otomatis, SOPST, AT&T
KONSEP BARU SISTEM WAKTU-NYATA DAN ALGORITMA PENJADWALAN EDELF (EARLIEST DEADLINE EARLIEST LIVELINE FIRST) Fazmah Arif Yulianto; Kuspriyanto Kuspriyanto
TEKTRIKA Vol 8 No 1 (2003)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v8i1.218

Abstract

Paper ini menawarkan konsep baru dalam memodelkan sistem waktu-nyata, dengan memasukkan liveline disamping deadline yang merupakan ciri model konvensional. Hal ini dilakukan karena pada kenyataannya, sebagian sistem waktu-nyata tidak hanya dibatasi oleh batas waktu maksimal, tapi juga dibatasi oleh batas waktu tercepat dalam penyajian respon. Dengan adanya liveline, maka beberapa hal harus turut pula disesuaikan, antara lain : strategi waktu pemrosesan data dan penyajian respon serta algoritma penjadwalan proses. Dengan berasumsi bahwa sistem waktu nyata terdiri dari dua modul, yakni : calculator dan actuator, maka diperkenalkan strategi tanpa jeda dan strategi dengan jeda antara eksekusi dua modul tersebut. Algoritma penjadwalan yang dimodifikasi adalah EDF (Earliest Deadline First) menjadi EDELF (Earliest Deadline Earliest Liveline First). Dengan menggunakan contoh kasus, diperlihatkan bahwa EDELF memberikan performansi rata-rata yang lebih baik dibanding EDFKata kunci : sistem waktu nyata, liveline, EDELF
SISTEM TRANSFER PULSA TELEPON SELULER BERBASIS SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) Studi Kasus: P. T. Indosat Multimedia Mobile (IM3) Ahmad Nugraha R.; Fazmah Arif Yulianto; Suyanto Suyanto
TEKTRIKA Vol 8 No 2 (2003)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v8i2.223

Abstract

Salah satu kendala dalam berkomunikasi seluler, terutama bagi pengguna layanan prabayar, adalah keterbatasan pulsa. Salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut adalah mekanisme Sistem Transfer Pulsa Telepon Seluler Berbasis SMS. Pelanggan dengan nilai pulsa lebih banyak dapat memindahkan sebagian nilai pulsanya kepada pelanggan lain yang memiliki pulsa terbatas atau bahkan habis. Transfer pulsa dilakukan dengan mengirimkan pesan SMS yang berisi permintaan transfer sejumlah nilai pulsa ke nomor lain pada operator yang sama. Berdasarkan pengujian kuantitatif, diperlukan durasi 3,504 detik untuk proses di server dengan sampel data 50.000 record. Pengukuran menunjukkan sistem mampu menyelesaikan satu transaksi SMS rata-rata selama 8,759 detik. Lamanya proses ini masih memenuhi QoS transaksi SMS yang mensyaratkan satu transaksi SMS harus selesai sebelum 10 detik. Tingginya ekspektasi responden, penilaian terhadap sistem, dan kemudahan format pesan menunjukkan sistem ini dapat dikatakan berhasil dan cukup menjanjikan untuk implementasi.Kata Kunci: transfer pulsa, SMS