Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Pengelompokan Pusat Data Berdasarkan TIA-942 Menggunakan Metode PDCA pada Dinas Navigasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Falah, Muhammad Rafif; Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan teknologi perlu diiringi dengan peningkatan kemampuan pertukaran pertukaran data yang cepat dan stabil. Dibutuhkan teknologi yang dapat melaksanakan tugas untuk menyimpan, mengelola dan memproses pertukaran data yang semakin masif. Data center merupakan alternatif teknologi yang memenuhi seluruh kebutuhan tersebut. Data center saat ini sudah banyak digunakan dalam berbagai sektor, seperti perbankan, telekomunikasi, instansi pemerintah, perusahaan swasta dll. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis kondisi eksisting pada 2 data center berdasarkan Standar TIA-942:2005 dengan metode PDCA (Plan, Do, Check, Action). Penilaian menggunakan worksheet assessment yang dibuat berdasarkan isi pada TIA-942:2005 Annex G yang mencakup 4 aspek: telekomunikasi, arsitektural, elektrikal dan mekanikal. Hasil menunjukkan poin ketercapaian pada seluruh aspek dan setiap tier (1-4) berada pada 91,49%, 76,56%, 64,40% dan 51,50% pada data center A dan 94,68%, 80,46%, 66,49% dan 53,50% pada data center B. Hasil assessment akan dilakukan analisis kesenjangan serta pembuatan rekomendasi untuk pengelompokkan dan alasan terkait perlunya pemenuhan pada rekomendasi pengelompokkan Kata kunci— data center, TIA-942, PDCA, tier
Analisis Pusat Data Berdasarkan Standar TIA-942 Menggunakan Metode PDCA pada Instansi XYZ Rahman, Dega Fauzan; Hediyanto, Umar Yunan Kurnia Septo; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dengan pesat saat ini dapat dilihat dalam hal pertukaran data yang sangat cepat dan dinamis. Oleh karena itu, perlu ada teknologi yang dapat mengelola, memproses, menyusun, dan menyimpan pertukaran data yang terjadi. Data center menjadi salah satu teknologi yang mampu mengakomodir hal - hal tersebut. Karena fungsinya yang mumpuni, data center banyak digunakan di berbagai industri seperti pemerintahan, bank, telekomunikasi, dll. Penelitian kali ini akan menganalisis kondisi eksisting data center berdasarkan standar TIA-942:2005 dengan metode PDCA (plan-do-check-action). Penilaian dilakukan menggunakan worksheet asesment dari annex G TIA-942:2005 yang mencakup aspek telekomunikasi, arsitektural, elektrikal, dan mekanikal. Hasil awal menunjukkan ketercapaian tier 1–4 masing-masing sebesar 76,11%, 66,67%, 58,57%, dan 47,03%. Setelah pengecualian sistem pendingin berbasis air, nilai ketercapaian meningkat menjadi 91,49%, 76,56%, 64,40%, dan 51,50%. Dari hasil tersebut akan dilakukan analis kesenjangan dan pemberian rekomendasi untuk meningkatkan kualitas data center sesuai ketentuan tier 2. Berdasarkan 30 poin kesenjangan yang ada, rekomendasi yang diberikan dapat menjadi acuan untuk menuju tier yang ditentukan. Kata kunci — data center, TIA-942, PDCA
Perancangan Infrastruktur Teknologi Informasi Adaptif pada DISKOMINFO Kabupaten Padang Pariaman dengan Metode PPDIOO Ankhal, Rian Bimo; Saedudin, Rd. Rohmat; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan daerah pada bidang Komunikasi dan Informatika, Statistik dan persandian serta tugas pembantuan yang di berikan kepada daerah. Salah satu divisi yang ada pada Diskominfo adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pada fungsi Teknologi Informasi Dan Komunikasi, memiliki tanggung jawab menyediakan layanan infrakstrukur TI untuk Diskominfo disertai dengan dukungan perkembangan TI yang baik. Namun, pada implementasinya Diskominfo belum optimal dalam memanfaatkan Teknologi Informasi serta dalam pengelolaan data belum terintegrasi dengan baik terutama terkait dari segi perangkat yang belum memadai di setiap perangkat daerah yang terkendala di luar area kantor DISKOMINFO. Oleh sebab itu diperlukan