Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS MUTU FISIK GRANUL EKSTRAK KULIT MANGGIS DENGAN METODE GRANULASI BASAH Anisa Solikhati; Riana Putri Rahmawati; Shinta Dwi Kurnia
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 7, No 1 (2022): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v7i1.1421

Abstract

AbstrakManggis (Garcinia mangostana L.) mengandung senyawa xanton yang merupakan senyawa utama pada kulit manggis yang menunjukkan beberapa sifat farmakologis, diantaranya yaitu antioksidan, analgesik, antiinflamasi, antikarsinogenik, antikanker, dan antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis mutu fisik granul ekstrak kulit manggis yang meliputi laju alir, sudut istirahat, densitas, porositas, indeks kompresibilitas dan rasio Hausner, serta SEM (Scanning Electron Microscopy). Sampel yang digunakan adalah granul ekstrak kulit manggis yang diproduksi dalam penelitian ini. Ekstraksi 75 g serbuk kulit manggis dilakukan secara maserasi dengan 250 mL metanol selama 48 jam. Pembuatan granul ekstrak kulit manggis dibuat dengan metode granulasi basah dengan menambahkan pengikat gum arab 25%  dan pengisi maltodekstrin 5% pada ekstrak kulit manggis. Hasil penelitian diperoleh bahwa granul ekstrak kulit manggis yang diproduksi memenuhi kriteria mutu fisik granul yang berupa laju alir, sudut istirahat, densitas nyata, densitas mampat, densitas sejati, indeks kompresibilitas, dan rasio Hausner. Sedangkan hasil SEM granul ekstrak kulit manggis menunjukkan bentuk permukaan granul yang tidak beraturan dan heterogen serta terlihat berpori.
A Produksi parselai (selai Parijoto) sebagai upaya pemanfaatan tanaman lokal melalui pemberdayaan ekonomi kreatif kelompok Aisyiyah Bakalan Krpayak Kudus : Indonesia Mundriyastutik, Yayuk; Purbowati, Purbowati; Mustaqim, Yunus; Solikhati, Anisa; Bertama, Evyan Vanessha Sashum; Wibowo, Arbi Suryo; Saputro, Wahyu Aditya
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 07, Issue 01, Maret 2025
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol7.iss1.art3

Abstract

Parijoto jam is an innovative food product that comes from parijoto fruit, a typical fruit of Kudus City. Mothers who are members of the Aisyiyah Branch of Bakalan Krapyak Kudus Village have entrepreneurial potential in the field of food products. The aim of the service is to improve partners' skills in making parijoto jam (parsley) and marketing it as a typical Kudus food preparation. The process of making this jam uses heating and sugaring methods, sugaring is what makes the jam product have a longer shelf life. The parijoto jam product produced has a sweet, sour taste and has a thick texture according to jam standards and has a shelf life of 2 months at room temperature. The training activity was carried out for two days, the first day was socialization about the benefits and methods of processing parijoto fruit, followed by demonstrations and joint practice in making parsley. On the second day, training was held on how to market products, apply for production permits and halal certificates. A total of 30 participants took part in the activity. Evaluate activities with methods pre and post-test, and by asking participants questions about the material. The result was an increase in participants' knowledge after being given socialization and training, namely the average score pre-test 29 increased to 42 after training. Some participants were also able to answer questions correctly. Furthermore, it is necessary to provide assistance in the implementation of production and business sustainability by participants.
UPSKILLING MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN MINUMAN HERBAL BINAHONG Yayuk Mundriyastutik; Rusnoto Rusnoto; Anisa Solikhati; Riana Putri Rahmawati; Maryatin Maryatin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1666

Abstract

Desa Dersalam terletak di kecamatan kota Bae Kabupaten Kudus yang berjarak 3 m dari kota Kudus. Secara topografi Desa Dersalam merupakan dataran rendah yang memiliki iklim tropis. Tata guna lahan 60% sebagai tempat tinggal, 7% kebon, 24% sawah, dan penggunaan lainnya seperti jalan, sungai dan tanah kosong. Dari data tersebut menunjukan masih ada sawah, kebon dan tanah kosong yang bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam salah satunya adalah tanaman binahong. Tanaman binahong mudah tumbuh baik dataran rendah maupun dataran tinggi. Selain mudah dibudidayakan tanaman binahong ini juga bisa dimanfaatkan semua bagiannya baik akar, batang maupun daun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan tanaman binahong dan manfaatan daun binahong sebagai minuman herbal untuk obat maag. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui 3 tahapan yaitu tahap koordinasi dengan ibu PKK Desa Dersalam, tahap penyuluhan dengan memperkenalkan dan memberikan tanaman binahong kepada mitra, tahap pelatihan yaitu memberikan pelatihan kepada peserta cara pembuatan minuman herbal binahong untuk obat maag. Kata Kunci: Desa Dersalam, tanaman binahong, minuman herbal
KADAR OMEGA-6 DAN WARNA KUNING TELUR PUYUH HASIL PEMELIHARAAN DENGAN AIR MINUM BERSUPLEMEN Shinta Dwi Kurnia; Yunita Rusudah; Anisa Solikhati
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 3, No 2 (2022): JURNAL MEDIKA INODNESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v3i2.1558

Abstract

Telur puyuh merupakan bahan makanan yang bergizi dan mudah dijumpai di pasaran. Omega-6 merupakan asam lemak esensial yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh dan otak. Omega-6 tidak dapat disintesis oleh puyuh, maka jumlah asam lemak tersebut tergantung dari jumlah yang terdapat dalam ransum. Penambahan vitamin, mikromineral, dan sari buah mengkudu diharapkan mampu meningkatkan omega-6 pada telur dan intensitas warna kuning telur puyuh. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji peningkatan kadar omega-6 telur dan intensitas warna kuning telur puyuh yang diberi air minum dengan penambahan kombinasi vitamin, mikromineral, dan sari buah mengkudu. Sampel yang digunakan yaitu 60 ekor puyuh jepang (Coturnix-coturnix japonica L.) betina berusia 14 hari yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kontrol (P0), vitamin dan mikromineral (P1), sari buah mengkudu (P2), dan campuran vitamin, mikromineral, dan sari buah mengkudu (P3). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA dengan dasar rancangan acak lengkap. Pemberian air minum bersuplemen menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap kandungan omega-6 telur dan intensitas warna kuning telur puyuh. Pemberian air minum bersuplemen meningkatkan kadar omega-6 sebesar 37,5% dan intensitas warna kuning telur 50%. Kombinasi vitamin, mikromineral, dan sari buah mengkudu pada air minum berpotensi meningkatkan kualitas telur puyuh.