Nunuk Pratiwi
Poltekkes Kemenkes Sorong

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Bahan Lokal untuk Memperbaiki Anemia pada Remaja Putri Yayuk Nuryanti; Gidion Mansa; Nunuk Pratiwi
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.558 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.467

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok usia yaang rentan terhadap kekuarang darah. Kekurangan darah pada remaja putri dapat mengakibatkan hambatan dalam tumbuh kembang, kemampuan kognitif, dan timbulnya penyakit infeksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan setelah minum air rebusan daun ubi jalar pada remaja putri. Desain penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan pre andposttest without control. Populasi semua mahasiswi Prodi D III Keperawatan Manokwari semester II sejumlah 43. Sampel penelitian semua mahasiswi semester II yang mengalami anemia dengan kadar hemoglobin ≤ 12 gr/dl sejumlah 29 orang. Instrumen penelitian lembar ceklist dan alat pemeriksaan hemoglobin  automatik. Data dianalisis secara univariat dengan persentase, dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil uji analisis Wilcoxon didapatkan nilai p sebesar 0,000. Nilai ini lebih kecil dari alpha 0,05. Data ini menunjukkan  adanya perbedaan yang bermakna kadar hemoglobin antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulandengan pemberian air rebusan daun ubi jalar selama 1 minggu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri.
Pengaruh Media Video Terhadap Ketrampilan Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) pada Mahasiwa Keperawatan Prodi D-III Keperawatan Manokwari Nunuk Pratiwi; Erismawati Erismawati; Alfonsina Adriana Warikar; Dyan Puji Lestari
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.11784

Abstract

ABSTRACT Checking vital signs plays an important role in the emergency department (IGD) and in the ward. This examination is useful for determining patients who are at risk of worsening. So the importance of monitoring vital signs in clinical practice. This research aims to analyze the influence of video media on students' Vital Signs Examination (TTV) skills. The type of research is quasi-experimental research with a pretest and posttest control group research design. This research was divided into 2 groups, namely the intervention group and the control group. The intervention group was the group that was given video intervention and a checklist, while the control group was given a checklist. The results of the study showed that there was a difference in TTV examination skill scores before and after treatment in both the intervention group and the control group with a p value α value (0.05) and there was no difference in TTV examination skill scores either before treatment or after treatment between control group and intervention group with a p value α value (0.05). The conclusion is that learning media using video education about TTV examinations has an effect on increasing the TTV examination skill scores of Manokwari D.III Nursing Study Program students after being given intervention and understanding more about the procedures to be carried out. Keywords : Skills, Nursing, Vital Signs  ABSTRAK Pemeriksaan tanda-tanda vital menjadi peran penting pada ruangan departemen darurat (IGD) dan pada ruang bangsal, pemeriksaan ini berguna untuk menentukan pasien yang berisiko mengalami perburukan. Sehingga pentingnya pemantauan tanda-tanda vital dalam praktik klinis. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis pengaruh media video terhadap ketrampilan Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) pada mahasiswa. Jenis penelitian adalah penelitian quasy eksperimen dengan desain penelitian control grup pretest dan posttest. Penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi adalah kelompok yang diberikan intervensi Video dan checklist, sedangkan kelompok kontrol diberikan cheklist. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan nilai keterampilan keterampilan pemeriksaan TTV sebelum dan sesudah perlakuan baik pada kelompok intervensi maupun pada kelompok kontrol dengan nilai p value nilai α (0,05)  dan tidak terdapat perbedaan nilai keterampilan pemeriksaan TTV baik sebelum perlakuan maupun sesudah perlakuan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan nilai p value nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu media pembelajaran menggunakan edukasi video tentang pemeriksaan TTV berpengaruh terhadap peningkatan nilai keterampilan pemeriksaan TTV Mahasiswi Prodi D.III Keperawatan Manokwari setelah diberikan intervensi dan lebih memahami mengenai prosedur yang akan dilakukan. Kata Kunci: Keterampilan, Keperawatan, Tanda-tanda Vital
Efektivitas Dukungan PMO Menggunakan Buku Saku Terhadap Pengetahuan tentang Keberhasilan Pengobatan Pasien Kusta Wa Ode Suriani; Bahrah Bahrah; Nunuk Pratiwi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18731

Abstract

ABSTRACT Leprosy is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium Leprae with a type of granulomatosa disease of the peripheral nerves mucosa of the upper respiratory tract that can affect any age range. One of the internal factors that plays a role in the success of Morbus Hansen therapy is the level of patient knowledge, Increasing knowledge can be done through auxiliary media, one of which is a pocket book. The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of PMO support using a pocket book on knowledge about the success of treatment of leprosy patients at the Pasir Putih Health Center, Manokwari Regency. This study analyzed the knowledge of respondents after being given an intervention to provide a pocket book. one group pre test and post test design. The sample in this study was leprosy patients who were treated at the Pasir Putih Health Center as many as 30 respondents with a sampling technique using purposive sampling. This study analyzed the knowledge of respondents before and after being given a pocket book intervention for 14 days. The research instrument used was a questionnaire of 10 questions. The data taken are primary data and data analysis using non-parametric tests. The results of the study showed that in the intervention group, the average knowledge score of respondents before being given the treatment of giving the pocket book was 77, and after the intervention there was an increase in the knowledge score to 82 with a p-value of 0.05, which means that there was a difference in the respondents' knowledge score about the success of the treatment of leprosy patients using the pocket book before and after the treatment. The conclusion is that the pocket book is effective in increasing respondents' knowledge about the success of treatment of leprosy patients. The provision of pocket books can be used as an educational medium in helping the success of treatment of leprosy patients at the Health Center. Keywords: Leprosy Patient, Knowledge, Pocket Book.  ABSTRAK Kusta merupakan penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium Leprae dengan tipe penyakit granulomatosa pada saraf tepi mukosa dari saluran nafas atas yang bisa menyerang pada segala rentang usia. Salah satu faktor internal yang berperan dalam keberhasilan terapi Morbus Hansen adalah tingkat pengetahuan pasien,Peningkatan pengetahuan dapat dilakukan melalui media bantu salah satunya yaitu buku saku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas dukungan PMO menggunakan buku saku terhadap pengetahuan tentang keberhasilan pengobatan pasien kusta Di Puskesmas Pasir Putih Kabupaten Manokwari. Penelitian ini melakukan analisis pengetahuan responden setelah diberikan intervensi pemberian buku saku. one group pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien kusta yang melakukan pengobatan di Puskesmas Pasir Putih sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melakukan analisis pengetahuan responden sebelum dan setelah diberikan intervensi buku saku selama 14 hari. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner berjumlah 10 pertanyaan. Data yang diambil merupakan data primer dan analisa data menggunakan uji non parametrik test. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pada kelompok intervensi rerata skor pengetahuan respoden  sebelum diberikan perlakuan pemberian buku saku skor pengetahuan responden dengan rerata 77 dan setelah diberikan intervensi terjadi peningkatan skor pengetahuanmenjadi 82 dengan nilai p-value yaitu 0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan skor pengetahuan responden tentang keberhasilan pengobatan pasien kusta menggunakan buku saku sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulan yaitu buku saku efektif meningkatkan pengeahuan responden tentang keberhasilan pengobatan pasien kusta. Pemberian buku saku dapat dijadikan sebagai media edukasi dalam membantu keberhasilan pengobatan pasien kusta di Puskesmas Pasir Putih. Kata Kunci: Pasien Kusta, Pengetahuan, Buku Saku.