rancangan infrastruktur IT yang adaptif yang mampu menyelaraskan strategi kebutuhan Organisasi agar Infrastruktur Diskominfo Kabupaten Padang Pariaman lebih baik. PPDIOO adalah metode yang digunakan untuk menyelaraskan strategi IT agar memenuhi kebutuhan untuk pengembangan IT adaptif yang membutuhkan optimasi secara terstruktur dan sistematis. Output dari penelitian ini berupa perancangan topologi jaringan serta usulan perangkat untuk memberikan rekomendasi yang dapat digunakan oleh DISKOMINFO dalam pembangunan infrastruktur TI yang adaptif.Kata kunci- infrastruktur adaptif IT, PPDIOO method, DISKOMINFO
Analisa Perancangan Optimasi Wireless Access Point pada Gedung Kuliah Umum Universitas Telkom Berdasarkan Metodologi Ndlc (Network Development Life Cycle) Aditya Nugroho, Rizky; Kurnia Septo Hediyanto, Umar Yunan; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Jaringan nirkabel telah menjadi komponen penting dalam komunikasi modern, terutama di ruang publik yang padat seperti ruang kuliah di perguruan tinggi. Tesis ini menginvestigasi kondisi jaringan nirkabel yang ada di fasilitas kuliah umum bertingkat di Telkom University, universitas teknologi terkemuka di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan Network Development Life Cycle (NDLC), penelitian ini menginvestigasi pengaturan jaringan nirkabel saat ini di gedung tersebut dan mengusulkan peningkatan desain jaringan, terutama dalam rencana saluran dan pengaturan daya pancar. Penelitian ini berfokus pada tiga tahap pertama dari NDLC: analisis, desain, dan pembuatan prototipe simulasi. Penelitian ini mengungkap kekurangan dalam konfigurasi jaringan nirkabel saat ini, terutama pada pola denah saluran dan daya pancar yang terlalu tinggi, yang menyebabkan sinyal hilang dan gangguan antar lantai. Namun, karena keterbatasan geografis bangunan, para peneliti tidak dapat membuat desain jaringan yang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menyarankan sejumlah optimasi, termasuk pemasangan isolasi fisik dan ide untuk mematikan kemampuan 2,4 GHz di titik akses tertentu. Penelitian ini menekankan relevansi perencanaan saluran, daya pancar, dan pendekatan NDLC dalam mencapai kinerja jaringan nirkabel yang efisien dan efektif, bahkan dengan adanya kendala fisik.Kata kunci—Channel Plan, NDLC, Daya Pancar
Cloud vs. Local Development Stacks: Leveraging CDE and PaaS Platforms for Academic Web Development Labs Raffi Ihza Zuhairnawan; Umar Yunan K. S. Hediyanto; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the era of the Fourth Industrial Revolution, technical skills in web application development are increasingly crucial for information technology students. This paper presents a comparative study of cloud-based and local development stacks within the context of a Web Application Development practical course at a local academic institution. The study benchmarked four CDEs (GitHub Codespaces, CodeSandbox, Jetify Devspace, and DevZero) and four PaaS platforms (Koyeb, Render, Northflank, and Lade) across parameters including performance, network latency, booting time, and features. A final comparison contrasts these cloud systems with a traditional local setup. The findings indicate that GitHub Codespaces and Koyeb represent the most suitable combination of CDE and PaaS for this practical course due to their technical capabilities, ease of use, and instructional practicality. Furthermore, the cloud-based target system, utilizing GitHub Codespaces and Koyeb, proved superior to the existing local development system across most parameters, offering a more inclusive, efficient, and scalable solution. Future research may incorporate wider platforms and integrations. Keywords—Web Application Development, Cloud Development Environment, Platform-as-a-Service, GitHub Codespaces, Koyeb
