Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Pengelompokan Pusat Data Berdasarkan TIA-942 Menggunakan Metode PDCA pada Dinas Navigasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Falah, Muhammad Rafif; Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan teknologi perlu diiringi dengan peningkatan kemampuan pertukaran pertukaran data yang cepat dan stabil. Dibutuhkan teknologi yang dapat melaksanakan tugas untuk menyimpan, mengelola dan memproses pertukaran data yang semakin masif. Data center merupakan alternatif teknologi yang memenuhi seluruh kebutuhan tersebut. Data center saat ini sudah banyak digunakan dalam berbagai sektor, seperti perbankan, telekomunikasi, instansi pemerintah, perusahaan swasta dll. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis kondisi eksisting pada 2 data center berdasarkan Standar TIA-942:2005 dengan metode PDCA (Plan, Do, Check, Action). Penilaian menggunakan worksheet assessment yang dibuat berdasarkan isi pada TIA-942:2005 Annex G yang mencakup 4 aspek: telekomunikasi, arsitektural, elektrikal dan mekanikal. Hasil menunjukkan poin ketercapaian pada seluruh aspek dan setiap tier (1-4) berada pada 91,49%, 76,56%, 64,40% dan 51,50% pada data center A dan 94,68%, 80,46%, 66,49% dan 53,50% pada data center B. Hasil assessment akan dilakukan analisis kesenjangan serta pembuatan rekomendasi untuk pengelompokkan dan alasan terkait perlunya pemenuhan pada rekomendasi pengelompokkan Kata kunci— data center, TIA-942, PDCA, tier
Analisis Pusat Data Berdasarkan Standar TIA-942 Menggunakan Metode PDCA pada Instansi XYZ Rahman, Dega Fauzan; Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dengan pesat saat ini dapat dilihat dalam hal pertukaran data yang sangat cepat dan dinamis. Oleh karena itu, perlu ada teknologi yang dapat mengelola, memproses, menyusun, dan menyimpan pertukaran data yang terjadi. Data center menjadi salah satu teknologi yang mampu mengakomodir hal - hal tersebut. Karena fungsinya yang mumpuni, data center banyak digunakan di berbagai industri seperti pemerintahan, bank, telekomunikasi, dll. Penelitian kali ini akan menganalisis kondisi eksisting data center berdasarkan standar TIA-942:2005 dengan metode PDCA (plan-do-check-action). Penilaian dilakukan menggunakan worksheet asesment dari annex G TIA-942:2005 yang mencakup aspek telekomunikasi, arsitektural, elektrikal, dan mekanikal. Hasil awal menunjukkan ketercapaian tier 1–4 masing-masing sebesar 76,11%, 66,67%, 58,57%, dan 47,03%. Setelah pengecualian sistem pendingin berbasis air, nilai ketercapaian meningkat menjadi 91,49%, 76,56%, 64,40%, dan 51,50%. Dari hasil tersebut akan dilakukan analis kesenjangan dan pemberian rekomendasi untuk meningkatkan kualitas data center sesuai ketentuan tier 2. Berdasarkan 30 poin kesenjangan yang ada, rekomendasi yang diberikan dapat menjadi acuan untuk menuju tier yang ditentukan. Kata kunci — data center, TIA-942, PDCA
Perancangan Infrastruktur Teknologi Informasi Adaptif pada DISKOMINFO Kabupaten Padang Pariaman dengan Metode PPDIOO Ankhal, Rian Bimo; Saedudin, Rd. Rohmat; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan daerah pada bidang Komunikasi dan Informatika, Statistik dan persandian serta tugas pembantuan yang di berikan kepada daerah. Salah satu divisi yang ada pada Diskominfo adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pada fungsi Teknologi Informasi Dan Komunikasi, memiliki tanggung jawab menyediakan layanan infrakstrukur TI untuk Diskominfo disertai dengan dukungan perkembangan TI yang baik. Namun, pada implementasinya Diskominfo belum optimal dalam memanfaatkan Teknologi Informasi serta dalam pengelolaan data belum terintegrasi dengan baik terutama terkait dari segi perangkat yang belum memadai di setiap perangkat daerah yang terkendala di luar area kantor DISKOMINFO. Oleh sebab itu diperlukan rancangan infrastruktur IT yang adaptif yang mampu menyelaraskan strategi kebutuhan Organisasi agar Infrastruktur Diskominfo Kabupaten Padang Pariaman lebih baik. PPDIOO adalah metode yang digunakan untuk menyelaraskan strategi IT agar memenuhi kebutuhan untuk pengembangan IT adaptif yang membutuhkan optimasi secara terstruktur dan sistematis. Output dari penelitian ini berupa perancangan topologi jaringan serta usulan perangkat untuk memberikan rekomendasi yang dapat digunakan oleh DISKOMINFO dalam pembangunan infrastruktur TI yang adaptif.Kata kunci- infrastruktur adaptif IT, PPDIOO method, DISKOMINFO
Analisa Perancangan Optimasi Wireless Access Point pada Gedung Kuliah Umum Universitas Telkom Berdasarkan Metodologi Ndlc (Network Development Life Cycle) Aditya Nugroho, Rizky; Kurnia Septo Hediyanto, Umar Yunan; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Jaringan nirkabel telah menjadi komponen penting dalam komunikasi modern, terutama di ruang publik yang padat seperti ruang kuliah di perguruan tinggi. Tesis ini menginvestigasi kondisi jaringan nirkabel yang ada di fasilitas kuliah umum bertingkat di Telkom University, universitas teknologi terkemuka di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan Network Development Life Cycle (NDLC), penelitian ini menginvestigasi pengaturan jaringan nirkabel saat ini di gedung tersebut dan mengusulkan peningkatan desain jaringan, terutama dalam rencana saluran dan pengaturan daya pancar. Penelitian ini berfokus pada tiga tahap pertama dari NDLC: analisis, desain, dan pembuatan prototipe simulasi. Penelitian ini mengungkap kekurangan dalam konfigurasi jaringan nirkabel saat ini, terutama pada pola denah saluran dan daya pancar yang terlalu tinggi, yang menyebabkan sinyal hilang dan gangguan antar lantai. Namun, karena keterbatasan geografis bangunan, para peneliti tidak dapat membuat desain jaringan yang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menyarankan sejumlah optimasi, termasuk pemasangan isolasi fisik dan ide untuk mematikan kemampuan 2,4 GHz di titik akses tertentu. Penelitian ini menekankan relevansi perencanaan saluran, daya pancar, dan pendekatan NDLC dalam mencapai kinerja jaringan nirkabel yang efisien dan efektif, bahkan dengan adanya kendala fisik.Kata kunci—Channel Plan, NDLC, Daya Pancar