Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ACTIVATED CARBON PREPARED FROM COCONUT SHELL POWDER WITH LOW ACTIVATION TIME AS SUPERCAPACITOR ELECTRODES Rosi, Memoria; Fatmizal, M. Nanang Ziad; Siburian, Dedy Hendra; Ismardi, Abrar
Indonesian Physical Review Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v6i1.205

Abstract

In this study, we prepared activated carbon from coconut shell with a low activating time for activated carbon (AC). The coconut shell powder (< 100 µm) allows for an effective pyrolysis process and low activation time (30 min) that reduces the cost of production. The AC has characteristics of micropore with average size of 1.9 nm and a surface area of 460.50 m2/g. For supercapacitor electrode, the AC electrodes have capacitance of 50, 66, and 67.5 F/g when 0.5 M, 1 M, and 2 M of Na2SO4 electrolyte was being inserted, respectively. In addition, the equivalent series resistance (ESR) of the AC electrode was 6.6; 4.3, and 4.1 W for 0.5 M, 1 M and 2 M of Na2SO4 electrolyte. These results indicate that the coconut shell powder can be an alternative source for supercapacitor application with moderate performance.
Prototipe Screen-Printed Carbon Electrode Dengan Modifikasi Material Nanokomposit ZnO/PVA/Graphene Untuk Mendeteksi Cadmium Pada Sampel Cairan Rafsanjani, Mukhammad Fahlevi Ali; Ismardi, Abrar; Suhendi, Asep
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menghasilkan prototipe elektroda karbon screen printed electrode (SPE) dengan nanokompositZnO/PVA/Graphene termodifikasi untuk deteksi logam beratkadmium dalam sampel cair. Logam berat seperti kadmiummerupakan polutan serius di lingkungan perairan. PrototipeSPE dirancang dan diproduksi dengan hemat biaya, danhasilnya menunjukkan kualitas yang cukup untuk mendeteksikadmium. Nanokomposit ZnO/PVA dipilih karena stabilitaskimianya yang tinggi, mobilitas elektronik, dan kapasitasadsorpsi logam berat. Menambahkan graphene kenanokomposit ditemukan untuk meningkatkan respons saat ini,menunjukkan peningkatan kemampuan untuk menyeraplogam berat. Metode elektrokimia dengan teknik voltmeterdigunakan dalam pengukuran. Karakterisasi sifat kelistrikannanokomposit Uji elektrokimia menggunakan metode cyclicvoltmeter (CV) dan square wave voltmeter (SWV) untukmenguji respon arus terhadap perubahan konsentrasikadmium. Hasil pengujian menunjukkan respon linierterhadap konsentrasi kadmium dan sensitivitas padananokomposit ZnO/PVA/Graphene. Dengan perbandingankinerja dan biaya, prototipe SPE yang dikembangkan memilikipotensi untuk digunakan untuk mendeteksi kandungan logamberat dalam sampel cair dengan cara yang lebih hemat biaya. Kata kunci— Screen Printing, ZnO/PVA,Graphene, Kadmium, Nanokomposit, Prototipe
Prototipe Screen-Printed Carbon Electrode Dengan Modifikasi Material Nanokomposit Zno/Pva/Cnc Untuk Mendeteksi Cadmium Pada Sampel Cairan Mayundri, Siti Ashila Farikha; Ismardi, Abrar; Suhendi, Asep
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zinc Oxide merupakan bahan nanokompositsemikonduktor yang marak digunakan untuk mendeteksikeberadaan logam berat. Sebagai bentuk peningkatanperforma material, penggabungan Cellulose Nanocrystal (CNC)dengan ZnO/PVA telah berhasil dilakukan dan dikarakterisasidiatas Screen Printed Carbon Electrode untuk memisahkan ioncadmium yang terkandung pada sampel cairan.ZnO/PVA/CNC dikarakterisasi dengan Pengukuran I-V danSpesifik Kapasitansi melalui Cyclic Voltammetry. Hasilpengukuran I-V menunjukkan penambahan 1,25 wt% CNCdapat meningkatkan konduktivitas dari ZnO-PVA. Selain itu,hasil Cyclic Voltametry dari ZnO/PVA/CNC juga menunjukkanpeningkatkan luas area pada penambahan 1,25 wt% CNC padananokomposit ZnO-PVA. Dalam pendeteksian cadmium,ZnO/PVA/CNC melalui dua metode yaitu Cyclic Voltammetrydan Square Wave Voltammetry (SWV). Pada SWV hasilmenunjukkan bahwa ZnO/PVA/CNC mampu mendeteksicadmium 0- 80 ppm pada sampel cairan. Kata kunci— nanokomposit, ZnO, CNC, semikonduktor,deteksi, cadmium
Variasi Volume Tuang Prototipe Elektroda Fleksibel Berbasis Nanokomposit Zno/Pva Untuk Aplikasi Emg Wahyudi, Diki Ribut; Ismardi, Abrar; Adhika, Damar Rastri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan elektroda sangat penting dalamhal medis, salah satunya dalam bidang pengawasanKesehatan seperti EMG. Dimana EMG (Electromyography)merupakan metode perekaman sinyal yang dihasilkan olehotot-otot tubuh manusia dengan menggunakan alat perekam.Elektroda koversial untuk pengaplikasian EMG masihmemiliki keterbatasan dalam pembacaan sinyal otot.Elektroda fleksibel merupakan studi yang diangkat untukmengembangkan elektroda. Prototipe elektroda fleksibelberbasis nanokomposit ZnO/PVA dengan doping grapheneuntuk pengaplikasian EMG. Proses pembuatan elektrodafleksibel telah ditetapkan dengan penambahan 5% graphenedengan empat variasi volume tuang. Untuk volume tuangyang dilakukan adalah 10; 6.7; 5; dan 4 ml dengan masingmasingketebalan rata-rata adalah 0.186; 0.163; 0.086; dan0.071 mm. Pengujian dilakukan untuk melihat karakteristikdari sifat listrik dan mekanik, serta nilai SNR dan ujiimpedansi yang dilakukan. Dengan variasi volume tuangdapat mengurangi nilai hambatan dan rongga yang tidakdiinginkan, sehingga dapat meningkatkan akurasi sinyalEMG yang dihasilkan. Kata kunci— EMG, Elektroda Fleksibel, ZnO/PVA, Volume Tuang