Analisis Keamanan Jaringan Server Ujian Sman 20 Bandung Menggunakan Standar Penetration Testing Execution Standard (Ptes) Dafin Dafwatul Yudha; RD Rohmat Saedudin; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sistem informasi mendorong lembaga pendidikan untuk mengadopsi website sebagai media ujian daring. SMAN 20 Bandung merupakan salah satu institusi yang telah mengimplementasikan sistem ujian berbasis web. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menguji, dan merekomendasikan perbaikan terhadap potensi celah keamanan yang ada pada sistem ujian tersebut. Metode yang digunakan mengacu pada Penetration Testing Execution Standard (PTES) dengan tiga alat bantu utama: Burpsuite, OWASP ZAP, dan Nessus. Dari ketiga alat tersebut ditemukan total 160 kerentanan yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat severity, mulai dari informational hingga critical. Seluruh temuan kemudian dianalisis menggunakan pendekatan vulnerability analysis, di mana proses eliminasi dilakukan berdasarkan tiga kriteria utama: tingkat severity, keberulangan antar tools, dan efisiensi mitigasi. Tujuh kerentanan prioritas dipilih dan diuji melalui tahapan eksploitasi, yang kemudian diikuti dengan perancangan mitigasi baik pada sisi konfigurasi server maupun kode aplikasi. Pengujian ulang pasca mitigasi menunjukkan bahwa sebagian besar kerentanan berhasil diminimalisasi secara signifikan. Namun, beberapa isu seperti Content Security Policy (CSP) dan token CSRF masih membutuhkan penanganan lanjutan di tingkat pengembangan aplikasi. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh terhadap keamanan website ujian SMAN 20 Bandung dan menjadi pijakan awal dalam peningkatan keamanan sistem secara berkelanjutan. Kata kunci— Keamanan website, eksploitasi, mitigasi
Analisis Penggunaan Rate Limiting Untuk Mengurangi Dampak Serangan Icmp Flood Pada Software-Defined Network Mochamad Teguh Kurniawan; Muhammad Fathinuddin; Rafif Rasalhague
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Software-Defined Network (SDN) memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan lalu lintas data melalui kontrol terpusat, namun juga memunculkan tantangan keamanan baru, seperti serangan Internet Control Message Protocol (ICMP) Flood. Penelitian ini menganalisis penerapan algoritma Support Vector Machine (SVM) untuk mendeteksi lalu lintas anomali, serta teknik rate limiting sebagai mitigasi terhadap serangan ICMP Flood pada SDN berbasis POX Controller. Simulasi dilakukan di Mininet dengan lima skenario (dua penyerang tanpa mitigasi, tiga hingga lima penyerang dengan mitigasi), mengirim hingga 100.000 paket ICMP berukuran 5.000 byte dengan interval 1–2,5 ms. Parameter yang diuji mencakup packet length, ICMP count, packet loss, dan round-trip time (RTT). Tanpa mitigasi, durasi gangguan mencapai 1.323 detik dan false positive (FP) sebanyak 23.134, menunjukkan kegagalan dalam membedakan traffic sah dari flood. Dengan mitigasi, lonjakan delay berkurang menjadi 45–94 detik dan FP turun ke kisaran 1.396–2.589. Selain itu, packet loss tetap di bawah 72%, dan akurasi deteksi SVM mencapai 93,48%–95,82%. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi SVM dan rate limiting efektif menekan dampak serangan tanpa mengganggu lalu lintas normal, menjaga kestabilan jalur komunikasi meskipun berada di bawah tekanan flood. Kata kunci— Software-Defined Network, ICMP Flood, DDoS, POX Controller, Rate Limiting, Keamanan Jaringan
