Dewi Anggraini
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Mobilephone Reminder terhadap Peningkatan Kepatuhan Pengobatan Pasien TB Paru Achmad Ali Basri; Uswatul Khasanah; Dewi Anggraini; Trisna Vitaliati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.736 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.489

Abstract

TB Paru merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan serius di dunia. Agar tidak terjadi penularan yang terus-menerut pasien TB Paru harus patuh menjalani pengobatan sampai tuntas. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan agar pasien TB Paru dapat patuh menjalani pengobatan yaitu dengan mobilephone reminder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan mobilephone reminder terhadap kepatuhan pengobatan pasien TB Paru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experimental dengan pretest and posttest with control group design. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 60 responden, sebanyak 30 responden kelompok kontrol dan 30 responden kelompok intervensi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam mengukur kepatuhan pengobatan pasien TB Paru yaitu The 8-item Morisky Medication Scale (MMAS-8). Analisis data menggunakan uji wilcoxon test dan mann whitney test. Hasil uji wilcoxon test pada penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki nilai p 0,000 dan kelompok kontrol nilai p 0,105 kemudian kedua kelompok diuji beda menggunakan mann whitney test menunjukkan hasil nilai p sebesar 0,000 dimana hasil tersebut bermakna bahwa ada pengaruh yang signifikan mobilephone reminder terhadap kepatuhan pengobatan pasien TB Paru. Sehingga dengan adanya mobilephone reminder kepatuhan pengobatan pasien TB Paru dapat semakin meningkat dan mencegah terjadinya penularan yang terus-menerus di dalam keluarga maupun di masyarakat.
Efektifitas Terapi Kompres Jahe Hangat Kombinasi Akupresur Di Titik Hegu Dan Taixi Pada Lansia Dengan Gout Artritis (Penerapan OMJAHATKU) Sulastri Sambo; Nurhayati Nurhayati; Dewi Anggraini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44641

Abstract

Gout artritis merupakan salah satu bentuk penyakit sendi yang umum dialami oleh lansia, ditandai dengan nyeri hebat, pembengkakan, dan keterbatasan aktivitas. Penatalaksanaan non-farmakologis menjadi salah satu pendekatan alternatif yang dapat digunakan untuk mengurangi keluhan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi kompres jahe hangat kombinasi akupresur di titik Hegu dan Taixi terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia dengan gout artritis, melalui pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Intervensi yang diterapkan dalam penelitian ini dikenal dengan istilah OMJAHATKU (Olah Mandiri Jahe Hangat Akupresur Taixi Hegu untuk Kesehatan Urat). Sampel terdiri dari 14 lansia yang mengalami gout artritis di Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat, yang dipilih secara purposive. Intervensi dilakukan selama tujuh hari berturut-turut. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala numerik. Hasil uji paired t-test menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat nyeri setelah dilakukan intervensi (p < 0,05). Terapi kompres jahe hangat kombinasi akupresur terbukti efektif dalam mengurangi nyeri pada lansia dengan gout artritis. Pendekatan OMJAHATKU dapat menjadi alternatif terapi mandiri yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan Kombinasi Aktivitas Fisik Tai Chi Dan Program Penurunan Berat Badan Dalam Upaya Pengontrolan Tekanan Darah Pada Agregat Dewasa Dengan Hipertensi Titi Permaini; Nurhayati Nurhayati; Dewi Anggraini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44945

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, termasuk aktivitas fisik dan status berat badan. Pendekatan non-farmakologis berbasis bukti seperti latihan fisik Tai Chi dan program penurunan berat badan dinilai efektif dalam mengendalikan tekanan darah. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-post one group design. Intervensi dilakukan melalui program STDASH (Senam Tai Chi dan Diet DASH) selama 12 minggu kepada 10 responden dewasa dengan hipertensi di wilayah Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat. Pendekatan Evidence-Based Nursing Practice (EBNP) digunakan untuk mendukung pelaksanaan intervensi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, Levene Test, dan Paired T-Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Karakteristik mayoritas responden adalah perempuan (90%) dengan usia dewasa tengah dan status IMT overweight (80%). Sebagian besar memiliki riwayat hipertensi <5 tahun dan aktivitas fisik sedang. Setelah intervensi, terjadi penurunan rerata tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan, namun tidak ditemukan perubahan bermakna pada berat badan responden. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi kombinasi Tai Chi dan diet DASH efektif menurunkan tekanan darah, tetapi belum cukup untuk menurunkan berat badan dalam durasi intervensi yang sama. Program STDASH berbasis EBNP efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, namun diperlukan durasi intervensi yang lebih lama atau strategi tambahan untuk mencapai penurunan berat badan yang signifikan.