Implementasi dan Analisis Mitigasi serangan DDoS UDP Flood pada Software Defined Network dengan Ryu Controller menggunakan Rate Limiting Muhammad Farhan Guslim; Mochamad Teguh Kurniawan; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan DDoS jenis UDP Flood merupakan ancaman serius bagi arsitektur Software Defined Networking (SDN) karena sifat pengelolaannya yang terpusat, menjadikannya rentan terhadap serangan. Penelitian ini mengembangkan sistem mitigasi serangan UDP Flood dengan menggabungkan metode Rate Limiting pada Ryu Controller dan deteksi berbasis Support Vector Machine (SVM). Simulasi dilakukan pada topologi tree di Mininet. Hasil evaluasi menggunakan confusion matrix menunjukkan akurasi deteksi rata-rata sebesar 87,62% dengan 0% false positive. Akurasi mencapai 90% pada dua penyerang dan menurun menjadi 82% pada tujuh penyerang. Pada sisi pemulihan, ditemukan pola koneksi normal → unreachable → normal yang berulang, akibat aktivasi mitigasi. Rata-rata waktu pemulihan koneksi normal adalah 5,19 menit (2 penyerang), 2,30 menit (3 penyerang), 2,00 menit (5 penyerang), dan 1,48 menit (7 penyerang), namun dapat melebihi 15 menit pada kondisi ekstrem. Trafik normal baru pulih sepenuhnya setelah seluruh serangan dimatikan dan tidak ada lalu lintas mencurigakan. Sistem juga dilengkapi dashboard visual untuk pemantauan serangan dan mitigasi secara real-time. Kata kunci— SDN, DDoS, UDP Flood, Ryu Controller, Rate Limiting, SVM
Implementasi dan Analisis Mitigasi Serangan Distributed Denial of Service SYN Flood pada Software Defined Network Menggunakan Rate Limiting Mochamad Teguh Kurniawan; Muhammad Fathinuddin; Evandani Giantino Rafif
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Software Defined Network (SDN) memisahkan control plane dan data plane, menjadikan kontroler sebagai pusat pengendali sekaligus titik rawan serangan. Serangan DDoS jenis SYN Flood dapat membanjiri kontroler dengan koneksi palsu, menguras sumber daya, dan menghentikan pemrosesan paket normal. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi dan mitigasi berbasis Support Vector Machine (SVM) dan rate limiting dengan algoritma token bucket. Model SVM dilatih menggunakan dataset publik dengan skema train-validation-test dan optimasi hyperparameter menggunakan Optuna, menghasilkan akurasi 96,64%. Sistem diuji pada 23 skenario serangan, masing-masing 4 kali, mencakup IP statis, acak, dan kombinasi. Rata-rata false negative tercatat hanya 1,2–1,5 paket per trial, dengan mitigasi serangan mencapai 98–99%. Paket normal berhasil dikirim tanpa kehilangan pada 83 dari 92 trial, dan sisanya hanya mencatat packet loss sebesar 0,83%. Sistem dilengkapi Prometheus, Grafana, dan notifikasi Telegram, memungkinkan pemantauan kontroler secara pasif. Hasil menunjukkan sistem mampu menjaga layanan SDN secara otomatis, efisien, dan tangguh saat menghadapi serangan SYN Flood Kata kunci— Software Defined Network, SYN Flood, Rate Limiting, Support Vector Machine
Pengujian Keamanan Situs Web Praktikum Fakultas Rekayasa Industri Pada Telkom University Dengan Pendekatan Vulnerability dan Penetration Testing Dio Alif Ananda; Muhammad Fathinuddin; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Web telah menjadi sarana penting dalam penyampaian informasi bagi organisasi, termasuk institusi pendidikan. Namun, kemudahan akses ini disertai dengan risiko kerentanan keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan pada website praktikum Fakultas Rekayasa Industri Telkom University dengan pendekatan Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT). Metode ini terdiri dari tahap information gathering, vulnerability detection, penetration testing, dan remediation. Pengujian dilakukan menggunakan beberapa tools keamanan seperti NMAP, Nessus, OWASP ZAP, dan Nikto. Hasil pengujian menunjukkan sejumlah kerentanan pada sistem, seperti tidak adanya header keamanan, konfigurasi cookie yang tidak aman, dan potensi serangan clickjacking. Rekomendasi mitigasi kemudian diterapkan untuk menutup celah-celah tersebut, diikuti dengan pengujian ulang mengvaluasi efektifitas perbaikan. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi peningkatan sistem keamanan yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan keamanan website berbasis akademik dan institusional Kata kunci— Keamanan, Web, VAPT, Vulnerability Assessment, Penetration Testing, Mitigasi